Disini mereka bertiga yah haechan, johnny dan ten berada di makam orang yang membesarkan haechan kecil menjadi sosok yang kuat seperti sekarang
"Hai haelmoni cantik chaniee datang liat channie bawa siapa hehe, mommy dan Daddy channie dan satu lagi cicit haelmoni yang ada diperut channie" haechan dengan senyuman secercah matahari nya duduk di samping makam sanga nenek sambil berbicara dengan nisan sang nenek
"Channie nanti akan bertemu dengan haelmoni disana karena channie kira semua akan berakhir aku bahagia dengan mark tapi ternyata tuhan hanya menitipkan kebahagiaan nya sebentar padaku" channie dengan senyum yang perlahan sendu
"Tapi setelah tuhan memberikan kesedihan padaku dengan baik nya tuhan memberikan kebahagiaan nya lagi, mommy channie memeluk channie sayang dan daddy mencium kening channie" channie dengan suara gentir nya memaksakan senyum didepan makam sang nenek
Johnny dan ten yang melihat itu hanya bisa terdiam, mereka berdua seolah tertampar kenyataan lagi-lagi merasa bersalah kepada anak nya dengan cepat ten memeluk channie ke pelukan nya dan johnny yang mendekap tubuh kedua manusia yang dulu nya dia benci setengah mati tapi ntah rasa ingin melindunginga muncul tiba-tiba
"Mom kenapa rasa nya sangat sulit mendapatkan untuk aku memiliki akhir yang bahagia?" Haechan memeluk ten dengan erat hangat sekali tuhan terima kasih karena disaat aku masih hidup masih diberikan kesempatan untuk merasakan pelukan mommy dan daddy nya
"Bila aku tidak bisa bahagia tolong buat anak ku tidak merasakan apa yang aku rasakan selama ini, cukup aku jangan anakku mom aku takut anak ku tidak sekuat diriku bertahan ditengah kebencian orang-orang yang ada disekitarku seolah hidupku sangat salah dimata banyak orang" haechan sudah menangis didekapan kedua orang tua nya dihadapan makam sang nenek beban yang haechan kubur dan pendam selama dia hidup akhirnya dia keluarkan semua
Tidak anak nya tidak salah channie nya tidak salah karena disini yang salah adalah takdir yang menempatkan mereka di takdir yang salah
Ten dan johnny yang disatukan oleh keterpaksaan dan haechan adalah buah dari ketidaksengajaan dari takdir yang sudah di gariskan untuknya tuhan ingin menguji seberapa besar sabar yang dimiliku anak nya
Pemakaman yang sepi diisi dengan tangisan dari ketiga orang itu, cuaca yang terlihat cerah tapi teduh itu mengiri tangisan keluarga kecil
"Channie hey bear, please stop crying nanti kamu bisa drop dan anak kamu akan terkena imbas nya sayang hmm?" Johnny dengan wajah penuh dengan air mata menghapus dengan kasar wajah nya dan menatap wajah anak nya yang sudah berantakan wajah memerah dan sembab akibat nangis terlalu lama
"maafkan aku terlalu egois sampai menutup mata dan terus membuat mu menderita sayang syukur nya tuhan dengan baik nya menjauhkan mu dari ku dan mommy mu dan bertahan sampai sekarang, terima kasih karena tidak menyerah dan bertahan sampai kami sadar kamu berharga sayang kamu layak untuk tetap hidup dan bahagia karena sepajang hidup mu selalu menderita" johnny memeluk haechan menyesal dan sadar atas semua kesalahan nya selama ini terhadap anak nya
...
sedangkan mark berada di kamar nya sedang mencerna semua hal yang terjadi, dibuka nya kotak yang didalam nya ada testpack dan foto usg bayi mereka dia sangat ingat bagaimana bahagia nya dirinya tau channie nya hamil dan penyakit nya perlahan membaik tapi saat sudah lega saat semua nya membaik tuhan seolah menguji nya lagi dia harus merelakan salah satu dari yang sangat dia cintai
Taeyong masuk kedalam kamar anak dan menantu nya dilihat nya anak nya sedang termenung menatap sebuah box dan sebuah testpack dihampiri anak nya dan duduk disebelah nya
KAMU SEDANG MEMBACA
ONE LAST TIME || MARKHYUCK (Proses Revisi)
Fanfiction🚫HOMOPHOBIC TOLONG MUNDUR🚫 "Aku punya satu permintaan pertama dan terakhir ayo kita menjalani hidup seperti pasangan suami istri pada umum nya selama satu minggu, setelah itu ayo kita bercerai!" #BxB #MARKHYUCK #Fanfic
