Gara-gara Pisang 🍌 (13)

6 0 0
                                    


Happy Reading
ᕙ⁠(⁠ಠ⁠ ⁠ਊ⁠ ⁠ಠ⁠)⁠ᕗ

Happy Readingᕙ⁠(⁠ಠ⁠ ⁠ਊ⁠ ⁠ಠ⁠)⁠ᕗ

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

•••••

"Yassa mau ya ikut eskul lukis di studio Kakak, bakat kamu sayang banget kalo gak di manfaatin." Ucap wanita itu penuh harap.

"Gak janji Kak, gue males kalo soal gambar-gambar." Jawab Yassa tak mengalihkan matanya dari handphone.

"Ayolah Sa sekalian nanti kamu bantuin Kakak di sana." Kakak sepupu Yassa tak menyerah membujuknya.

"Nanti gue dapet apaan coba kalo bantu lo Kak?" Yassa menolehkan kepalanya.

"Kakak gaji kamu deh, sekalian Kakak jualin lukisan yang kamu bikin. Lumayan kan." Miss Fio menaik turunkan alisnya.

"Hmm?! Gak buruk sih ide nya, tapi nanti deh Kak kalo lagi mood."

"Jangan lama-lama mikirnya besok jumat kamu datang ya ke studio Kakak soalnya eskulnya hari itu."

"Iya iya."

*****

"Wihh bagus banget lukisan lo Sa jadi minder gue, punya gue kek cacing kepanasan." Ekspresi Kala menatap dengan takjub lukisan milik orang yang ia cintai.

"Hahaha biasa aja Nis, gue bikin ini gak niat masa di bilang bagus." Menatap Kala sebentar dan meneruskan lukisannya.

"Kayak gini lo bilang gak niat, wihh parah sih padahal bagus lho. Asa, lo ngapa gak ikut eskul melukis."

"Hmm? Males Nis gue kalo pengen ngelukis pas lagi mood aja itung-itung ngilangin bosen main hp terus."

"Sayang lho Sa, lo pinter di lukis tapi gak hobi kalo gue jadi lo udah gue ikutin tuh lomba-lomba ngelukis." Kala berucap sambil membayangkan.

"Ya mau gimana lagi hobi gue bukan ngelukis."

"Ajarin gue ya biar bisa sebagus itu ngelukisnya." Kala memegang tangan Yassa yang masih ada kuas di tangannya.

"Iya iya." Dengan iseng Yassa mencoret kan kuasnya di pipi Kala.

"Asaaa,,,, kan kotor jahat banget sih." Marah Kala mengembung kan pipinya.

"Hahaha pipi lo jadi lucu Nis." Tawa Yassa tak berhenti melihat Kala yang marah karnanya.

Kala tak mau kalah di ambilnya kuas di depan Yassa lalu di celupkan ke dalam cat dan di oleskan nya juga di pipi Yassa.

Takdir CintaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang