.
.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh....
.
.
Buat Reades yang belum Follow akunnya Zila, silakan di Follow dulu ya!
.
.
Apa yang kalian harapkan dari cerita ini?
Happy Ending 😄/ Sad Ending 😭
.
.
Oke (*❛‿❛)→Yuk Baca!
***
“Sekarang gue udah jadi santri, kenapa kalian?, mau ketawain gue?”
‘Arsyila Antharisa Sanjaya’
***
“Pembagian warisan yang sudah di sebutkan dalam Al-Qur'an adalah 6 bagian, yaitu ½, ¼, ⅛, ⅔, ⅓, dan ⅙. Kemudian kita akan memasuki poin pertama yaitu ½ ataupun setengah daripada harta yang tinggal.”terang Ustadzah Rani—guru belajar Arsyi saat ini.
Sudah pasti dan jelas sekali bahwa mereka sedang belajar ilmu Fiqah mengenai bab waris. Siapa sih santri yang nggak akan puyeng kalau sudah mampir di bab waris?
“Jadi yang berhak mengambil ½ daripada harta ada 5 orang,”
“Pertama anak perempuan, kedua cucu perempuan daripada anak laki-laki, ketiga saudara perempuan daripada sebapak dan seibu, keempat saudara perempuan daripada sebapak, dan yang terakhir adalah suami apabila belum mempunyai anak.”
Jangan tanyakan lagi bagaimana keadaan Arsyi sekarang ini, Di mana semua santri sedang fokus mengejar ilmunya, Arsyi justru asyik-asyikkan Manicure kuku cantiknya di bangku paling belakang. Meskipun Intan yang duduk disampingnya sudah berusaha menegur, tetap saja Arsyi masih keras kepala.
“Kamu!!”
Merasa dirinya yang ditunjuk, spontan Arsyi bertanya balik.
“Gue?”sambil menunjuk dirinya sendiri.
“Sstttt ... Arsyi! jangan pake kata Lo Lo gue!, anti 'kan udah jadi santri, nggak baik ngomong kayak gitu, apalagi di depan Ustadzah!”bisik Intan.
“Bawel lu! siapa juga yang mau jadi santri?”
“Sekarang saya ingin mengajukan pertanyaan buat kamu.”ujar Ustadzah Rani. Arsyi hanya mengangguk saja.
“Jika seorang ayah meninggal, dan dia meninggalkan satu anak perempuan saja, berapa bagian harta yang berhak diambil olehnya?,jawab?”
“Yahh ... gitu aja pake nanyak, ya semuanya lah, Ustadzah. Kayak saya nih, saya tuh putri tunggal dari seorang CEO ternama dan terkaya, jadi kalau nantinya Papa saya meninggal, semua akses-akses perusahan, hotel, restoran, dan semua uang yang Papa punya tetap akan jadi milik saya, Understand?”
Setiap pasang telinga yang mendengar lontaran Arsyi yang begitu sombongnya, cuma bisa geleng-geleng kepala saja.
“Sombong banget sih tuh orang, emang cuma dia doang apa, yang punya orang tua kaya.”kelakar Alya–santriah yang duduk di bangku paling depan.
“Iya nih, harta orang tua aja pake di pamerin.”sambung Tina yang duduk disamping Alya.
Arsyi yang sempat mendengar ocehan terhadap dirinya tentu saja tidak tinggal diam. “Ngomong apa lo barusan?, Kalian ngatain gue sombong, ya wajarlah, namanya aja juga orang tajirrr....”
KAMU SEDANG MEMBACA
AIS & SYI
SpiritualNikah sama crush❎ Dijodohin orang tua❌ Kepergok di pesantren ✔ . ⚠️MAU JADI PENULIS HEBAT?, PASWORDNYA "DON'T PLAGIAT!!!"⚠️ ♥╣[-_-]╠♥ Menikah dengan pacar sendiri adalah hal yang sangat didambakan oleh semua orang, tapi bagaimana jika kita...
