"ci ge,Cici"-zee
"ada apa cantik" - Gracia dan Shani menoleh secara bersamaan
"aku boleh capek dan nangis gk sih ci,jujur aku capek banget tapi mommy bilang gak boleh capek harus kuat anak cewek kok sering capek dan nangis gk boleh lemah, terus hab...
"Ya Tuhan mengapa engkau menyatu kan aku dengan orang orang sus ini ya tuhan" ucap kathrin yang berada di antara ketiga temannya yang memang otak nya sudah terkontaminasi
"Jan so polos Lo Ket lu pikir gw kagak tau kalau lu tuh lebih sus dari gw,Adel sama Zee" ucap flora menatap tajam kathrin, sedangkan kathrin hanya cengengesan
"Lo tu Ket kalo masuk geng ini jangan sungkan buat ngesus bareng ya gk Flo?" Bangga Adel sembari tersenyum
"Heh goblok ih malah ngajakin ngesus Lo Del!", Balas Zee menoyor kepala Adel, Adel yang tak terima pun membalas nya
"Yueee ka Zee kek gk mau aja lu entar kita lagi ngesus Lo nimbrung huuuuu,gw bilangin ci Shani Lo" ucap Adel mengancam Zee
"Diem Lo Del atau engga gw turunin Lo dari mobil!" Ucap Zee yang sudah pusing menghadapi Adel yang tidak mau memberhentikan aksinya yang sangat sangat sus
"Bodo pokok nya gw bakal bilang ci Shani kalau Lo sus terus gw bilang kalo gw di ajakin Lo biar Lo di omelin Cici karena ngajarin gw yang engga engga!" Ancam Adel lagi memang tukang adu domba nih si Adel,flora yang tak tahan lagi ingin menjitak Adel pun langsung menjitak nya
TEK!!!
"Diem gk Lo Del lama lama gw dorong Lo dari gedung pencakar langit, mau Lo?!!!!" Tegas flora seketika Adel langsung terbungkam namun masih mengoceh karena kepalanya di jitak dengan keras dan sangat sakit, akhirnya mereka memutus kan untuk menyanyi saja, sedangkan di mobil lain ada bapack bapack yang sedang melangsungkan jokes nya.
"Kentang kentang apa yang bisa bikin bayi ketawa? Kheeheheheh" kata oniel sembari terkekeh memberikan tebak tebakan garing nya
"Emang apa Jan aneh aneh Lo Niel" ucap Lulu yang penasaran sedang kan Christy yang hanya belah bloh saja menunggu jawaban oniel Chika yang sudah malas meladeni jokes oniel pun hanya diam
"Kentang Ting tung Ting tang Ting tung HAHAHHAHAHAHHA!!" Tawa oniel pecah seketika Lulu,Chika dan Christy pun ikut tertawa karena ketawa oniel yang begitu menular
"Khahahahahha, kenapa sih Niel receh banget" ucap Chika sambil bengek mengingat kejadian tadi, singkat cerita mereka pun sampai di tempat tujuan mereka.
"Kita mau foto gaya apa Weh!" Tanya Adel mengagetkan Olla yang sedang menunggu di loby
"Ya Tuhan!! Del jantungan gw Del!!" Kaget Olla menggeplak kepala Adel yang berada di bahunya, ya akhirnya mereka pergi ke studio foto
"Yaudah yuk kita mau pake gaya apa?" Tanya oniel lalu mereka pun sibuk foto foto,mereka mengirimkan foto mereka ke tab Zee yang di pegang oleh Shani, Shani yang melihat foto itupun gemas lalu memposting nya di Instagram.
@N_shanijkt48
Cu banget adek adek akuh
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
@A_zeejkt48 Aaaaa Cici kok di posting
@N_shanijkt48 Orang muncul sediri di tab kamu Zee ya Cici posting lah gemes soalnya.
"Ciciii! Zizi pulanggggg" teriak Zee dari ruang keluarga meneriaki Cici nya,tak lama dari itu Shani keluar sambil membaca berkas bersama sekretaris nya
"Kenapa sih dek teriak teriak ini bukan hutan loh sayang" ucap Shani lalu Zee hanya menyengir melihat Shani yang masih fokus membaca berkas nya
"Ka Zee kita ke atas duluan ya" ucap Adel mewakili yang lain, Zee hanya mengangguk lalu mereka bertiga naik ke lantai 2 rumah mereka
"Cici..... Kok sibuk sendiri sih ada Zizi Loh ci" ucap Zee siap menangis namun Shani langsung menggendong Zee lalu ia pangku sambil tetap membaca berkas nya Zee yang kesal pun menarik kertas Shani dan menyembunyikan berkas itu di perutnya
"Lho kok di ambil de Cici kan lagi meriksa berkas nak nanti kita main ya tapi Cici harus selesaiin dulu ini okeh cantik.... Muachhhh" ucap Shani lalu mengecup singkat kening Zee,Zee hanya mengangguk lalu ia menunggu sekitar 5 menit namun Shani juga belum selesai sampai akhirnya Shani siap dianya malah ketiduran
"Ya Allah ketiduran bayi gedek nya Cici ternyata hmmm gemes banget sih de" ucap Shani mencium gemas pipi Zee namun masih perlahan
"Yaudah lah aku bawa ke kamar aku aja deh biar tidur sama aku lagi dia" ucap Shani menggendong Zee ke kamarnya.
"Kamu anak haram jangan harap kamu aman!"
"Kamu anak pembunuh kenapa kamu hidup liat saja kamu akan mati!"
"Anak haram!!"
"Anak pembunuh!!" Kata itu terus berulang di benak gadis kecil yang tampak gelisah dalam tidurnya
"CICI!!!!!!!!!!!" Teriak gadis itu terbangun dari tidurnya lalu langsung terduduk tak lama orang yang ia panggil pun datang tergesa gesa dengan wajah yang khawatir
"Ada apa sayang! Kenapa kamu teriak teriak nak!" Panik Shani saat melihat Zee yang seperti susah bernafas dia memeluk Zee lalu ia gendong dan dia berlari ke bawah sembari menggendong Zee yang sangat susah bernafas dia melihat muka Zee yang pucat dan mulai melemah, mereka Yang ada di ruang keluarga pun panik melihat Zee di gendong oleh Shani yang sudah menangis
"Kenapa ci! Ada apa sama Zoya!" Panik Gracia
"Kita ke rumah sakit dulu kasian Zee nya siapin mobil ge cepet!" Tegas Shani lalu Gracia memanggil supirnya untuk menyiapkan mobil Gracia,Gita, Chika, Ashel dan Adel sudah menangis melihat keadaan Zee yang sangat memperihatinkan akhirnya mereka pun berangkat ke rumah sakit terdekat.
"Sus! Sus! Tolong adik saya sus!" Ucap Shani berlari lalu menaruh Zee di blankar nya dia tak peduli dengan semua mata yang tertuju padanya mereka semua tak percaya seorang Shani Indira natio member JKT48 yang terkenal sangat anggun sekarang seperti keluar dari kandang itik semua rambutnya acak acakan dia juga tak make up bahkan dia ke rumah sakit hanya memakai daster seperti ibu ibu.
"Gimana keadaan adik saya dok!" Tanya Shani berlinang air mata
"Pasien harus segera masuk ruang ICU karena keadaannya tidak memungkin kan untuk masuk ruang UGD karena nafasnya sudah mulai melemah!" Tegas dokternya lalu mereka semua bergerak cepat mengantar kan Zee ke ruang ICU semua alat alat ICU sudah terpasang di badan Zee dan di mulut Zee sepenuhnya, Shani menatap Zee dari pantulan kaca yang mengarah langsung pada Zee
"Udah dua kali Cici ke ruangan ini dek hikss dan itu dengan orang yang sama hikss kamu sebenernya kenapa dek hiksss...." Lirih Shani, sudah kedua kalinya Shani menginjakkan kakinya ke ruang dingin nan sepi itu dan itu juga mengatakan orang yang sama dengan injakan pertamanya di ruangan ini