Jepang.

980 85 17
                                        

Happy reading yahhh

Maaf klo banyak typo nyahhh

~~~~~~'''''~~~~~~~~~~~~'''''~~~~

"Iya m-mommy" ucap Zee terbata bata karena masih belum terbiasa

"Yaudah yuk kita check in" ucap kakak staf yang tiba tiba datang

"Lho ada ibu zoanasadel" ucap kakak staf tersebut membungkukkan badannya pada zoa

"Iya saya ikut ke Jepang, oh iya kali ini kita naik jet pribadi saya saja,untuk uang yang sudah kalian pakai untuk membeli tiketnya akan saya kembalikan setelah berada di jepang" ucap zoa sembari tersenyum

"Mom Zoya ngantuk buru dong" ucap Zee santai sedangkan kakak staf yang di hadapan zoa tadi sudah menunjukan wajah bertanya tanyanya

"Apa Zee anak ibu zoa yah?" Tanya kakak staf itu penasaran

"Iya dan bukan hanya Azizi saja tapi Shani,Gracia,Gita,Chika,cinhap,Jinan,Adel dan Ashel" lanjutnya membuat tatapan mata kakak staf itu melotot kepada mereka semua dan mengundang gelak tawa dari para member

"Kak putri biasa aja dong gitu banget melototinnya" lanjut Marsha yang merasa tak suka jika ada orang yang menatap Zee dan kakak kakak

"Baru tau aku kok bisa yah si anak filsafat ini anaknya ibu CEO yang bijaksana" ucap kak putri tak percaya

"Lho emang kenapa" jawab Zee sinis menatap tajam kak putri, zoa yang sadar pun langsung angkat bicara

"De udah yuk ah" ucap zoa sembari menggendong nya

"Aaaaah mom gk mau, kak putri awas aja huh!" Ucap Zee sembari memberontak di gendongan zoa

"Udah yuk de sama Cici kasian mommy" ucap Shani yang ingin menggendong Zee

"Udah ci sama mommy ajah" ucap zoa sembari tersenyum.

"Mom Zizi ngantuk tapi Zizi takut ada turbulance" ucap Zee yang sudah memeluk tangannya

"Gk papa de sama mommy yah" ucap zoa menenangkan Zee.

"Maaf bu zoa ini gimana hotelnya sudah penuh semua dan hanya member saja yang dapat" ucap kak putri menjelaskan pada zoa

"Yasudah kamu batalin saja yang di hotel biar member ikut ke mansion saya nanti akan saya transfer sekaligus biaya kerugian tiket pesawat tadi" ucap zoa kembali tersenyum.

"Pak tolong nanti mansion utama di beresin lalu kamar yang paling besar tolong juga di beresin terus isi kasur di dalamnya sebanyak 24 kasur yah" ucap zoa di telfon (b.Jepang).

"Nanti kalian masuk ke lift itu yah gk lama kok paling lama 4 menit buat sampai ke mansion utama" ucap zoa yang lain hanya mengangguk karena mereka masih ngantuk.

"Langsung masuk ke kamar kalian gih di atas semuanya udah di siapin nanti kalo ada apa apa bisa langsung pencet tombol di belakang pintu kamar yah atau remote yang ada di laci" ucap zoa

"Mom Zoya tidur sama mommy ya" ucap Zee mengeluarkan puppy eyes nya

"Lho gk enak dong sama yang lain emang kenapa de" tanya zoa lembut selama satu hari ini entah kenapa sikap zoa menjadi lebih lembut dan pengertian mungkin karena ucapan kakak dan orang tua nya tadi

"Gk papa mom aku lagi pengen sama mommy aja" ucap Zee dengan mengerucutkan bibirnya

"Yaudah deh gk papa" ucap zoa mengelus lembut kepala Zee jujur Zee hanya mencoba mendekatkan diri kepada zoa karena dia baru pertama kali ini melihat zoa begitu lembut biasanya ia selalu ngegas dan tegas lalu receh

"Lho matcha kenapa kok nangis hmmm" tanya zoa pada Marsha yang sedang menangis

"Iya Cha kamu kenapa" tanya Zee yang sudah mengelus punggung nya

"Kangen mami, papi hiksss" ucap Marsha sembari terisak,memang Marsha sebelum nya tidak pernah berpergian jauh sendiri ya walaupun sekarang banyak member tapi dia tak biasa meninggalkan orang tua nya lama lama

"Cup cup cup jangan nangis yah nanti imo beliin es cream yah Zoya juga mau kan?" Tanya zoa pada Zee, Zee dengan cepat mengangguk

"Yaudah kamu tidur sama imo sama Zoya aja ya yukk" ajak zoa yang dapat anggukan dari Marsha lalu zoa pun menggendong Marsha, sedangkan Marsha hanya menumpukan dagunya pada bahu zoa dan melingkarkan tangan nya pada leher zoa

"Ayok kak Zee kita ke kamar" ajak Marsha yang sudah diam dan Zee hanya mengangguk.

"Ci Shani itu dedek matcha sama Dede Zizi manah?" Tanya indah pada Shani yang sedari tadi mencari mereka berdua

"Tadi kata bibi sih mereka tidur di kamar mommy zoa" ucap Shani apa adanya,indah hanya menjawab dengan kata 'oh' saja

"Kok si Dede matcha tumben kenapa?" Tanya fiony pada yang lain
(Tumben bener Lo nanya ce piow)

"Tadi gwh denger dia nangis terus di samperin sama Zizi dan imo" balas Dey pada yang lain

"Lah Napa tu bocah" tanya Eli yang bingung

"Yang gw denger sih kangen ortu katanya" ucap Oniel yang juga mendengar percakapan mereka

"Duh kasian banget deh bayi kangen ortunya" ucap Feni dengan muak yang sedih

"Ben lu jangan keras keras ngomongnya Napa" ucap Gracia sedikit berbisik pada Feni

"Lah iya gw lupa ada itu dua bocil" ucap feni melihat Adel dan Ashel sudah cemberut Olla pun sama yang jadi pertanyaan kenapa Olla jadi ikutan cemberut

"Lah Olla kenapa jadi ikut ikutan?" Tanya Eli yang tak dapat di dengar Olla, Adel dan Ashel

"Lo gimana sih dia udah gk punya ortu lagi jadi ngomong nya gk usah keras keras, gw bukan nya gk kasian sama Marsha yang kangen sama mommy daddy nya tapi dia nanti bakal ketemu mereka lagi, lah Olla gimana coba,dia mau kangen terus berharap bakal sama kayak Marsha tapi ortunya udah gk di dunia lagi" ucap Gita pada Eli

"Kak Cindy Adel mau telfon mamih" ucap Adel yang sedari tadi cemberut akhirnya angkat bicara

"Tapi Del kita gk boleh hubingin mami lagi" ucap cinhap yang ingat kata kata beoji nya pada saat itu

"Sekali aja kak,Adel kangen mami dan yang lain" ucap adel yang siap akan menangis

"Yaudah deh kita coba yah" ucap cinhap tersenyum pada Adel

"Telfon nya gk di angkat Del tapi bunda sama beoji ngechat"ucap cinhap pada Adel dan Ashel yang kini sudah menghadap pada cinhap

"Apa isi nya kak?" Tanya Ashel yang penasaran

"jangan pernah hubungi kami dan jangan pernah menyapa kami jika suatu hari nanti kita bertemu, putus kan hubungan antara kita semua." Kata zier pada chat cinhap, dan itu membuat Adel dan Ashel semakin menjadi sedih akan pernyataan yang beojinya sampai kan

"Cin jangan hubungi bunda dan yang lain block semua sosial media yang berhubungan dengan kami hapus juga semua foto kita yang ada di sosial media ingat yah, suatu hari nanti kita bakal ketemu lagi tapi tidak dengan beberapa tahun kemudian" ucap Ara di chat tersebut sedangkan Adel dan Ashel sudah menangis karena tak akan bertemu mereka lagi pada waktu dekat ini mungkin jika ada Zee dia juga akan sama dengan Adel dan Ashel


Senin depan kita update lagi yah jadi stay tune oke😎

Zoya adalah Venus• {END}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang