•
•
•كَيْفَ حَالُكِ
Terimakasih buat yang udah nungguin dan simpan cerita Ais & Syi di perpustakaan.
Siap-siap ya! Chapter ini sangat menegangkan, khususnya bagi perempuan.
Ini adalah detik-detik menuju konflik terberat, mungkin konfliknya juga bakalan panjang.
Silakan ⭐dan 💬 ya!
๑˙✿˙๑
HAPPY READING
.........๑˙✿˙๑.........***
Kelopak mata dari seorang gadis yang baru tersadar dari pingsannya mulai terangkat. Yang terlihat di matanya cuma langit kamar, akan tetapi itu bukan kamarnya sendiri. Tangan kanannya digerakkan untuk memegang kepalanya yang masih terasa pusing.“Engghh ... a-ku dimana?”
Gadis itu berusaha mengingat apa yang sudah menimpa dirinya tadi siang, seingatnya mobilnya tadi kempes, tapi tiba-tiba ada orang yang mendekapnya dari belakang lalu membungkam mulutnya dengan kain yang berbau alkohol, setelah itu ia tidak ingat apa-apa lagi. Berarti sekarang....
Dia diculik?
Bola matanya celikungan sana-sini, antara takut dan bingung, entah dimana dia sekarang, yang jelas ruangan itu terlihat seperti kamar, namun tidak ada petunjuk yang bisa membuat dirinya bisa menerka itu kamar siapa. Semuanya polos, tidak ada foto sama sekali.
“Ssss ... Aku ada dimana sekarang?”
“Lo ada di kamar gue, Qisti.”
Deg!
Seorang pria berbadan tegap dan berkulit putih khas bule tiba-tiba muncul dihadapannya.
“Va-Varrel? Lo?”
Qisti benar-benar kaget bukan kepalang, Varrel mendadak muncul dihadapannya, itu berarti yang telah menculiknya adalah Varrel. Terlebih lagi yang membuat Qisti ketakutan karena Varrel muncul tanpa pakaian yang menutupi dadanya, pria itu hanya menggunakan celana bokser selutut.
“Akhirnya lo sadar juga, Qisti. Gimana keadaan lo sekarang, hm?”Varrel mulai naik ke atas kasur, sekarang Varrel berada dekat tepat di depan Qisti. Badan gadis itu sudah gemetar sejak tadi, napasnya juga terasa sulit dihembuskan, apalagi saat tangan Varrel bergerak mengusap kepalanya yang masih tertutup hijab.
“Kenapa? takut ya?”
“Lo mau apain gue? lepasin gue! gue mau pulang.”
“Ssssttt ... nanti aja ya, plus gue akan anterin lo sampe pintu rumah, tapi sekarang....”Varrel dengan lancangnya membelai pipi Qisti tanpa izin dari empunya. Qisti berusaha menepis, namun Varrel lebih dulu menahannya.
“Lo nggak bisa kemana-mana lagi sekarang! Lo udah jadi milik gue.”
“Aku mohon tolong lepasin aku, Varrel! aku mohon hiks-hiks,”
Saking takutnya, Qisti tidak bisa lagi menahan air matanya, nyawanya seakan ditarik paksa saat itu juga.
“Gue buka hijab lo sekarang, ya?”
Deg!
Qisti semakin menggeliat ketakutan. “Enggak! Aku mohon jangan apa-apain aku, Varrel! hiks, tolong jelasin kenapa kamu ngelakuin hal ini sama aku hiks?”

KAMU SEDANG MEMBACA
AIS & SYI
SpiritualNikah sama crush❎ Dijodohin orang tua❌ Kepergok di pesantren ✔ . ⚠️MAU JADI PENULIS HEBAT?, PASWORDNYA "DON'T PLAGIAT!!!"⚠️ ♥╣[-_-]╠♥ Menikah dengan pacar sendiri adalah hal yang sangat didambakan oleh semua orang, tapi bagaimana jika kita...