Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Can't stop

509 45 2
                                        

Malam ini malam yang penuh dengan bulan. Aku duduk di pagar balkon ruang tamu bersama jonghyun oppa.

Sebenarnya sedari 2 hari yang lalu aku khawatir dengan jungkook. Sejak terkuaknya perkelahian itu jungkook belum keluar dari apartemenya. Dan ini sudah 2 hari.

Aku tidak bisa menghubunginya sama sekali. Aku khawatir aku takut dia akan melakukan hal bodoh.

"Oppa, kau tau kan kasus jungkook dan Han Yi ahn ?" Aku bersandar pada pundak jonghyun oppa

"Wae ?"

"Oppa apakah tidak apa tidak keluar selama 2 hari. Para wartawan itu masih berada di depan apartemenya"

Jonghyun oppa tidak menjawab. Kami berdua terlena dengan dinginya angin malam. Tidak sampai taehyung datang

"Gayeon-a gongchan hyung mencarimu"

"Nugu ?" Jonghyun oppa mengikutiku dari belakang

"Dia penghuni baru apartemen di lantai 12" ucapku santai

"Chankkaman, kau bilang lantai 12 ?"

"12 apa ?" Tanya jong oppa penasaran

"12 A" ucapku

"Bukankah apartemen jungkook 11 A?"

" kau bisa menggunakan tali yang sering aku pakai buat memanjat tebing untuk memindahkab jungkook dari apartemenya ke apartemen temanmu itu"

"Oppa kau jenius!"

Aku segera membuka pintu, dan gongchan oppa berdiri dengan senampan kue beras di tanganya

"Maaf aku baru mengantarkan ini pada kalian" gongchan oppa memberikan nampanya

Aku memberikan kue beras itu pada jong oppa. Tubuhnya sangat dingin matannya berubah menjadi ungu. Dan jong oppa terpaku dalam tatapan gongchan oppa

"Oppa, ada apa denganmu"

"Gayeon-a kau taruh sendiri nampan itu" ucapnya kaku

Ada apa denganya. Ini membuatku malu.
Tiba tiba jin datang dengan ayam goreng di tanganya.

"Anyyeonghaseyo, oh! Gongchan hyung"

"Kalian berdua masuklah aku akan membuatkan kalian minum"

Aku menaruh ayam goreng jin dan nampan di meja makan, tapi tiba tiba jonghyun oppa menarikku ke kamarku

"Kau! Tidak boleh bergaul dengan orang itu" ucap jonghyun oppa dengan nada yang kasar tapi pelan

"Kenapa ? Dia hanya tetangga kita"

Lalu tiba tiba jaehyun oppa masuk dengan wajah merahnya dan mata ungunya

"Jonghyun-a mengapa dia ada disini!"

"Oppa" aku tertunduk takut

Aku tidak pernah melihat mereka bertengkar atau saling membentak, itu membuatku sangat takut. Air mataku menetes.

"Gayeon-a maaf, aku tidak bermaksud membentakmu" jonghyun oppa memelukku

"Kami hanya tidak senang kau bergaul denganya" jaehyun oppa membelai rambutku

aku mencegah mereka memelukku.

"Oppa aku ingin sendiri" aku memberi kode agar mereka pergi, aku menangis sejadi jadinya

Aku tidak tau apa yang harus aku lakukan. Mengapa mereka melarangku berteman dengan gongchan oppa. Sejujurnya aku tidak tau aku harus marah atau sedih

Mereka sangat menyayangiku. Mereka selalu mendukung hal hal positif yang aku lakukan. Tapi ini, bahkan aku hanya ingin berteman saja.

Ceklek...

Who am i ?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang