chapter 7

32.9K 1.8K 34
                                        

Happy reading

Jangan lupa vote and komen.

¤¤¤

Sekarang eros tengah berada di ruangan dion, menunggu dion selesai meeting.

Baca aja miting.

Ah, menyebalkan sekali.

Ingat eros tak suka menunggu tapi mau bagaimana lagi.

Dia sebenarnya ingin mengambil alih perusahaan tapi itu nanti...

Setelah jalang itu mati.

Hahahaha, itu pasti menyenangkan.

Berdua di rumah megah cuma bersama papanya, pulang kerja di sambut oleh dion yg terikat di ranjang dan menangis.

Uhhh, membayangkannya saja sudah membuat kejantanan eros terbangun apalagi kalo terjadi.

Eros tak akan pernah membiarkan dion keluar dari mansion megah itu walau hanya satu langkah pun.

Tapi itu nanti tunggu saja.

Kalian jangan banyak komen, tunggu saja.

Karna eros tak akan menanggapi komenan kalian.

Menyakitkan.

•••

Setelah sekian lama menunggu, akhirnya eros melihat dion tapi...

Dia sedang bersama seorang pria.

Eros menggeram, ohh papanya mulai nakal sekarang.

Lantas dengan cepat eros menghampiri dion yg terlihat sedang mengobrol penting dengan pria itu.

Pria bajingan, eros harus memusnahkan hama itu.

Menyebalkan, dia tak suka mengotori tangannya sendiri hanya untuk membuat pria itu mati.

"jadi, bagaimana?" tanya pria itu.

"seper-

Ucapan dion terpotong saat dion melihat anaknya tengah menatapnya tajam sangat sangat tajam.

Bahkan dion dapat merasakan aura membunuh eros.

Gawattt, dion sudah tau apa yg akan di lakukan eros.

"emm, bagaimana kalo kita bicarakan nanti saja" tanpa mendengarkan jawaban rekannya, dion langsung menghampiri eros.

Gawat, kalo sampai dion mengabaikan eros.

Nanti kejadian dulu ter ulang.

Dimana pada saat itu dion tengah berbincang tentang proyek yg ada di thailand dengan rekan bisnisnya dan kebetulan eros kembali menemuinya di kantor dan melihatnya berbincang dengan orang lain.

Lantas eros menatap tajam dion tapi dion abaikan sampai tiba2 eros berlari lalu menendang rekan bisnisnya yg bernama rendy, dengan kencang di bagian kepalanya sampai rendy di nyatakan koma.

Setelahnya dion memarahi eros, tapi eros malah menarik pinggang dion lalu berbisik "jangan sesekali kau mengabaikanku papa, atau kejadian ini akan terulang lagi, dan mungkin bisa saja lebih parah" bisik eros.

Bahkan dengan kurang ajarnya eros memberikan kissmark di leher dion untung kissmark itu samar.

Sebenarnya dion ingin sekali menampar putranya tapi dia tak mau jadi ayah yg buruk.

Jadi dia hanya menatap tajam eros dan memarahinya.

"e-eros" dengan terbata dion menghampiri eros dan dia bisa melihat dengan jelas tatapan yg menusuk dari eros, di layangkan kepadanya.

"tau kesalahanmu" dingin eros.

"eros tadi hany-

Ucapan dion terpotong saat eros mengangkatnya ke gendongan koalanya.

Karna reflek dion mengalungkan tangannya di leher eros.

"mari kita mulai hukumanmu baby lion"

Dan tanpa banyak bicara langsung saja eros membawa dion yg terus memberontak di gendongan anaknya itu.

Karyawan hanya melihatnya dengan tatapan takut, siapa yg tidak takut dengan eros.

Bahkan mereka lebih takut kepada eros daripada kepada dion.

¤¤¤

Tbc

Guys gw sebenernya mau ngakak buat cerita gini.

Tapi seru loh.

Gpp.

Yg penting lo semua vote

Psycho Crazy [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang