"Ini... Ying'er kan masih kecil," Feicui mencoba membela adiknya dengan terburu-buru.
"Dia kecil, lalu kau juga kecil? Beraninya membawa orang yang belum becus bekerja ke kamar Nyonya Tua. Kau pikir Nyonya Tua yang harus melayani adikmu?"
Amber (Hu Po) biasanya bersikap dingin namun jarang meledak, tapi siapa sangka sekali ia marah, ia langsung menegur pelayan senior yang kedudukannya setara dengannya. Feicui bahkan tidak berani membantah sepatah kata pun.
Yunshu menyadari situasi ini tidak menguntungkan. Ia dan Cuiliu tidak sengaja menyaksikan pertengkaran antar pelayan senior, dan ia sendiri telah merebut sorotan dari Ying'er. Ia tidak bisa membayangkan betapa Feicui dan Ying'er akan membencinya. Namun, karena sudah sampai di titik ini, ia tidak punya pilihan selain "memeluk paha" Amber erat-erat (mencari perlindungan padanya).
Jika ia kehilangan perlindungan Amber, Feicui dan Ying'er pasti akan melakukan lebih dari sekadar mendengus sinis padanya.
"Pergilah. Jangan khawatir," bisik Cuiliu pelan.
Yunshu menarik napas dalam-dalam. Ia sebatang kara, apa yang harus ditakuti? Bahkan jika Feicui ingin mengerjainya, lihat saja apakah dia punya kemampuan itu.
Ia berjalan ke hadapan Amber. Amber memperhatikannya dari atas ke bawah dengan tatapan puas, lalu berkata, "Ikut aku masuk."
Amber melirik Feicui yang tampak sangat geram hingga seolah ingin menghancurkan giginya sendiri. Kilatan ejekan muncul di mata Amber, namun ia hanya menggelengkan kepala dalam hati dan berkata dingin kepada Feicui, "Gadis kecil ini sudah menarik perhatian Nyonya Tua. Jika di kemudian hari aku tahu sesuatu yang buruk terjadi padanya, aku akan menuntut pertanggungjawaban darimu."
Sebagai pemimpin para pelayan senior, Feicui tidak berani mendebatnya dan segera menjawab, "Saya tidak akan berani."
Melihat Feicui menyerah, Yunshu akhirnya bisa bernapas lega.
"Jangan takut. Nyonya Tua bukan orang yang sulit dilayani," Amber mendorong pelan punggung Yunshu, membawanya masuk ke dalam ruangan. Yunshu tidak mengerti mengapa Amber tiba-tiba mempromosikannya, padahal sebelumnya mereka tidak pernah berinteraksi. Jika Amber punya niat buruk, rasanya tidak cocok dengan pembawaannya yang dingin dan tenang itu.
Namun, bisa tampil di depan Nyonya Tua bukanlah hal buruk. Ia melangkah masuk dan melihat Nyonya Tua sedang memejamkan mata untuk beristirahat, sepertinya tidak mendengar pertengkaran kecil di luar tadi. Melihat Nyonya Tua terlelap, Yunshu tidak berani bersuara dan berdiri di samping dengan tenang, menunggu instruksi Amber.
Di dalam ruangan ada pelayan senior lainnya, yaitu yang kemarin memijat kaki Nyonya Tua. Wajahnya manis dan matanya melengkung cantik saat tersenyum. Melihat Yunshu masuk, kilatan kegembiraan muncul di matanya.
Kegembiraan? Yunshu tertegun, lalu melihat pelayan senior itu melambai padanya.
"Apa kau bisa menyulam ini?" tanya pelayan bernama Pearl (Zhen Zhu) itu sambil menunjukkan selembar saputangan sulam.
Yunshu secara refleks menoleh ke arah Amber. Amber tidak menatapnya langsung, hanya mengangguk kecil. Yunshu pun memfokuskan perhatiannya; sulaman itu sangat indah dengan pola yang elegan, tipe yang biasa digunakan oleh orang-orang terhormat. Ia menenangkan hatinya dan mengangguk, "Saya bisa sedikit."
Mendengar itu, Pearl tampak sangat senang namun segera menahan ekspresinya. "Kalau begitu, cobalah."
Saputangan itu sudah setengah jadi. Yunshu mengambil jarum dan melanjutkan sulamannya. Ternyata hasilnya sangat serasi, tidak ada bedanya dengan sulaman sebelumnya. Hanya saja karena ia masih kecil dan tadi pagi sudah kelelahan membuat banyak simpul hias, staminanya agak menurun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Pelayan Kecil Kaya [Vol. 01]
RomanceKetika dia bangun, dia melakukan perjalanan melintasi waktu dan menjadi pelayan kecil di rumah Tang Guogong. Di Duke's Mansion yang kaya dan nyaman, Yun Shu memulai hidup santai dengan tumbuh di bawah perlindungan kekayaan dan kemakmuran. Hasilkan l...
![Pelayan Kecil Kaya [Vol. 01]](https://img.wattpad.com/cover/349389350-64-k123206.jpg)