Angin malam menerpa tubuh kecilku. Saat ini aku berada di taman, Taman yang dulu sering aku kunjungi bersama Taehyung saat kami kecil dulu.
Mataku mencari Taehyung. Ya aku berjanji pada Taehyung untuk bertemu di taman, dia ingin mengatakan sesuatu.
Seorang pria dengan syal terlilit di lehernya menuju ke arahku. Matanya sembab sekali
"Taehyung ?"
"Gayeon-a" ia terisak memeluk ku
"Ada apa denganmu ?" Ucapku sambil memeluk tubuh dinginya
"Eomma dan appa memutuskan untuk kembali ke london, dan menetap disana"
Aku tertegun, eomma pernah bilang padaku jika masalah di paris sudah selesai mereka akan kembali ke korea. Tapi tidak. Taehyung pasti sangat terpukul, ia sangat mengharapkan keluarga kami lengkap.
Aku menyeka airmata taehyung, dan memberikan "jus tomat" padanya
"Sudahlah Tae, jangan menangis. Itu pilihan mereka. Lagipula kalian bisa sambil berlibur jika kembali ke london" ucapku
Taehyung menangguk. Jujur saja taehyung tidak pernah menangis, airmatanya hanya akan turun untuk keluarganya.
Kami berjalan menyusuri Sungai Han. Aku merangkul lengan taehyung. Aku dan taehyung duduk di kursi dekat taman.
"Ya, bagaimana keadaan di rumah ?" Tanyaku sambil melirik Taehyung
"Semua terasa sepi tanpamu, kau tau kan bagaimana sibuknya Jae dan Jong hyung" Taehyung menyenderkan kepalanya di pundaku
"Kau tidak ingin kembali gayeon ?" Tanya taehyung
Aku hanya tersenyum
Sebenarnya aku sangat ingin kembali berkumpul bersama kalian. Tapi, aku merasa aku bukan siapa siapa lagi di keluarga kalian. Aku merindukan segala tentang kalian. Bisakah aku kembali.
"Hey, mengapa badanmu hangat" ucapku pada Taehyung
Aku memegang dadanya, detakan jantungnya terlalu kencang
"Ya! Kau tak apa!" Aku mengguncang tubuh taehyung keras
Ia tak juga bagun
"Ahn Taehyung!" Aku terus mengguncang tubuhnya
Wajahnya pucat, jantungnya berdetak kencang dan suhu tubuhnya menjadi hangat seperti manusia.
Aku melepas jaketku dan memasangkanya pada taehyung. Aku berlari menuju sebuah cafe di dekat sungai dan meminjam sebilah pisau
"Taehyung! Bertahanlah. Kumohon!" Aku menyobek telapak tanganku, darah mengalir deras. Aku menuangkan darah itu ke mulut taehyung dan matanya.
Tubuhku melemas karna banyak darah yang keluar dari tubuhku. Aku mengambil handphoneku. Dengan keadaan lemas aku menelfon jonghyun oppa
"Oppa, tolong kami"
Sedetik kemudian semua terasa gelap.
KAMU SEDANG MEMBACA
Who am i ?
Vampirehidup diantara makhluk seperti mereka bukanlah hal yang menakutkan seperti yang kalian pikirkan. bahkan mereka menyenangkan. mereka juga dapat berbaur dengan manusia lainya... tapi ada hal yang tidak aku mengerti. bagaimana aku di lahirkan ? bagaima...
