Siang yang cerah ini di sponsori oleh omelan ahn Taehyung. Aku menghempaskan tas sekolahku dengan malas dan menatap taehyung dengan tajam. Aku akan membalas dendam.
" ya! Pria nakal !, bisa bisanya kau menghabiskan semua darah" aku menaruh tanganku di pinggang dan siap untuk memukul kembaranku ini
"Ya! Jonghyun hyung menyuruhku membawanya" elak taehyung
"YA!BISAKAH SEDIKIT SAJA KAU MENYISAKANYA" tanganku mulai mencubit lengan taehyung
"Mian mian" ia mengeluarkan senyuman khasnya. Cih dia berusaha menggodaku dengan senyuman itu. Yang benar saja aku lebih memilih memukulnya daripada melihat senyuman konyolnya itu
Aku menendangkan kakiku ke kakinya dan tangan untuk kepalanya.
"aku mengerti! Aku tidak akan mengulanginya lagi" ucap taehyung sambil mengusap usapkan tanganya ke kaki.
Aku memberikan senyum kemenangan
...Ding Dong...
From: Jonghyunie oppa
Aku dan jaehyun akan mengadakan pesta. Jadi tolong siapkan gelas saja. Yena yang akan membeli darahnya
Daebak, mereka akan membuat pesta. Ini benar benar invasi terbesar dalam hidup ku.
Aku berlari mengambil dompet ku dan membeli beberapa pocket parfum ruangan. Ya, Tahun lalu ada tetangga yang mengeluh karna mereka sangat berisik dan datang ke apartemen kami. Dia menerobos masuk dan ya... kalian tau apa yang terjadi
Selesai mengambil Parfum. Aku menelusuri lorong snack. Dan aku menemukan snack kesukaan taehyung. Aku mengambil beberapa bungkus. Walaupun dia menyebalkan dia tetap saudaraku
Aku berjalan kembali ke apartemen dan melihat jaehyun oppa didepan. Daebak bahkan darah itu di bungkus dalam botol wine.
7.30 Pm
para tamu sudah mulai berdatangan. Dan aku harus mulai menutup hidungku. Bau vampire sangat menyengat melebihi bawang putih dan labu.
Eoh. Bukankah itu seolhyun unni. Sepertinya semua makhluk astral ini akan berpesta.
"Unni!" Aku menggaet tanganya
"Eo gayeon-a bagaimana kabarmu ?"
"masih sama. Unni apakah yang lain akan datang ? Kupikir ini pesta khusus vampire" ucapku
"Tidak. Beberapa dari kami akan datang. Bora dan Joo akan datang sebentar lagi" seolhyun duduk di sampingku.
"Unni apa kau masih menjadi scheduler ?" Tanyaku
"Kalau aku bukan scheduler aku tidak akan datang kesini" seolhyun unni memukul kepalaku pelan
"kupikir kalian sangat sibuk"
"Yeon-a dia bukan satu satunya scheduler" joo oppa memberikanku sebuah hadiah
"Apa ini ?" Aku membuka kotak itu
Gelang yang sudah lama aku inginkan. Pasti joo oppa mendapatkan hadiah saat menjemput "mereka"
"Gomawo oppa" ucapku
Aku membuka pintu lagi. Sepertinya dia akan menjadi tamu terakhir.
Jaejoong oppa. Aku menyipitkan mataku dan menaruh tanganku di depan wajahnya. Seakan akan itu senjata api
"Ya! Kau akan mati di tanganku jaejoong-a" ucapku dengan suara di berat beratkan.
"Daebak! Kau pasti mengikuti semua dramaku"
Aku tersenyum
"Chicken! Kau menyukainya kan?" Jaejoong oppa menaruh tas besar diatas lemari sepatu
"Gomawo"
Aku duduk di pantry dapur dan melihat mereka semua. Ternyata banyak macamnya. dari yang minum darah sampai makan daging mentahpun ada. Aku bergidik ngeri.
Tapi ada satu dari mereka yang tidak ku kenal. Aku tidak dapat mendeteksi dia. Vampire atau manusia. Dia meminum darah itu tapi sifatnya bukan seperti vampire. Dan dia tidak berbau khas vampire
"Aku mengadakan pesta ini untuk menyambut keluarga baru kita Nam Woo hyun, Cha Baro Dan Kim seokjin" ucap jaehyun oppa
Suara riuh tepuk tangan.
"Woo hyun dan Seokjin adalah vampire sedangkan baro adalah scheduler. Dia baru saja bertugas beberapa minggu lalu" jonghyun oppa menjelaskan
"Dia vampire. Tapi tidak seperti vampire" ucapku pelan
"Hey bukankah kau tidak suka bau darah" jinyoung oppa menghampiriku
"Dia memang tidak suka bau darah. Tetapi dia suka pria tampan" junghwan menyela
"Ya! Lee Junghwan aku bisa memasukanmu kedalam daftar makan malamku besok" canda jinyoung oppa
"Silahkan saja" ucap Junghwan
"Oppa apakah semua werewolf menyebalkan" gerutuku
" mian, junghwan dalam masa puber sekarang " jinyoung oppa menyeruput darahnya
Aku memperhatikan pria yang dipanggil jin itu dengan seksama.
"Kau menyukainya" tanya junghwan
"Yang benar saja, aku hanya heran dia berbeda" ucapku
"berbeda maksudmu" jinyoung oppa mengambil ayam di mejaku
"Hanya saja dia tidak terlihat seperti kalian"
"Seokjin-a kemarilah" jinyoung oppa memanggil seokjin
Pria itu berjalan semakin dekat. Dan auranya mulai berbeda
"Kenalkan ini adiknya jonghyun dan jaehyun oppa" ucap jinyoung oppa
"Dan kembaran flaternal kim taehyung" ucap junghwan sinis
"Kim seokjin" dia menjabat tanganku. Aku buru buru melepaskanya.
Apa ini saat dia menjabat tanganku seperti ada sengatan listrik apakah dia benar benar vampire. Aku tersentak..
"Jin-a bagaimana kau bisa menjadi vampire ?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Who am i ?
Vampirehidup diantara makhluk seperti mereka bukanlah hal yang menakutkan seperti yang kalian pikirkan. bahkan mereka menyenangkan. mereka juga dapat berbaur dengan manusia lainya... tapi ada hal yang tidak aku mengerti. bagaimana aku di lahirkan ? bagaima...
