Happy reading yah
____________________________________
Sampai suatu hal terjadi.......
"Ci bangun... Badan Chika,Gita sama Zee panas banget" ucap Gracia yang tadinya berniat ingin ke kamar mandi tapi di urungkan karena melihat tiga anak itu sangat gelisah pada akhirnya ia tempel kan ke dahi mereka bertiga ia langsung panik,ia buru buru membangun kan Shani
"Ughhh kok bisa!?" Tanya Shani kaget langsung terduduk
"Tadi aku kan mau ke kamar mandi ci tapi aku liat mereka tidur nya gelisah, aku gk jadi ke kamar mandi terus aku jalan ke mereka aku tempelin tangan aku ke jidat mereka ternyata Panas banget" ucap Gracia menjelaskan pada Shani
"Ya Tuhan apa lagi sih ini hikss" ucap Shani mulai terisak sambil mengusap kepala adik adik nya
"Cici tenang dulu kita kompres yah ci" ucap Gracia bergetar, menenangkan shani
"Yaudah ge aku ambil ya kompresan nya" ucap Shani berjalan keluar kamar untuk segera ke dapur meminta ember kecil dan handuk kecil pada maid.
"Sillyehabnida,can you ask for help to get a small bucket and a small towel, and take it to the room" ucap Shani dalam bahasa Inggris di sana hanya ada satu maid yang kebetulan sedang mengambil minum jadi lah Shani meminta padanya
"alasseo agassi I'll take her to the little lady's room" ucap maid Tersebut menggunakan b.inggris dengan aksen koreanya dan membungkuk kan badanya
"gamsahabnida" ucap Shani tersenyum lalu beranjak pergi ke kamar nya.
"Ge gimana udah rada turun belum" ucap Shani masih khawatir
"Belum ci" ucap Gracia menunduk, Shani yang melihat itu pun berjalan kearah Gracia dan segera memeluknya
"Ci ge,ci shani, aku takut" gumam Zee dengan suara berbisik tapi masih dapat di dengar, di lanjut dengan gita yang semakin gelisah dengan tidur nya Chika yang mulai merengek yang pada akhirnya ia di gendong oleh Gracia sampai terlelap, lalu Gita dan Zee berada di samping kanan kiri Shani menghadap pada leher Shani.
"Jeugiyo,This little lady here is her little pail and little towel" ucap maid itu memberikan pada Gracia yang sedang menggendong Chika yang terus merengek
"Gamsahabnida ahjumma" ucap Gracia tersenyum di balas bungkukan Dari maid tersebut
"Ge kamu kesini gantiin aku kamu taro aja Chika di atas badan kamu terus peluk bersamaan" saran Shani di angguki Gracia lalu Shani berjalan ke kamar mandi menampung air panas.
"Ayo ge kita kompres, kamu taro Chika di samping Zoya" ucap Shani lalu mengompres kan satu satu kepada mereka, lalu mengecup mereka semua. Paginya
"Gimana ci udah turun panas nya" tanya Gracia pada Shani yang baru selesai mandi dan ganti baju lalu Shani mengangguk sebagai jawaban.
"Cici~" ucap Gracia manja memeluk Shani, Shani yang duduk di meja rias pun kaget pasti Gracia ada mau nya kalau sudah manja padanya
"Ada apa sih sayang hemm" ucap Shani memegang pipi Gracia yang berada di atas bahunya
"Cici bawa PC game kan aku mau main" ucap Gracia dengan senyum dan puppy eyes nya Shani yang sudah tau jika Gracia ada maunya, dia hanya tersenyum
"Aku bawa, tapi ingat yah main nya cici batesin hanya satu jam ngerti kan" ucap Shani mendengar itu Gracia sangat senang hingga meloncat loncat kegirangan
"Iya ci aku ngerti makin sayang cici deh.....emuaaaaaaach" ucap Gracia lalu mengecup lama pipi Shani, Shani yang di kecup pun hanya tersenyum
"Yaudah bentar cici ambilin, nih ge" ucap Shani pada Gracia
"Yeyyyy makasih ci" ucap Gracia lalu berlari keluar kamar menuju ruang gamer.
"Chika Gita Zoya ayo bangun mandi habis itu kita sarapan" ucap Shani lembut sembari mengecup mereka satu satu
"Ughhhh Cici 5 menit lagi ya ci masih ngantuk" ucap Gita yang merasa terganggu
"Ayok gk ada tapi tapian bangun yuk sayang sayang nya Cici, Cici janji deh nanti makannya Cici suapin" bujuk Shani seketika yang tadi nya pada merem langsung terduduk menatap Shani dengan tatapan yang sulit di artikan
"Bener ya ci" ucap mereka bertiga berbarengan
"Iya bener yaudah sana ah bucuk tau acem bauk nya" ucap Shani mengecup mereka lagi
"Enggak ya ci kita gk bau" ucap mereka bertiga
"Udah ah mandi sana" ucap Shani lalu mereka bertiga memutuskan untuk mandi bersama
Ternyata ada sepasang suami istri yang sedang memperhati kan mereka sejak Gracia tadi meminta ingin bermain PC mereka berdua tersenyum melihat itu dan berlalu pergi.
"Dek baju kalian udah Cici taro di atas kasur ya terus minyak telon,minyak wangi bayi,bedak bayi, semuanya Cici taro di kasur yah" ucap Shani agak berteriak
"Iya ci!" Teriak mereka berbarengan lagi.
"Shan sini duduk kita makan" ajak zoa yang melihat Shani keluar dari lift mansion tersebut
"Bentar imo aku mau panggil Gracia dulu tadi minta main PC game terus aku limit waktunya cuman satu jam ini udah satu jam lebih lima menit jadi aku harus tarik kalo gk, pasti gk inget waktu" ucap Shani serius
"Ya ampun,biarin aja dulu Shan mungkin masih pengen main mending kamu makan" sambung zoa yang bingung kenapa aturan nya begitu menyebalkan
"Gk bakal ku izinin imo yang ada ngikut semua, aku gk biasain mereka main lama paling lama hanya 3 jam habis itu game nya di ambil terus mainnya juga satu Minggu kemudian, dan sebagai hukumannya untuk satu Minggu itu full sama les" ucap Shani panjang, yang lain hanya tercengang melihat cara didikan Shani yang begitu baik
"Yaudah Shan lebih baik kamu tarik sebelum ketagihan dia nya" lanjut zean pada Shani di balas senyuman dari Shani. Tak lama kemudian datang lah Shani menggandeng tangan kanan Gracia yang merengek padanya sedangkan tangan kirinya berisi satu buah PC gamer
"Cici,baru aku mainin aaaaaaahhh Cici mau main lagi ci" ucap Gracia merengek pada Shani dengan muka murungnya yang siap akan menangis, Shani yang melihat Gracia akan menangis pun segera memeluknya dan berkata
"Jangan nangis ayo makan Cici suapin nanti main lagi oke muachh......." Ucap Shani mengecup kepala Gracia lalu menarik nya ke meja makan, orang orang yang berada di meja makan tercengang kembali memang betul betul istri idaman Shani itu, tak lama setelah Shani dan Gracia duduk datang lah tiga krucil itu dengan wangi khas bayi mereka.
"Cici tadi janji yah" tuntut Zee Shani hanya menjawab dengan senyuman
"Iya sayang sini duduk" ucap Shani menyuruh mereka duduk
"Nah gini dong Dede Dede gumesss nya Cici udah pada harum harum...muach....muach..muach" kecup Shani pada ketiganya, setelah itu Shani bergantian menyuapi ,Gracia dan tiga adiknya itu
"Shan serius mereka makan masih kamu suapin" tanya zoa
"Gk juga imo kadang kadang kalo lagi sakit,lagi manja atau lagi ngambek aja di suapin nya" ucap Shani yang dapat tatapan tajam dari mereka berempat
"Loh kenapa kan bener emng Cici salah?"
Rencana nya mau duble up tapi liat dulu ya guys sempat atau gk klo gitu selamat menikmati👍😕
KAMU SEDANG MEMBACA
Zoya adalah Venus• {END}
Hayran Kurgu"ci ge,Cici"-zee "ada apa cantik" - Gracia dan Shani menoleh secara bersamaan "aku boleh capek dan nangis gk sih ci,jujur aku capek banget tapi mommy bilang gak boleh capek harus kuat anak cewek kok sering capek dan nangis gk boleh lemah, terus hab...
