-8-

288 37 19
                                    

"perhatian"
.

.

.

BRUK!

Ini sudah yang ke enam kalinya, kau di hempas sampai menghantam tembok dengan keras dengan kutukan di hadapanmu.

Okkotsu sekarang sudah terpojok, padahal awalnya dia berhasil memanggil wujud Rika namun Rika yang sekarang hanya bisa muncul 5 menit lalu hilang.

Alhasil Okkotsu menghabiskan terlalu banyak energi kutukan, membuat energi nya juga berkurang untuk bertarung.

Kau hanya ingin membawa Okkotsu pergi dari lokasi itu dan melindungi nya, namun kau selalu tertangkap oleh kutukan itu dan di hempas kan.

"Kutukan sialan!" Decihmu, kau menoleh ke arah Okkotsu yang terbaring di pojok ruangan tak berdaya.

Lalu Okkotsu mencoba untuk bangkit dan menatapmu dengan tatapan sayu, kau melihat ke arah luka Okkotsu kemarin, seperti jahitannya lepas.

'Bagaimana ini? Energi ku sudah habis, aku tak bisa melakukan apapun.. luka Okkotsu-san, aku harus melindungi Okkotsu-san.. aku tidak ingin melihat, seseorang mati hanya karena aku..' batinmu.

Kau terlalu fokus terhadap Okkotsu, sampai tidak menyadari kalau tubuhmu mulai terangkat, Okkotsu terlihat berteriak dan berusaha untuk bangun, tapi kau tidak mendengar apapun lagi.

Kutukan itu mengangkat tubuhmu, dan hendak melempar mu keluar lewat kaca gedung itu.

Kau pun mulai menyadari, dan rasanya tubuhmu tidak dapat di gerakan.

'apa yang terjadi?'

Kutukan itu melemparmu dan menabrak kaca gedung sampai pecah, kau mulai terjatuh dari gedung itu, kau tidak dapat melakukan apapun lagi selain pasrah atas kematian mu.

'Okkotsu-san.. bagaimana dengannya? Aku harus melindungi nya apapun yang terjadi..'

Kau menarik nafas dalam-dalam dan hanya tersisa satu rencanamu.

"Ryota.. tasukete kurete (tolong aku)"

BRUK.

.

.

.

.

*Readers POV*

aku mencoba membuka mataku perlahan, aku melihat seseorang menangis dan menggoyangkan tubuhku sambil memanggil-manggil namaku.

"(Name)-chan! Kumohon bangunlah!"

"Ryota-kun.. dimana aku?"

Tempat yang asing dan dipenuhi cahaya dan kunang-kunang.

"Kumohon! Kembalilah! Hiks.. ini bukan waktunya kau disini.. kembalilah, (name)-chan! Kembalilah!!"

.

Aku merasakan seluruh badanku sakit, seperti hampir seluruh tulang ku patah, aku merasa tanganku basah digenggam seseorang.

𝚁𝙴𝙳 𝚃𝙷𝚁𝙴𝙰𝙳 𝙾𝙵 𝙵𝙰𝚃𝙴 || 𝑶𝒌𝒌𝒐𝒕𝒔𝒖 𝒀𝒖𝒕𝒂 𝒙 𝑹𝒆𝒂𝒅𝒆𝒓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang