17. Awal yang baru

1.4K 151 10
                                        

Jangan lupa vote & komen 💚💜

.
.
.

Typo bertebaran 🙏🏻🙏🏻

.
.
.

Taehyung duduk di sofa ruang tengah milik keluarganya, tangannya masih terus sibuk mengetik sesuatu di ponselnya. Dia sedikit gelisah namun sekuat mungkin berusaha dia tahan. Pikirannya sudah penuh dengan jungkook dan cemas bagaimana keadaan kekasihnya saat ini. Taehyung tak bisa bertindak sendiri, dia tak ingin gegabah dan justru berakhir tak baik untuk dia jungkook maupun ayahnya.

Selama hidupnya Taehyung adalah namja yang baik dan selalu mengikuti aturan. Keluarganya mendidiknya begitu keras untuk menjadikannya namja yang mandiri dan penuh tanggung jawab. Dia selalu di ajari untuk tenang dan tidak bertidak gegabah.

Tak lama suara langkah kaki mendekat terdengar sama, taehyung segera menegakkan tubuhnya dan meletakan ponsel yang sedari tadi dia genggam. Seorang namja paru baya kini duduk di dekatnya, pakaiannya masih rapih dan wajahnya tampak serius seperti biasanya.

"Jadi kau sudah ada rencana?" Tanya Tuan Kim saat menatap putranya yang tampak sudah sangat menunggunya.

Taehyung terdiam sejenak menarik nafas panjang sebelum mulai menceritakan semua rencana yang sudah dia susun untuk menyelamatkan kekasihnya.

Chanyeol tersenyum menepuk pundak putranya bangga, dia tak pernah menyangka jika ada putranya bisa membuat rencana yang begitu matang.

"Apa yang akan appa dapatkan jika membantumu?" Tanya chanyeol dengan senyum menggoda

"Oke Tae akan belikan appa tiket liburan 1 minggu dengan eomma dan selama itu tae yang akan menggantikan appa di kantor" ucap taehyung dan tentu tanpa menunggu lama chanyeol langsung menyetujuinya dengan senyuman puas yang begitu lebar.

"Kau memang paling tau apa yang aku inginkan son" ucap chanyeol

"Ingat aku tak ingin punya adik di usia ini" saut Taehyung malas sebelum pergi meninggalkan namja yang lebih tua yang masih tertawa.

Taehyung menelpon seojoon sekaligus orang kepercayaannya yang selama ini chanyol berikan padanya. Seojoon adalah kaka sepupu Jimin sahabatnya. Dia sudah bekerja dengan chanyeol sejak taehyung berumur 10 tahun dan namja itulah yang menjadi kakak sekaligus guru bagi taehyung. Seojoon yang selalu menemaninya bermain, belajar dan juga apapun yang menjadikan taehyung seperti sekarang.

"Hyung kau sudah menemukan orangnya?" Tanya Taehyung

"Tentu, aku sudah menghubunginya dan besok kau bisa bertemu dengannya" jawab seojoon.

"Sungguh secepat itu? Kau memang yang terbaik hyung" ucap Taehyung kagum

"Kebetulan kami cukup kenal" jawab seojoon sebelum panggilan akhirnya di tutup.

.
.
.
.

Pagi datang dengan cepat dimana Taehyung terbangun seperti biasa dengan sedikit malas. Melangkahkan kakinya menuju kamar mandi dan bersiap sebelum akhirnya berangkat ke kampus karena ada kelas pagi.

Kampus terasa begitu membosankan baginya tampa kehadiran jungkook, entah mengapa sejak pertama bertemu dan mengenal jungkook dunia taehyung terasa berubah dan begitu menyenangkan.

"Tae" pangil seorang membuat langkahnya terhenti untuk menoleh ke arah seseorang itu. Tampak seorang yeoja yang sangat dia kenali tengah berjalan mendekatinya.

"Tae apa kau akan pulang?" Tanya yeoja itu

"Jika tidak ada yang penting aku akan pergi" jawab taehyung malas

My Pretty boyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang