30 "Welcome back My Sunshine"

2.1K 77 0
                                        

Akhirnya yang ditunggu kembali akhirnya datang dengan membawa seluruh cahaya yang sempat dibawa pergi selama 4 tahun, disambut nya dengan hangat tangan yang sudah lama dia tidak genggam memasuki rumah yang menjadi saksi jatuh bangun nya perjuangan cinta mereka

"selamat datang kembali di rumah kita sayang" mark didepan pintu yang sudah terbuka menampakan seluruh keluarga dan sahabat nya membawa buket matahari favorit nya, orang tua mereka yang membawa kue kesukaan nya

Dia terharu melihat mereka semua yang benar-benar menunggu nya selama ini dia merasa kebahagian nya sudah cukup hanya dengan penerimaan mereka tapi tuhan memberikan nya lebih dari sekedar penerimaan tapi juga cinta yang berlimpah dari semua orang

Mark memeluk haechan hangat dia mengusap dengan lembut punggung yang gemetar karena menangis, semua yang ada disana tersenyum haru dihampiri nya sepasang sejoli yang sedang berpelukan

"ayo sayang tiup lilin ini" ten menyodorkan cheesecake yang disana terdapat sebuah tulisan "welcome back baby bear" haechan menatap mereka berkaca-kaca sebelum meniup lilin dirinya berdoa sebentar setelah itu meniup lilin nya dan memeluk sang mommy erat

"Ternyata keputusan aku tidak salah memilih untuk kembali kesini karena semua kebahagianku berkumpul semua disini" haechan melepas pelukan dengan sang mommy dan menatap semua nya dengan senyum hangat, suasana dirumah itu begitu hangat tidak ada kesedihan yang ada hanya canda tawa yang tumpah ruah memenuhi rumah itu

"semoga kamu bahagia ya sayang setelah ribuan terpaan angin yang menimpa hidup mu"

hembusan angin menerpa wajah haechan seperti membisikan sesuatu kepada nya, dia tersenyum hangat sang nenek mampir ke rumah ini mendoakan kebahagiaan nya, dia tau itu suara lembut nenek nya

"By haelmoni tadi datang mendoakan kebahagiaan ku" haechan menghampiri mark yang sedang duduk disofa ruang tamu sambil mengobrol dengan sang anak, semua orang sudah pulang kerumah masing-masing

melihat istri nya datang wajah berkaca-kaca bahagia, membuat mark merentangkan tangan nya kearah haechan yang langsung masuk kedalam pelukan mark yang hanya mengelus hangat tubuh haechan tanpa mengucap sepatah kata pun

"mau ke rumah haelmoni sayang?" mark menawarkan untuk mengunjungi makam sang nenek yang dibalas anggukan haechan

"anak mommy sini peluk" haechan membawa chenle kepelukan hangat nya yang dibalas chenle erat yang ditatap mark dengan hangat pemandangan yang sudah lama ingin dia lihat akhirnya bisa dia saksikan secara langsung

"mau ikut mommy besok ke rumah nenek mommy sayang?" haechan mengelus pelan punggung, chenle bingung menatap ibu nya tapi tetap menganggukkan kepala nya

"oke kalo begitu ayo kita tidur besok kita pergi kerumah nenek mommy sambil jalan-jalan bagaimana daddy?" haechan menatap dengan binar indah kearah mark yang dibalas kekehan gemas oleh sang suami, chenle yang mendengar kata jalan-jalan mendadak semangat

"oke mommy sesuai permintaan kedua kesayangan daddy ini" mark segera memeluk kedua kesayangan nya hangat

"yeay kita jalan-jalan" sorak chenle dengan nada bahagia nya membuat mereka tertawa bahagia

setelah mentidurkan chenle haechan segera masuk kedalam kamar nya dengan mark, banyak yang berubah disini mulai dari dinding kamar mereka yang awal nya polos kini banyak foto dirinya dan foto pernikahan mereka yang bingkai nya besar dan foto anak nya mulai dari bayi hingga memakai seragam sekolah paud

"semua kamu yang pasang sayang?" haechan bertanya kepada mark yang memeluk nya dari belakang dia lagi-lagi merasa terharu

"iya bila aku sedang rindu padamu aku akan menatap dan mengingat moment apa yang ada difoto itu, kamu tidak suka?" mark menatap haechan lembut menatap manik indah nya yang sebentar lagi mengeluarkan air mata

"aku suka sekali, aku masih tidak percaya bisa dicintai oleh mu sebesar ini yang awal nya aku berpikir sangat mustahil untuk kamu mencintaiku jangan kan cinta peduli padaku saja dulu sudah sangat cukup bagiku dipernikahan ini karena aku tau pernikahan kita berawal dari keterpaksaan yang membuat sikap mu seperti itu padaku dulu" haechan meneteskan air mata nya menjelaskan semua hal yang selama ini dia pendam

"Babe rasa cintaku lebih besar dari yang kamu bayangkan, ini hanya bagian kecil dari rasa cinta aku padamu aku akan buktikan rasa ini kepadamu dengan seluruh hidupku menua bersama dengan mu aku akan menebus semua sikap acuh ku padamu yang dulu ku lakukan padamu" mark mengangkat wajah haechan yang menunduk menatap lembut haechan di sentuh nya bibir yang menjadi candu nya 

"ayo menua bersamaku dan bahagia hingga maut menjemput kita bersama" haechan mencium mark dengan lembut yang disambut dengan baik oleh mark, ciuman yang awal nya lembut perlahan memanas tapi mark segera tersadar, haechan nya baru saja pulang dari rumah sakit dia tidak ingin haechan nya kelelahan 

"kenapa by?" dengan suara parau haechan sedikit kecewa, mark tersenyum dan mengecup bibir haechan sekali lagi dengan durasi yang cukup lama tanpa lumatan hanya bibir mereka bersentuhan 

"aku takut kebablasan sayang hari ini cukup sampai sini ya, ayo kita tidur"  haechan hanya mengangguk pelan dan membaringkan tubuh nya dikasur dan masuk kedalam pelukan hangat sang suami memejamkan mata nya dengan elusan pelan dipunggung nya membuat dirinya perlahan memasuki alam mimpi 

"aku masih takut untuk sekarang cukup chenle saja ya sayang aku masih trauma dengan kejadian kemarin,sleeptight babe" mark mengecup kening haechan sayang dan mengeratkan pelukan nya haechan mendengar samar-samar di lelap tidur nya

...

Keluarga kecil itu sudah siap, chenle yang berada digendongan sang daddy dan sebelah nya ada haechan yang sudah sangat cantik dengan pakaian serasi dengan sang suami dan anaknya digenggam sebelah tangan nya dengan mersa oleh sang suami 

"ayo berangkat" seruan sang anak membuat mereka terkekeh dan segera menjalankan mobil dengan canda tawa yang menghiasi perjalanan mereka berdua menuju sebuah wisata akuarium terbesar yang ada kota 

"mom kita mau kemana?" chenle melihat jalanan yang lumayan asing dia tidak pernah melewati jalan ini sebelum nya, haechan tersenyum dia menjawab dengan lembut

"kita akan melihat lumba-lumba, sayangnya mommy suka lumba-lumba kan?" haechan mengelus pelan kepala anak nya yang ada dipangkuan nya, mata chenle berbinar senang dia senang sekali karena akhirnya dia akan melihat lumba-lumba hewan yang paling iya favoritkan

"Tapi kita mampir dulu sebentar yah ke rumah nenek mommy setelah itu kita langsung pergi ke sana oke sayang?" haechan mengelus pelan pucuk kepala sang anak yang mengangguk antusias 

sampai didepan sebuah pemakaman umum keluarga itu turun dan berjalan  kedalam pemakaman menuju rumah terkahir nyonya suh nenek haechan disana sudah ada makam dengan banyak bunga mungkin orang tua nya sering mengunjungi nya karena bunga ini masih segar dan banyak juga bunga yang sudah mengering 

"halo haelmoni haechan datang lagi kesini dengan keadaan sehat berkat haelmoni channie masih bisa hidup layak nya anak pada umum nya dan memiliki suami dan anak manis cicit haelmoni lahir dengan sehat tapi channie harus koma selama 4 tahun tapi tidak apa-apa karena perjuangan channie terbayar manis, terima kasih sudah mengunjungi channie kemarin dan terima kasih juga kerena selalu menjaga cahnnie dimanapun channie berada" haechan tersenyum menatap nisan sang nenek sambil mengelus nisan nya 

haechan membawa anak nya untuk maju dan memberikan salam kepada nenek nya "halo eyang buyut perkenalkan nama aku chenle anak mommy haechan dan daddy mark eyang bisa panggil aku lele, terima kasih sudah menjaga mommy yah" anak itu tersenyum dengan lucu sambil meletakan bunga yang dibawa oleh nya tadi

"kita akan mampir lagi lain waktu tolong doakan selalu channie dan semua yang ada disini dari atas sana" haechan menyatukan tangan nya berdoa diikuti oleh mark dan chenle setelah itu mereka meninggalkan pemakaman itu 

...

TBC...

Hai aku update lagi

tadi mau double update tapi tidak jadi karena minggu ini sibuk bgt:(

oke jangan lupa votmen nya 

see you di last chap

ONE LAST TIME || MARKHYUCK (Proses Revisi)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang