Keadaan haechan masih sama belum bangun dari tidur nyenyak nya, Mark dengan setia menunggu istrinya terbangun menatap haechan dengan pandangn kosong
"Babe wake up pliss, kita masih punya 2hari lagi ayo kita jalan-jalan dan kencan berdua setelah itu kita akan tertawa bersama!" Mark berbicara pada haechan yang tidak merespon
"Babe kamu mau apa? Ayo bangun aku akan menuruti semua nya! Tapi kamu harus bangun pliss tolong beri aku kesempatan terakhir kali" mark menggenggam tangan haechan dan menundukkan kepala nya lagi-lagi dia hanya bisa menangis
Renjun dan jaemin yang melihat pemandangan tersebut menatap mark dengan pandangan sedih
"Bubu haechan bilang dia ingin bertemu orang tua nya, tapi dia ingin mereka datang dengan rasa ingin bukan kasihan padanya, setidaknya satu senyuman dan satu pelukan dari mereka sudah cukup untuk nya!" Jaemin memecah keheningan di koridor ruangan haechan
"Tapi dia juga sebenarnya sudah tidak terlalu peduli mereka mendatanginya saat dia masih ada atau sudah mati" renjun menyambung kalimat jaemin yang membuat orang disana merasa sedih
"Jaehyun apa kamu bisa menelepon johnny?" Taeyong bertanya pada suami nya dan dibalas anggukan oleh jaehyun
"Bagus, aku yang akan menelpon ten!" Taeyong beranjak meninggalkan koridor ruangan haechan, jaehyun pun sama
Taeyong segera menelepon ten, di dering ketiga panggilan dijawab oleh ten
"Ya tae ada apa?" Ten menjawab disebrang sana
"Ayo bertemu besok, harus besok kalo kau tidak ada ditempat biasa besok kau akan mendengar kabar kematian ku!" Taeyong segera menutup panggilan nya dia sangat marah seandainya orang tua menantu nya bukan sahabat nya habis sudah ditangannya
Ditempat jaehyun segera menelepon johnny tidak butuh waktu lama panggilan sudah dijawab oleh orang disebrang sana
"Halo jae tumben telepon?" Tanya johnny heran melihat teman lama nya menelepon
"Besok kau harus datang ketempat biasa, ada yang mau aku bicarakan padamu bersama taeyong harus besok!" Jaehyun segera mematikan panggilan telepon nya
___
Hari ini adalah hari taeyong dan jaehyun bertemu orang tua dari menantunya, yang juga sahabatnya
Disebuah cafe yang berada ditengah kota, mereka bertemu kembali setelah sekian lama tak berjuma bukan ini bukan untuk jumpa kangen tapi untuk memberitahu dan menyadarkan dua orang egois ini
Mereka sudah berada disebuah ruang private dicafe ini, awal nya keadaan hening tapi salah satu orang di sana memecahkan keheningan
"Tae kenapa mengajak aku bertemu dan kenapa bisa ada dia?" Ten melirik sekilas mantan suami nya
"Itu tidak penting, disini aku ingin memberitahukan pada kalian berdua tentang anak kalian!" Taeyong menatap dingin mantan pasangan suami-istri didepan nya
Ten dan johnny tersentak mendengar kalimat yang taeyong lontarkan untuk mereka berdua
"Aku tidak peduli dan tidak akan pernah peduli pada anak sialan tersebut!" Johnny beranjak berdiri dari kursi sebelum pergi dirinya menerima bogeman mentah dari jaehyun
"Jaga mulut lancang mu Suh Johnny, jangan bicara sembarangan tentang menantuku!" Jaehyun yang tadi nya berniat diam tapi mendengar perkataan dari ayah menantunya kesabaran nya habis
KAMU SEDANG MEMBACA
ONE LAST TIME || MARKHYUCK (Proses Revisi)
Fanfiction🚫HOMOPHOBIC TOLONG MUNDUR🚫 "Aku punya satu permintaan pertama dan terakhir ayo kita menjalani hidup seperti pasangan suami istri pada umum nya selama satu minggu, setelah itu ayo kita bercerai!" #BxB #MARKHYUCK #Fanfic
