selamat!

1.1K 102 15
                                        

Happy reading ya

Maaf klo bnyk typo yah
______________________________________

"Hiks...... Hiksss dedek" ucap Shani dalam tidurnya

"Dedek Zizi! Dedek!" Ucap Shani masih dalam posisi tertidur

"Ci!.. ci Shani bangun!" Ucap Gracia yang berada di sampingnya

"Hah! Huh! Hahhhhh! Huhhhhh!!!" Nafas Shani memburu setelah tersadar dari tidurnya

"Gimana keadaan Zoya ge!" Tanya Shani yang masih berusaha menetralkan nafas nya

"Keadaan zoy masih kritis ci tadi Zoya hampir aja kehilangan nyawanya kalau dokter gk cepet buat kasih dia alat pengejut jantung mungkin sekaran Dede udah sama tuhan" jawab Gracia pada Shani

"Kalian semua lebih baik istirahat di rumah masing masing, kalian harus perhatiin kesehatan kalian juga masih ada hari hari berikutnya" ucap Shani di iyakan oleh semuanya melihat itu membuat jesslyn yang diam angkat bicara

"Ci aku mau tetap di sini aku mau pastiin Zee baik baik aja" ucap jesslyn tanpa ragu membuat yang lain tak percaya jesslyn yang selama ini gengsian sekarang terang terangan, sebenernya jesslyn merasa bersalah atas apa yang terjadi pada Azizi tadi karena dia yang paling besar di sana seharusnya dia bisa menuntun Adik adiknya

"Tapi Jess kamu juga butuh istirahat" bukan Shani yang menjawab melainkan Gracia

"Gk ci aku mau tetap di sini" ucap jesslyn yang ngotot akan hal itu membuat Shani,dan Gracia hanya mengangguk pasrah

"Gw,kak mpen, kak Sisca sama Jessi ikut nemenin jesslyn" ucap Eli tanpa bertanya dulu ke orang yang ia sebutkan namanya

"Weh!! Apa apaan Lo Li Napa gw di bawa bawa" ucap Sisca memajukan bibirnya

"CK! Udah lah sis terima aja" ucap Feni sembari berdecak kesal

"Aku sih fine fine aja malah aku seneng bisa jagain Zee" ucap Jessi sembari tersenyum membuat Shani dan Adik adik pun ikut tersenyum

"Kalo kalian gk mau gk papa kok kalian juga harus istirahat" ucap Shani lembut namun ucapan lembut Shani justru membuat bulu kuduk Feni dan Sisca merinding akhirnya mereka pun pasrah

"Adel sama achel ikut di sini ya ci di rumah juga gk ada siapa siapa cuman ada embak mending aku di rumah sakit nemenin Cici dan yang lain" ucap Adel di angguki Ashel namun Shani masih menolak

"Kamu harus istirahat sayang besok sekolah" ucap Shani namun Adel dan ashel masih tetap keukeh ingin berada di rumah sakit, akhirnya Shani yang sudah pasrah pun mengiyakan Ashel dan Adel.

"Eh ci kita belum ngabarin mommy sama sekali" ucap Gracia kaget Shani pun ikut kaget

"Oh iya gre!, Yaudah kamu telfon mommy dulu ge" ucap Shani menyuruh Gracia menelfon zoa

"Telfon nya gk aktif ci" ucap Gracia pada Shani

"Yaudah biarin aja mungkin mommy lagi sibuk" ucap Shani pada Gracia

"Kalo gk coba telfon daddy deh kita belum ada ngabarin daddy lagi setelah pulang dari Jepang satu bulan lalu" ucap Shani pada Gracia, sedang-kan Gracia mengangguk setuju

"Dad, Daddy lagi di mana?"

"Lagi di mansion kenapa sayang"

"Daddy bisa ke rumah sakit dulu gk ini penting dad"

"Lho kamu sakit nak!"

"Bukan aku dad pokoknya daddy ke rumah sakit kasih ibu ya dad burukk gre tunggu"

Tittttt, akhirnya telfon pun terputus orang yang berada di mansion nya sekarang sudah cemas takut terjadi sesuatu kepada putri putri nya yang sangat berharga baginya

"Ada apa ini, perasaan ku gk enak apa jangan jangan anak anak dalam bahaya ya!" Ucap bapak 8 anak itu

"Aztec!!" Teriak Xavier dari ruangan nya memanggil anak angkat sulungnya Aztec Samuel xav Kim

"Ya dad kenapa sih atek lagi di kamar mandi!!!!!!" teriak Aztec dari dalam kamar mandinya

"Makanya cepetan mandinya jangan main main cici kamu lagi ada di rumah sakit!!!!!" Teriak Xavier lagi membuat Aztec pun cepat menyelesaikan acara keluarga Abal Abal nya dengan bebek.

"Lah Shani kenapa dad!" tanya Aztec yang sudah ada di bawah

"Shani Shani Baek!! Pake Cici" ucap Xavier bermaksud bercanda sembari menjitak jidat lelaki itu

"Iya iya dehhh, kenapa daddy aku yang ganteng" ucap Aztec memakai nada perempuan

"Ih kek bencong Lo begitu" ucap Xavier membuat Aztec mengeluarkan side aye nya

"Yaudah buru Napa dad" ucap Aztec yang sudah penasaran tentang apa yang terjadi

"Gk tau kata gre begitu tadi" ucap Xavier dan langsung di balas toyoran oleh Aztec membuat Xavier mengejar Aztec yang berlari ke basement.

"Gre kamu ada di mana daddy udah di rumah sakit nya sama Koko Atec"

"Daddy ke ruang ICU aja di sana ada gre,ci Shani,Nia,chikuy,achel,sama dedel ada jesslyn sama yang lain juga"

"Lho Dede Zoya mana?"

"Udah ih ke sini dulu aja"

Titttt.. sambungan telfon di putus kan sepihak oleh Gracia membuat Xavier dan Aztec semakin cepat berjalan ke arah ruang ICU.

"Daddy!!!" Ucap Adel,Ashel,Gita dan Chika memeluk daddynya

"Ci...." Ucap Aztec dan Shani pun memeluk Aztec dengan cepat,Gracia pun menyusul ke pelukan Aztec, tak lama pelukan itu terlepas lalu Aztec menyapa teman cicinya

"Hi Jess" ucap Aztec memeluk jesslyn, jesslyn pun membalas nya

"Hi sis,fen,Li" sapa Aztec lagi memeluk ketiganya

"Jecciiiii!!" Ucap Aztec lebih senang karena dia lebih dekat dengan Jessi dan jesslyn dari pada yang lain lalu ia memeluk nya dan menggendong Jessi

"Koko" ucap Jessi tersenyum lalu dia turun dari gendongan Aztec

"Hi,Cici jesslyn,kakak Sisca,kakak Feni,kakak Eli,dedek jecci" sapa Xavier memeluk ke limanya

"Hi dad" ucap mereka berlima

"Ada apa sebenernya ci?" Tanya Aztec yang penasaran

"Dede Zoya juga mana kok gk sama kalian dia gk bisa jalan sendiri nanti ke sasar" ucap Aztec celingak celinguk mencari Zee

"Belum lagi dia gk bisa nyebrang" tambah Xavier lagi membuat tangis Shani pecah kembali

"Kamu kok nangis ci Zoya mana?" Tanya Aztec semakin panik Xavier pun ikut panik

"Zoy hikss zoy kecelakaan dad hikss" ucap Shani sembari terisak membuat Aztec dan Xavier shock, namun bukannya menyalahkan shani Aztec malah memeluk Shani menguat kan Shani yang nampak lelah sekali Xavier pun menenangkan anak,ponakan,dan teman teman anak nya yang sudah ia anggap anak nya sendiri

"Terus keadaan Zoya gimana sekarang ci, mommy zoa tau?" Tanya Aztec yang tau bahwa sekarang ibunya sedang tak bisa di hubungi maka penggantinya adalah zoa

"Mommy zoa gk tau hikss telfon nya gak aktif hiks tadi sebelum kita hubungin hikss kalian kita coba nelfon hikss mommy dulu" ucap Shani dalam pelukan Aztec tapi masih dalam Isakan nya

"Cici tenang dulu" ucap Aztec menenangkan shani

"Pasien sudah lewat dari masa kritis nya"

Gk mungkin lah aku bikin Zizi metong, klo Zizi metong cepet tamat dong ini ceritanya..

TBC.

Zoya adalah Venus• {END}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang