Di kediaman rumah utama keluarga besar Alvaro saat ini tepatnya di ruang keluarga
"Al.. Kakek akan menjodohkan kamu dengan cucu sahabat nenek"ucap faisal kakek alvaro. Sedangkan alvaro yang mendengar penuturan kakeknya begitu kaget
"Maksud kakek apa?! Kenapa al di jodohin? Al bisa cari pasangan sendiri kek!"balas alvaro
"Maafin kakek al. Kakek hanya ingin yang terbaik buat kamu, gadis yang bakal dijodohin sama kamu dia lulusan mesir yang insyaallah shaleha. Juga kakek dan juga sahabat kakek sudah menjodohkan kalian dari kecil"
"Huftt.. Al butuh waktu kek"ujar Alvaro berdiri dan pergi keluar
***
Taman POV
"Saya harus gimana? Saya tidak bisa menolak keinginan kakek. Tapi saya mencintai Zia ya allah"lirih alvaro
"Jika saya memang tidak berjodoh dengan Zia. Maka hapus lah perasaan saya ini ya allah"
"Mas varo?"panggil seseorang
"Zia.. Kamu ngapain di sini?"ujar alvaro yang tidak disangka bertemu Zia disaat dia sedang memikirkannya
"Ohh aku habis beli bahan kue suruhan mommy"sambil memperlihatkan tentengan belajaan nya
"Mas sendiri ngapain di sini?"lanjut Zia sambil duduk di tempat kosong samping alvaro
"Hanya ingin saja"jawab singkat alvaro yang di balas anggukan singkat Zia. Lama mereka berdiam diri dengan berbagai pikiran yang berkelana dalam kepala mereka. Hingga pernyataan alvaro yang membuat suasana menjadi makin hening
"Saya akan di jodohkan oleh kakek saya dengan sahabat cucu nya. Saya bingung apa yang harus saya lakukan?!" yang membuat Zia seperti ada yang sakit tapi tak berdarah. Zia tidak tau ada apa dengan reaksi tubuh nya yang berlebihan ini, kenapa dia harus sakit toh mungkin kakek alvaro ingin yang terbaik, kenapa dia harus sedih coba. Bodoh!
"Saya mencintai gadis lain, dia manis, galak, penyayang, perhatian, pokoknya apapun yang ada dalam diri nya saya menyukai itu. Tapi allah tidak merestui nya, dengan bukti ada nya penghalang yang begitu besar diantara kami"lanjut alvaro dengan sendu
Deg
'Siapa gadis beruntung itu?! huftt apa memang tidak ada harapan ya tuhan'batin Zia dengan tertunduk lesu
"Kamu tau, siapa gadis itu?"tanya alvaro dengan menghadap sepenuhnya ke arah Zia yang masih tertunduk
Zia yang mendengar pertanyaan itu langsung melihat balik alvaro. Yang dibalas senyuman oleh alvaro
"Dia adalah... Kamu Azira Queensa! Gadis yang membuat saya tertarik dengan kamu yang apa ada nya, gadis yang selalu saya minta pada allah dalam doa, gadis yang sudah menorobos hati saya yang saya pun tidak tau bagaimana cara mengeluarkannya kembali. Tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa, saya hanya bisa menyerahkan kembali kepada sang pencipta"ucap alvaro dengan kembali menatap kearah atas langit menghalau air mata nya agar tidak keluar. Sedangkan Zia mendengar penuturan alvaro hanya bisa terdiam bisu saking kaget nya dengan pernyataan alvaro
"Saya gak tau harus apa?! Banyak perbedaan yang menghalangi kita mas. Lebih baik kamu terima perjodohan itu mas, aku yakin dia yang terbaik untuk kamu. Dan yang pasti tuhan mu pasti lebih merestui nya"balas Zia dengan tersenyum lirih dan mata berkaca-kaca sambil berdiri
"Kalau gitu Zia pamit pulang ya mas karena mommy pasti nungguin"lanjut Zia langsung pergi tanpa menunggu balasan alvaro. Sedangkan alvaro hanya menatap sendu kearah motor Zia yang semakin menghilang
"Apakah ini jalan yang terbaik ya allah? Kalau begitu bantu hamba untuk menghapus perasaan ini untuk nya"
***
Di sebuah kamar seorang gadis sedang menangis meratapi nasib percintaan nya. Yaa siapa lagi kalau bukan Zia
"Kenapa tuhan! Percintaan zia begitu buruk hiks"
"Zia juga pengen seperti orang lain, tapi Zia juga gak bisa ambil dia dari tuhan nya. Jika memang ini jalan terbaik untuk nya dan Zia,akan Zia coba untuk ikhlas"
TBC
HAI GUYS JANGAN LUPA VOTE, KOMEN JUGA YAA
SPAM JUGA
"YOONGI WILL YOU MARRY ME"
"MIN ACHA WITH MIN YOONGI"
BIASAKAN UNTUK VOTE YAA, AKU DOAIN YANG NGEVOTE BISA MENDAPATKAN JODOH YANG DI IDAM-IDAM KAN NYA
SEE YOU🤗
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Beda Agama
Short Story"LDR yang rumit itu bukan LDR beda KOTA atau pun NEGARA.... Tetapi LDR yang Beda Rumah Ibadah." Begitu pula yang di rasakan oleh pasangan Alvaro dan Azira. Mereka yang saling mencintai tetapi terhalang oleh Tembok Besar, yang mungkin memang susah un...
