2. Jadian

2.6K 246 18
                                        

Jangan lupa Vote & Komen ❤💜💚💜

.
.
.

Typo bertebaran 🙏🙏🙏

.
.
.

"Sampai bertemu besok kalau begitu"

Satu kalimat yang terus terngiang di telinga Taehyung membuat namja tampan itu tak kunjung berhenti tersenyum, entah mengapa hatinya sangat senang dan tak sabar menunggu hari esok. Hari dimana dia akan bertemu kembali dengan sosok manis yang sudah mencuri perhatiannya.

"Berhenti tersenyum seperti orang gila tae" Ucap jimin yang sudah bosan menatap sahabatnya itu.

"Kau merusak imaginasiku" Keluh Taehyung

"Pulanglah aku ingin tidur" Usir jimin

"Aku tidur disini" Jawab Taehyung santai

"Kau punya rumah sebesar istana, bahkan kamarku hanya seukuran kamar mandimu, pulang sana aku bosan melihatmu" Keluh jimin

Meskipun dia selalu mengeluh karena sahabatnya terlalu sering menumpang di kamarnya namun sebenarnya jimin hanya berkata-kata. Namja tampan itu tak pernah benar-benar mengusir sahabatnya itu.

"Ayolah jim, rumahmu sangat hangat dan menyenangkan. Paman dan bibi park juga tak pernah protes aku disini" Saut Taehyung

"Terserah kau aku mau tidur" Balas jimin ketus lalu menarik selimutnya dan tidur

Taehyung cuek hari ini dia terlalu bahagia untuk marah ataupun kesal. Tak ada hal yang bisa melunturkan senyumannya seolah keberuntungan tengah menghujani dirinya.

.
.
.
.

Pagi cerah datang begitu cepat, secarah hati milik Taehyung karena hari yang dia tunggu telah datang. Taehyung sudah bersiap dengan semangat dengan pakaian mahal yang membalut tubuh tegapnya.

"Kau bukanya tak ada kelas pagi tae?" Tanya jimin heran

"Memang tidak" Jawab taehyung

"Lalu mengapa kau sudah bersiap sepagi ini? Biasanya bahkan kau tak ingin bagun" Ucap jimin heran

"Penghinaan macam apa itu, aku selalu rajin semua orang tau aku presma teladan favorite dosen dan mahasiswa" Jawab Taehyung sombong.

Jimin hanya menggeleng kepala malas lalu keluar kamarnya menuju ke dapur. Di dapur seorang namja paru baya tengah duduk menunggu di meja makan dengan seorang yeoja cantik yang tengah menyiapkan makanan.

"Nak Taehyung sudah bangun, ayo sarapan" Ucap yeoja itu.

"Aku anak eomma bukan dia" Protes jimin membuat yeoja cantik itu tertawa karenanya.

"Tentu kamu anak eomma satu-satunya" Jawab nyonya park

Taehyung sangat bahagia, dia seolah punya runah sendiri di sini meskipun sebenarnya keluarganya juga baik, kedua orang tuanya sangat peduli padanya hanya saja mereka terlalu sibuk.

.
.
.
.
.

Malam yang di tunggu akhirnya datang, suasana di area balapan sangat ramai dan penuh semua tampak antusias untuk menonton. Berita tentang presma favorite dan kesayangan mereka akan beradu balap tersebar cepat di kampus.

Teriakan terdengar begitu kencang dan heboh saat namja tampan itu masuk ke area balap dengan motor kesayangannya.

"Gila fans lu dateng semua bro" Ucap hosek salah satu sahabat Taehyung yang lain. Taehyung memiki  4 sahabat yang sangat dekat dengannya Jimin, hoseok, namjoon dan scoups. Mereka semua masuk anggota eksekutif dan aktif bersama Taehyung di organisasi.

My Pretty boyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang