Mereka saat ini sedang melakasakan baerbeque bersama dengan pasangan masing-masing menyebar disetiap sudut halaman belakang dirumah nya mark dan haechan karena sudah selesai mereka ingin berduaan dengan pasangan mereka sambil melihat langit malam yang cerah dengan bintang yang lumayan banyak malam ini
"Sayang klo semisal nya aku pergi disaat anak kita lahir apa kamu akan benci dia atau kamu akan mencintainya seperti kamu mencintaiku?" Haechan yang sedang duduk di sebelah mark membuka pembicaraan karena benar-benar hening sekali tidak ada pembicaraan anatara mereka berdua
"Babe, jangan bicara seperti itu sayang kamu akan sehat dan anak kita juga akan lahir dengan sehat kita harus membesarkan nya bersama bukan?" Mark mendengar hal yang keluar dari mulut istri nya merasa gelisah dia takut sekali kehilangan haechan nya
"Aku hanya bertanya mark, jadi pilihan mu yang mana kamu akan membenci anak kita atau mencintainya saat aku pergi sebelum bertemu dengan nya?" Haechan menatap mark dengan pandagan yang sangat membuat hati nya berdenyut sakit sekali
"Klo memang tuhan terlalu sayang padamu sebelum kau melihat anak kita aku bisa apa selain menjaga dan mencintai satu-satu nya yang kamu tinggalkan didunia ini untukku, tapi semoga kamu hidup lebih lama lagi sampai kita berdua pergi bersama ke surga, sampai anak kita menemukan pasangan yang tepat" mark menggenggam tangan haechan dan mengecup nya pelan
Haechan seolah terpaku dengan jawaban mark untuk pertanyaan nya, dia lega karena suami nya akan menyayangi anak nya dan dia sedih apa dia harus memberitahu tentang hasil pemeriksaan kemarin?
Deringan ponsel mark mengalihkan mereka, ternyata telepon tersebut dari doyoung, mark menjawab panggilan tersebut
"Halo hyung?" Mark mengawali pembicaraan, tapi helaan nafas yang doyoung keluarkan membuat mark mengernyit heran
"Kau dan haechan segera kemari ada yang perlu aku beritahu padamu!" Doyoung dengan nada yang terkesan sedikit bergetar itu membuat mark tambah bingung
"Baik hyung!" Mark segera menatap haechan dan memberitahukan apa yang dikatakan doyoung
Haechan panik bukan main doyoung akhirnya tau hasil pemeriksaan nya kemarin membuat dirinya tidak bisa menyembunyikan raut panik membuat mark yakin apa yang dicurigainya benar?
___
Mereka berdua sudah sampai badan haechan sudah panas dingin, dirinya takut mark marah padanya karena menyembunyikan hal se penting ini dari dirinya
"Duduk!" Doyoung dengan nada marah yang sedang ia tahan
"Lee haechan tau apa kesalahan mu?"doyoung dengan tatapan tajam nya menatap haechan, yang ditatap hanya menundukan kepala dengan badan gemetar menahan isak tangis
"Sudah kau beritahu mark channie?" Doyoung melihat badan gemetar haechan menjadi tidak tega dan segera menahan emosi nya dengan menurunkan nada bicara nya
"Hyung sebenarnya ada apa ini kenapa kau berbicara dengan sinis pada istriku, dan babe apa yang belum kamu bicara denganku?" Mark seperti orang bodoh disini karena hanya dirinya yang tidak tau apa masalah yang sedang dibicarakan
"Mau aku yang bicara atau kau yang bicara channie?" Doy dengan nada yang lumayan lembut tapi masih sedikit ketus itu membuat haechan menegakan kepala nya menatap doyoung
"Hyung bisa tinggalkan kita berdua?" Haechan dengan tatapan yang membuat rasa marah doyoung yang sedang bergejolak tergantikan dengan perasaan ingin mendekap tubuh kurus itu
Doyoung berdiri dari kursi kerja nya dan keluar ruangan nya membiarkan pasangan tersebut menyelesaikan masalah mereka, doyoung sudah memberitahu taeyong dan jaehyun agar segera pulang dari acara bisnis mereka
"Sayang kamu tau kan kemarin aku melakukan pemeriksaan kandungan sendirian karena kamu sibuk, dan hasil nya baik-baik saja itu sebenarnya bohong sebenarnya kehamilan ini beresiko, salah satu diantara kita berdua tidak akan selamat aku tidak ingin kau memilih menggugurkan anak kita hanya demi keselamatan aku tolong biarkan anak kita hidup walau aku harus meregang nyawa demi dia aku siap" haechan dengan gemetar menceritakan semua nya kebohongan yang membuat dia sering melamun seminggu terakhir ini
Mark terdiam dunia nya seolah berhenti, dirinya marah, sedih, dan sakit karena dirinya harus memilih hal yang sangat penting dihidup nya, dilihat nya wajah sang istri sedang menangis dengan badan gemetar dipeluk erat nya tubuh gemetar itu dirinya tidak tega untuk memarahi atau hanya untuk sekedar menaikan nada bicara pada haechannya
"Kenapa berbohong hmm? Kamu tidak percaya padaku sayang, apa kamu harus sembunyikan hal sepenting ini dariku?" Okay nada bicara mark sedikit naik tapi masih lembut
"Aku takut kamu akan menggugurkan anak kita mark, aku percaya padamu sayang, aku ingin menunggu waktu yang tepat untuk mengatakan nya padamu tapi doyoung hyung mengetahui nya sebelum aku memberitahukan padamu" haechan menunduk dirinya merasa bersalah
Mark menghela nafas untuk mengontrol emosi dan rasa marah kepada istri nya, haechan menunduk takut, ini alasan dia tidak memberitahukan kepada mark takut suami nya ragu untuk mempertahankan anak pertama mereka
"Kalau kamu jujur padaku kita bisa mencari solusi untuk masalah ini sayang, bila doyoung hyung belum mengetahui nya pasti kau tidak akan jujur padaku dan aku akan tahu setelah kau sudah disurga" mark meneteskan air mata nya sesak didada nya membuat air mata tidak terasa jatuh begitu saja dari pipi mark
"Aku tidak bermaksud seperti itu mark, aku hanya tidak ingin membuat dirimu khawatir dan menggugurkan buah hati kita sayang, aku ingin anak kita hidup dan bahagia walau aku tidak disamping kamu menjaga buah hati kita tapi aku yakin kamu akan menyayanginya seperti yang aku harapkan" haechan meneteskan air mata jujur dia sangat merasa bersalah tapi dia hanya takut karena pikiran negatif nya memenuhi kepala nya dan berunjung berbohong kepada mark
-------
Halo guys hehe sorry for late update the story:(
karena aku sekarang kuliah dan kerjaan realife ku aja udah banyak banget jadi update jadi jarang.
aku janji mau update bulan oktober kemaren malam minggu tapi karena ke hetic-an kegiatan aku jadi forget ama tanggung jawab buat update cerita ini
karena cerita ini sebentar lagi tamat, aku akan jadi jarang update kedepan nya tapi tetap tunggu kelanjutan cerita aku ini yah
and see you next chapter:>
KAMU SEDANG MEMBACA
ONE LAST TIME || MARKHYUCK (Proses Revisi)
Fanfiction🚫HOMOPHOBIC TOLONG MUNDUR🚫 "Aku punya satu permintaan pertama dan terakhir ayo kita menjalani hidup seperti pasangan suami istri pada umum nya selama satu minggu, setelah itu ayo kita bercerai!" #BxB #MARKHYUCK #Fanfic
