Jessica Drenda Wiyata adalah seorang aktris terkenal yang sudah membintangi berbagai film dan juga drama. Disela-sela kesibukan syutingnya Jessica akan membaca novel. Siapa sangka dia akan meninggal dalam kecelakaan beruntun saat menuju lokasi syuti...
Aula pesta sudah dipenuhi tamu undangan dan juga pegawai dari Ollyxton Groups. Ditengah keramaian pesta pintu utama aula terbuka dan menampilkan seorang pria tampan bergandengan dengan seorang gadis cantik membuat seisi aula terkejut. Bagaimana tidak, seorang CEO dari Ollyxton Groups yang terkenal dingin dan kejam tiba-tiba menggandeng seorang wanita dalam pesta perusahaannya.
Benar. Mereka adalah Edgar Marquel Ollyxton dan Jessie Latasha Mauren. Edgar sengaja menyamakan warna tuxedonya dengan gaun yang dikenakan Jessie dan membuat mereka terlihat serasi saat berjalan bersama.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Baju yang dikenakan Jessie
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Gaya rambut jessie
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tuxedo yang dipakai Edgar
"Selamat malam daddy dan mommy" sapa Edgar dengan menunduk hormat diikuti jessie
"Selamat malam juga son" balas Carlos sambil tersenyum
"Siapa yang kau bawa sayang?" Tanya Azkia bahagia karena anaknya akhirnya menggandeng seorang gadis.
"Dia sekretarisku mommy namanya Jessica Latasha Mauren. Panggil saja jessie" jawab edgar membuat azkia sedikit kecewa begitupun jessie yang hanya dianggap sekretaris
"Halo jessie. Perkenalkan namaku azkia Arabella Ollyxton mommynya Edgar dan ini Carlos Darren Ollyxton daddynya edgar" ucap azkia memperkenalkan dirinya dan suaminya
"Sepertinya aku harus mendekati mereka malam ini" batin azkia
"Salam kenal kepada tuan dan nyonya Wilston" ucap jessie sambil menunduk hormat dan tersenyum.
Terlihat ada wanita yang menghampiri mereka dengan tatapan ramah namun tajam menusuk jessie. Tapi itu tidak menggoyahkan jessie sama sekali.
"Selamat malam om tante" sapa bianca
"Selamat malam nak/bi" jawab orang tua Edgar. Mommynya Edgar memanggil bianca dengan sebutan bi.
"Maaf bi kami harus menyapa para tamu. Nanti kita bicara lagi dan nikmati pesta malam ini" ucap azkia dan diangguki oleh Bianca. Mereka pergi menyapa para tamu dan meninggalkan mereka bertiga.
"Hai edgar dan.. nona sekretaris" sapa bianca pada Edgar sambil meremehkan jessie
"Hai juga" jawab edgar singkat
"Hallo nona. Perkenalkan nama saya Jessica Latasha Mauren dan anda bisa memanggil saya jessie" ucap jessie sambil mengajak bianca berjabat tangan.
"Baik nona jessie. Perkenalkan nama saya Bianca Dealova Christabel biasa dipanggail Bianca" jawab Bianca sambil menjabat tangannya
Ditengah lantai dansa terdapat dua pasangan muda yang tengah berdansa. Mereka adalah Edgar dan Bianca sedangkan Jessie berdansa bersama Liam. Ditengah dansa mereka saling bertukar pasangan. Edgar sangat menikmati dansanya bersama Jessie begitupun Jessie.
Tanpa mereka sadari ada 2 orang yang menatap tak suka pada mereka. Mereka adalah Bianca dan Allisya, mereka diam-diam mempermalukan Jessie malam ini agar Edgar tak mau lagi berdekatan dengan Jessie.
Setelah selesai dengan dansanya, Edgar meninggalkan jessie sendiri karena harus menyapa para tamu.
Bianca mendatangi Jessie sambil membawa wine yang sudah dicampur obat agar Jessie mabuk dan tak terkendali.
"Ini wine untukmu sebagai tanda perkenalan kita malam ini" ucap Bianca sambil menyodorkan gelas wine pada Jessie sambil tersenyum. Jessie menerimanya dengan sedikit rasa curiga namun tetap tersenyum.
"Tuan hati-hati minuman itu sudah dicampur obat untuk membuat anda mabuk dan mempermalukan anda" ucap sistem memperingati jessie. Jessie mengangguk paham dan menaruh gelas wine tersebut.
"Maaf nona Bianca, saya izin ke toilet sebentar" ucap jessie langsung berdiri dan meninggalkan bianca yang kesal karena rencananya gagal.
Disisi lain, Allisya mencampur obat perangsang pada minuman Edgar. Benar ini adalah rencananya mengikat Edgar dalam hubungan pernikahan.
"Tuan anda memiliki misi besar tapi beresiko tinggi" ucap sistem
"Memang apa misinya?" Tanya jessie heran
"Anda harus menggagalkan rencana protagonis tuan" jawab sistem ragu
"Memang apa rencananya?" Tanya jessie penasaran
"Rencananya adalah membuat male lead menghabiskan malam bersamanya. Dan sekarang male lead sudah meminum minuman yang dicampur obat perangsang oleh protagonis. Jika anda berhasil anda akan mendapatkan point sebesar 1000, kecantikan 10%, daya tarik 5% dan kesehatan 20%" jawab sistem
"Aku akan menggagalkan rencananya apapun yang terjadi" ucap jessie menggebu-gebu karena tidak rela lelakinya diambil wanita lain apalagi sekelas jalang seperti Allisya.
Jessie berjalan menghampiri Edgar yang sudah panas dingin karena obat perangsang. Sedangkan Allisya sudah berhasil diusirnya dengan bantuan manajer hotel agar menyuruh Allisya mengerjakan pekerjaan lain dan meninggalkan aula pesta.
Jessie membawa Edgar pergi menuju lift untuk mengantarnya ke salah satu kamar yang ada dilantai paling atas. Edgar yang sudah tidak tahan memojokkan jessie didinding lift menahan Jessie dengan tangannya. Lalu..
Cup
Jessie sedikit terkejut dengan ciuman edgar.
Ciuman edgar semakin lama semakin menuntut membuat jessie kehabisan nafas.
"Emghh" lenguh Jessie yang terdesak oleh ciuman panas edgar
Ting
Bunyi lift membuat edgar menggendong jessie tanpa melepas panggutannya dibibir jessie. Dan membawa jessie masuk ke kamar.
Apakah mereka akan menghabiskan malam bersama? Akankah jessie mau? Atau memang itu rencana jessie?