22. dua puluh dua

111 8 0
                                        

Skip El sampai di dalam kelasnya...

Ia kepikiran siapa sih murid baru itu?.
Tak berapa lama guru pun masuk.

" Assalamu'alaikum siang semua" ucap pak guru yang baru masuk

" Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh siang juga pak " serentak

" Kalian semua kerjaan buku LKS halaman 75 nanti kalau bapak sudah kembali kita bahas bersama" ucap pak guru bertagname eka putra

" Baik pak" ucap sekelas

Lalu pak guru kembali keluar dan menuju ke ruang rapat.

" Eh eh guru guru pada rapat tau" ucap siswi bertagname Aulia diva

"Masa?" Tanya temennya sebangku

" Iya gue dikasih tahu sama mbak Dinda" ucap Aulia

El yang mendengar itu langsung cabut dari kelas menuju ke kelas 10 IPA 2

Ia melihat ruangan kelas tersebut melalui jendela kelas. Ia memperhatikan di setiap tempat. Dan matanya tertuju pada seorang anak remaja laki-laki yang tak asing baginya.

Lalu El masuk tanpa salam. Kemudian, ia menuju bangku Al dan suheil. Setelah itu El menarik paksa tangan Al dan menariknya ke taman belakang sekolah dekat dengan gudang sekolah.

Sesampainya di sana..

" Maksud Lo apaan tiba-tiba pindah ke sekolah gue?!!" Bentak El

" A-aku cuman pengen..." Ucap Al terpotong

" Pengen apa jadi mata mata. Biar Lo bisa tau apa yg Gue lakuin disini?. Lo pindah ke sekolah gue pasti di suruh sama abahkan?!" Ucap El

" Enggak kok bang ini keinginan Al sendiri" Al

" Ckk alasan!!" Pekik El

" Kenapa Lo harus sekolah disini. Di sekolah lain kan bisa. " El

Al hanya menundukkan kepalanya.

" Bang pulang ke rumah bang" ucap Al melas.

" Ga akan jangan harap gue pulang!!" Ucap El penuh tekanan.

Setelah itu ia pergi dari sana meninggalkan Al. Al menatap El yang mulai menjauh.

Balik kekelas El..

Nafas El memburu, wajahnya merah padam, tatapannya tajam.

" Nggak nggak gue gak boleh gini" batin El

Lalu ia kembali jalan keluar dan ditengah jalan bertemu dengan guru.

" El mau kemana?" Tanya sang guru tapi tak didengarkan oleh El. Ia langsung jalan begitu aja. El jalan terus sampai di kamar mandi. Dari belakang guru yang tadi mengikutinya.

Sesampainya di kamar mandi

El membanting pintu kamar mandi.

"Bruk!!"

" Lah kenapa tuh sama El?" Gumam sang guru melihat El. Kemudian ia jalan kekelas.

Didalam kamar mandi El menyalakan keran di wastafel. Dengan tatapan kosong El mencuci tangannya sampai beberapa jarinya luka. Disaat bersamaan, dari cermin terlihat bayang anak laki laki sebayanya El muncul di belakangnya.

Anak laki laki itu tampan, berkulit putih, mempunyai bola mata berwarna coklat. Anak laki laki tersebut menggunakan pakaian jaman dahulu. Anak laki laki tersebut memiliki tanda lahir bulan sabit pada lengannya.

" Sampai kapan kau akan begini terus?" Tanya bayangan itu.

" Pergi Lo dari sini gue lagi ga mau diganggu" ucap El menggebu gebu.

GUS EL DAN GUS ALCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang