Bab 35: Pernikahan Aliansi

1.1K 68 0
                                        

​Pernikahan apa?

​Yunshu tidak bisa menahan diri untuk tidak menunjukkan ekspresi bingung. Bagaimana rasanya ia baru saja keluar sebentar, tapi seolah-olah sudah melewatkan banyak hal penting?

​"Jangan bertanya dulu." Coral (Shanhu) melihat Yunshu berdiri termangu, segera menariknya keluar dari ruangan. Setelah berada di luar, ia berbisik kepada Yunshu, "Nyonya Tua merasa kurang senang dengan masalah ini. Ini tentang pernikahan Tuan Muda Sulung."

​Yunshu baru mulai mengerti.

​Tuan Muda Sulung Kediaman Adipati Tang adalah putra sulung kandung dari Nyonya Besar Tang (Istri Adipati), sekaligus merupakan ahli waris (Shizi) kediaman tersebut. Belakangan ini ia sering datang memberi salam kepada Nyonya Tua, dan Yunshu pun sudah beberapa kali bertemu dengannya. Pemuda itu tampan, gagah, dan berwibawa. Ditambah lagi karena sifatnya yang sangat berbakti, Nyonya Tua sangat menyayanginya. Ada pepatah yang mengatakan bahwa putra bungsu dan cucu sulung adalah jantung hati orang tua, dan itu sangat berlaku bagi Nyonya Tua. Di kediaman ini, orang favorit nomor satu Nyonya Tua adalah Tuan Muda Ketiga Tang, dan yang kedua tentu saja sang ahli waris ini.

​Tuan Muda Sulung tidak hanya tampan dan elegan, tetapi juga mahir dalam sastra maupun strategi perang, sehingga ia dipandang sebagai calon pemimpin klan generasi berikutnya.

​Yunshu ingat bahwa Nyonya Besar Tang sangat menghargai dan menjaga ketat putra sulungnya ini. Pelayan-pelayan yang seumur dengan sang ahli waris bahkan tidak ada yang berani berbicara sembarangan dengannya. Karena Nyonya Besar paling benci jika ada pelayan yang mencoba menggoda majikan, lingkungan di sekitar Tuan Muda Sulung sangat "bersih". Hanya ada beberapa pelayan yang tampilannya biasa saja, jujur, dan cenderung kaku. Karena hal ini, Yunshu pun sangat waspada; ia tahu apa yang tidak disukai Nyonya Besar, sehingga ia bersikap sangat hati-hati. Untungnya karena ia masih kecil, Nyonya Besar tidak terlalu menaruh curiga, sehingga Yunshu pernah berbicara beberapa kali dengan Tuan Muda Sulung. Meskipun hanya obrolan singkat, kesannya terhadap sang ahli waris cukup baik—seorang bangsawan muda yang sopan dan ramah.

​"Ada apa dengan pernikahan Tuan Muda Sulung?" tanya Yunshu penasaran. "Kenapa Nyonya Tua bilang itu tidak baik?" Mungkinkah pilihan calon istri dari Nyonya Besar kurang bagus? Rasanya tidak mungkin. Nyonya Besar adalah ibu kandungnya, bukan ibu tiri; beliau sangat menyayangi dan mengandalkan putra sulungnya, mana mungkin tidak memilihkan istri terbaik? Yunshu mengira dalam hati Nyonya Besar, mungkin hanya seorang Putri Kerajaan yang pantas bersanding dengan putranya. Namun, pilihan yang sudah dipikirkan matang-matang itu justru tidak disukai Nyonya Tua...

​Kira-kira perempuan seperti apa yang dipilih?

​Ia merasa penasaran, namun Coral tidak punya waktu untuk mengobrol lebih lama dan segera pergi untuk sibuk di tempat lain.

​Tak lama kemudian, Nyonya Besar Tang bergegas datang. Melihat Nyonya Tua, ia segera memberi salam dengan hormat, lalu duduk di samping beliau dengan sedikit gelisah. Ia bertanya, "Ibu, Anda memanggil saya, apakah karena masalah pernikahan Sulung?" Ia menahan napas, jelas merasa tertekan melihat raut wajah tidak senang di wajah Nyonya Tua.

​Melihat menantunya menatapnya dengan cemas, Nyonya Tua tidak berbasa-basi dan langsung bertanya, "Bagaimana bisa kudengar kau menjodohkan Sulung dengan keluarga Shen? Pernikahan ini tidak baik. Jika belum ada kesepakatan resmi dengan mereka, jangan sebut-sebut lagi di masa depan."

​Yunshu maju untuk menyuguhkan teh kepada Nyonya Besar, dan ia melihat wajah Nyonya Besar menunjukkan ekspresi serba salah.

​"Ini..."

​"Ada apa?"

​"Apakah Ibu merasa keluarga Shen kurang baik? Ibu, Jenderal Shen saat ini memiliki kekuasaan dan posisi yang sangat tinggi. Di istana pun ada Selir Agung Shen dan Pangeran Kedelapan yang paling disayangi oleh Baginda Kaisar."

Pelayan Kecil Kaya [Vol. 01]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang