6 "Rumah sakit dan Dia"

4K 169 6
                                        

Mark sangat benci rumah sakit, tapi kini dia harus berada ditempat yang dia benci melihat istri nya terbaring lemah dengan wajah pucat dan selang infus yang ditangan

Setelah habis dimarahi oleh para sahabat istri nya, dia memasuki ruangan istri nya duduk disamping haechan yang masih menutup mata nyaman

Menatap wajah pucat nya tak terasa satu tetes air mata terjun bebas dipipi mark, dia rasa nya ingin berteriak kencang mengatakan betapa bodoh nya dia menyia-nyiakan istri manis nya selama satu tahun pernikahan mereka

Haechan yang selalu peduli tentang dirinya bahkan hal kecil walau selalu di abaikan oleh nya tapi dia selalu tersenyum seolah tidak terjadi apa-apa

Pintu ruangan haechan terbuka menampakkan bubu dan ayah mark disana wajah mereka sangat khawatir kepada menantu nya

"Astaga yah chanieku yah kita sudah gagal menjaga nya dia sakit kenapa aku tidak pernah tau bahwa chanie kita sekarat!" Lee taeyong memeluk suami nya dengan erat melihat menantu nya terbaring lemah

Lee jaehyun menenangkan istri nya dipelukan nya, mentapa anak nya yang terduduk disamping menantu nya yang terus menatap haechan tanpa menyadari mereka datang

"MARK LEE!! sedang apa kamu disini bukan nya kau tidak peduli dengan menantuku kenapa kau seolah seperti sedih melihat nya sekarat harus nya kau bahagia karena orang yang sangat tidak kau ingin kan akan mati bukan?" Taeyong berteriak menyebut nama anak nya dia marah karena anak nya selama pernikahan ini tidak menerima kehadiran haechan dia ingin marah

'bubu jangan marahin mark mungkin mark butuh waktu untuk terima chanie' kalimat yang selalu di lontarkan haechan dengan senyum manis dia menahan untuk tidak memarahi mark tapi kesabaran nga sudah habis

Mark kaget mendengar teriakan taeyong dia menoleh kebelakang melihat ibu nya dengan muka merah dengan air mata mengalir dipipi nya dan ayah nya disebelah ibu nya menatap nya datar dan dingin

"Aku disini ingin menjaga istri mark bu!" Mark menatap ibu nya dengan pandangn menunduk bersalah apa yang di katakan ibunya benar tapi itu dulu sebelum dirinya menyadari semua perasaan nya pada haechan

"Siapa yang kau sebut istri mark apa sekarang kau baru menganggap nya istri hah setelah dia sekarat?taeyong cukup terkejut mendengar ucapan mark kemana mark yang selalu acuh pada haechan nya

Tapi sebelum mark menjawab haechan perlahan membuka mata nya melihat mark dan yang ada disebelah nya dan mertua nya disana

"Bby" haechan memanggil mark dan mark segera menoleh ke arah haechan

"Babe kau sudah bangun? Apa ada yang sakit bilang padaku?" Mark yang seolah melupakan keberadaan orang tua nya disana yang sedang menatap nya marah tapi padangan orang tua nya berubah rasa nya campur aduk sekali bahagia karena anak nya sudah mulai menerima haechan, sedih karena menantu nya sakit parah

"Aku tidak apa-apa bby" tersenyum cerah kepada mark yang dibalas anggukan oleh mark beralih haechan bertanya pada mertua nya

"Bubu sudah lama disini? Ayah juga kenapa repot kemari?" Haechan tersenyum diwajah pucat nya menatap mertua yang sudah dia anggap sebagai orang tua nya

"Tidak baru saja sayang, kamu kenapa tidak bilang klo sakit sayang? Kau tidak sayang bubu hmm?" Taeyong menghampiri haechan dan memeluk menantu nya erat

"Ayah ga repot sayang kamu kan anak kesayangan ayah hmm, kenapa sakit tidak bilang pada ayah?" Jaehyun mengusap kepala haechan sayang

"Haechan tidak apa-apa bubu haechan baik-baik saja chanie sangat sayang bubu, makasih ayah sudah kemari maaf haechan gak bilang tapi haechan gapapa!"haechan tersenyum manis pada taeyong dan jaehyun ingin sekali mereka berdua berkata 'kau bohong sayang kau sekarat' tapi mereka urungkan karena jeno bilang haechan tidak suka dirinya dikasihani karena penyakit nya

Mark yang mendengar haechan tidak apa-apa rasa nya ingin menangis sekuat itu kan pertahanan haechan untuk terlihat baik-baik saja padahal dirinya sekarat

"Apa boleh chanie minta sesuatu bubu?" Haechan menatap taeyong dan tersenyum

"Boleh sayang kamu mau apa hmm?" Taeyong mengusap rambut haechan sayang

"Jangan menangis karena aku ya aku benci orang yang aku sayang nangis gara-gara aku!" Haechan mengusap air mata taeyong dan tersenyum lembut

"Kalian juga sama tidak boleh menangis gara-gara aku yah!!" Haechan mentapa garang kearah mark dan jaehyun tapi dimata mereka berdua sangat menggemaskan

"Baiklah permintaan diterima sayang" taeyong mencubit pipi haechan gemass

"Bubu apa boleh aku bicara berdua dengan mark?" Haechan bertanya pada taeyong yang sedang duduk disamping nya

"Baiklah bubu ama ayah tunggu didepan oke sayang?" Taeyong meninggalkan mark dan haechan berdua diruangan haechan

"Mark kau sudah tau kan penyakit yang aku derita selama ini?" Haechan yang tadi memasang senyum sekarang memasang wajah datar dan dingin

Mark terdiam dia ingin tau apa yang akan dikatakan selanjutnya oleh haechan

"Aku tidak ingin kau mengasihani aku karena penyakit aku ini karena aku memang sudah merasa hidup aku sudah tidak lama lagi, jadi aku mohon ayo jalani sisa perjanjian kita dan bercerai!" Haechan menoleh kearah mark dengan wajah sendu dia tau cepat atau lambat semua nya akan terbongkar

"Apa bisa kita tidak bercerai chan aku ingin menebus semua nya aku ingin menebus semua kesalahanku dan membuat mu bahagia?" Mark menggenggam tangan haechan, haechan yang mendengar itu terkekeh hambar

"Tidak bisa mark karena kebahagiaan ku sudah hilang semua nya, jadi tolong ayo bercerai saja setelah perjanjian kita berakhir agar aku mati dengan tenang agar kau bisa puas melihat ku pergi hilang dari hidup mu!" Haechan menatap mata mark dengan tatapan sulit diartikan mark yang mendengar itu memeluk haechan dan berkata "maaf sayang maafkan aku" haechan membalas pelukan itu

"Tinggal 4hari lagi, ayo besok kita berkencan ke taman penuh bunga matahari!" Haechan mengajak mark berkencan untuk mengisi hari-hari terakhir nya menjadi istri mark

"Baiklah babe sesuai keinginan mu!" Mark hanya bisa pasrah memang ini semua adalah kesalahan nya dia harus menerima semua nya

_____

TBC

Ga tau kenapa lagi mood buat nulis
Jadi aku nulis chap ini
Jadi jangan lupa votmen nya ya ngab🙌
Salam manis dari istri nya Na jaemin😘


ONE LAST TIME || MARKHYUCK (Proses Revisi)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang