Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Tell Me!

175 16 0
                                        


aku tidak tau apa yang terjadi ketika kami selesai merayakan ulang tahun kami, yang kuingat hanya taehyung memberikan wandnya padaku. 

dan yang kurasakan saat ini adalah pusing, kepalaku berputar terlalu keras. aku memilih untuk keluar kamar. oh! kamarku terkunci. aku mengambil kunci yang ada di tasku. 

wangi sup ayam benar benar meyeruduk kedalam hidungku. tak sopan sekali dia. 

"oppa, kau memang yang terbaik!" ucapku sambil duduk di kursi makan

tak ada jawaban, mungkin Jaehyun oppa terlalu sibuk dengan dramanya 

Deg, Ini bau darah. darah siapa yang mereka minum. aku bahkan belum mengambil darah sedikitpun 2 hari ini. 

"oppa, kau membeli darah di rumah sakit lagi ?" 

masih tak ada jawaban. aku penasaran, sebegitu fokusnya dia dengan dramanya. 

"Jaehyun oppa!" aku menyenggol tubuhnya 

BUK! 

ia terbaring, dengan pedang merah di dadanya. darah itu mengalir menujur lantai coklat. aku menutup mataku sekali dan kuharap itu hanya mimpi 

"TIDAK! OPPA! JAEHYUN OPPA!" aku panik setangah mati, Taehyung dan Jonghyun oppa aku harus mencari mereka sekarang

perlahan aku mendengar suara isakan, itu suara Taehyung. dimana dia. ak tidak menemukanya. 

ruang penyimpanan, aku merasakan aura wand sangat kuat disana. aku yakin taehyung disana. perlahan aku membuka ruang penyimpanan. 

aku melihat Taehyung sangat menyedihkan. di lehernya terdapat 2 wand, aku tau benar itu wand milik siapa. Jonghyun oppa dan Jaehyun Oppa. 

"Gayeon" Taehyung memeluk ku erat, tubuhnya sangat dingin saat ini. bahkan dinding yang ia sandari sejak tadi terlihat membeku.  

"ada apa ?!" 

ia tidak menjawab, ia terus menggengam wand yang terkalung di lehernya. aku memutuska untuk menelfon Bora unni. aku harus meminta bantuan padanya 

beberapa jam kemudian, beberapa kerabat dekat kami datang termasuk Bora unni dan Jinyoung oppa. 

Bora unni, membentengi apartemen kami dengan sihirnya. 

"Apartemen ini sudah aku bentengi dengan kekuatanku. mereka tidak akan bisa menemukan kita disini. tapi sihirku tidak akan bertahan lama gayeon. kita harus cepat pergi dari sini" Bora unni memeluk ku 

"pakai apartemenku di daerah gangnam. aku sudah meminta Junghwan untuk membentengi kuat apartmenku" Jinyoung oppa memberikan ku card apatemenya

aku menatap kearah Taehyung, matanya masih berwarna ungu, raut wajahnya menampakan ketakutan. mata kami bertemu, matanya berkaca kaca saat melihatku. Taehyung kumohon bicaralah padaku. apa yangterjadi diantara keluarga kita

aku menatap kamar Jaehyun oppa. berbagai macam selang tertusuk di tubuhnya. tetes demi tetes darah yang harus ia erima untuk mengisi kembali darah yang hilang dari tubuhnya. oppa bertahanlah. 

mataku tertuju pintu apartemen, siapa yang tega melakukan ini. mengapa kalian ambil orang yang kusayangi. mengapa kalian menghancurkan keluargaku. mengapa kalian berniat membunuh satu persatu keluargaku. mengapa kalian tak mengambilku saja.  mengapa kalian melakukan ini! 

hatiku sungguh bergejolah, aku menatap handphoneku terus menerus.menunggu sebuah panggilan. mereka mengatakan akan memberi tau apa yang harus aku lakukan untuk menyelamatkan Jonghyun oppa. 

hey pembunuh, bisakah kau mengambil aku saja ? 

Who am i ?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang