Kredit untuk para kreator Ejen Ali, Wau Animation.
Disarankan membaca chapter "PESTA" terlebih dahulu.
Latar diambil beberapa minggu setelah ending S2.
Mohon kebijakan pembaca!
Selamat membaca :)
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
E.A.F.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Zass menghela napas pasrah, dirinya sangat lelah sekarang. Matanya menatap layu ke arah ponsel yang sedang ia genggam. Di sebelahnya, ada Moon yang sibuk mengomel karena merasa kesulitan.
"Atau lebih hebat lagi, jika kalian bisa menampilkan pertunjukan sulap."
Ya, berkat perkataan Karya yang rasanya sangat menohok para agen muda Inviso, maka ketiga agen muda tersebut memutuskan untuk menampilkan sulap.
Namun masalahnya adalah mereka tidak pandai sulap. Tidak sama sekali.
"Ini tidak berguna! Lupakan saja, kita tampilkan apa yang bisa kita tampilkan!" ucap Rudy geram.
Zass sebenernya menyetujui hal tersebut di dalam hatinya, namun kembali lagi, Moon tetap menjadi orang yang mengambil keputusan. Alasannya sungguh mudah, dikarenakan Moon adalah satu-satunya gadis di dalam kelompok.
Pemuda itu menebak, pasti Moon akan tidak setuju. Benar saja, Moon kemudian berbicara, "Tapi Agen Karya sudah berharap pada kita! Kita tidak mungkin membuatnya kecewa!"
"Lalu bagaimana? Untuk apa juga kita susah-susah?" balas Rudy tidak kalah sengit.
"Kalau kau tidak mau membantu, lebih baik diam!" Moon marah pada Rudy.
"Cih!" Rudy hanya mendecih kesal, setelahnya pemuda tersebut pergi keluar ruangan Inviso.
Zass menghela napas pasrah. Terjadi lagi, pertengkaran antara kedua sahabatnya tersebut. Pemuda itu memutuskan untuk duduk di lantai sambil mengamati trik sulap dari ponselnya.
"Sudahlah Zass, biarkan saja dia! Dia selalu seperti itu, marah-marah tidak jelas!" ucap Moon kesal.
Hari itu latihan mereka tidak berjalan dengan baik karena masing-masing dari mereka malah sibuk sendiri, selain itu tampaknya Rudy sudah tidak niat untuk melanjutkan latihan mereka hari ini. Terlihat dari ketidakhadirannya selama sisa hari itu.
Tidak apa-apa, di hari kedua latihan pasti mereka akan berlatih dengan baik.
....
Hari kedua latihan tampaknya tidak benar-benar berjalan dengan baik, meskipun Moon sudah kembali ceria seperti biasanya. Namun Rudy tampaknya semakin tidak niat untuk berlatih.
"Bagaimana dengan pertunjukan ini? Kalian tahu kan, trik menghilangkan bolpoin?" tanya Moon dengan semangat.
Zass mengangguk pelan, ia pernah melihat sulap sederhana tersebut di televisi. Trik sulap itu cukup mudah untuk diikuti dan tidak membutuhkan terlalu banyak alat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ejen Ali Fanfiction
FanfictionRandom short story tentang kehidupan di dunia Ejen Ali. Let's check this out!
