Bab 49 Tanggal Pernikahan

1K 59 0
                                        

​Mendengar percakapan itu di depan pintu, Yunshu tidak merasa terlalu terkejut.

​Pernikahan di keluarga bangsawan selalu mengutamakan kesetaraan status dan juga prinsip "menambah keakraban di atas hubungan yang sudah ada".

​Meskipun ia jarang mendengar tentang Kediaman Marquis Xian, ia yakin itu pastilah keluarga bangsawan yang terpandang. Jika tidak, Jenderal Besar Shen yang sedang naik daun tidak mungkin menjodohkan putri tercintanya dengan sang Marquis.

​Sebagai putri sulung Adipati Tang, menikahnya Nona Besar Tang ke dalam kediaman Marquis yang megah seperti itu adalah pilihan yang sangat pantas.

​Langkahnya terhenti sejenak, lalu ia masuk ke dalam ruangan tanpa suara. Ia melihat Nyonya Besar Tang (Istri Adipati) sedang duduk bersama Nona Besar Tang. Keduanya tersenyum, jelas merasa puas dengan perjodohan ini. Nona Besar Tang tampak cantik berseri dengan rona malu-malu-ekspresi khas gadis muda yang menantikan masa depan pernikahan. Nyonya Besar Tang pun tampak sangat mendukung pernikahan ini, membuat Yunshu berpikir betapa lapang dada sang Nyonya Besar.

​Nona Besar Tang bagaimanapun bukanlah putri kandungnya, namun Nyonya Besar mau merencanakan masa depannya sedemikian rupa-tidak menikahkannya sembarangan, melainkan mencarikannya keluarga yang baik. Ini adalah bukti bahwa ia adalah ibu tiri resmi yang sangat bertanggung jawab.

​Nyonya Tua terdiam sejenak sebelum akhirnya mengangguk perlahan. "Pernikahan ini memang bagus." Beliau sepertinya teringat sesuatu dan tersenyum pada Nyonya Besar Tang. "Status Kediaman Marquis Xian memang nomor dua, karena keluarga kita juga Kediaman Adipati, kita tidak kalah dari mereka. Namun, mungkin kau belum tahu banyak; dulu Marquis Xian, suamimu (Adipati Tang), dan Jenderal Besar Shen adalah teman bermain sejak kecil. Kedekatan mereka berbeda. Meski kemudian..."

​Nyonya Tua berhenti sejenak. Kemudian, ketika mereka semua masuk ke pemerintahan, karena perbedaan pandangan politik, Adipati Tang dan Jenderal Besar Shen mulai menjauh. Sebaliknya, Marquis Xian tetap dekat dengan Jenderal Shen selama bertahun-tahun, sehingga hubungannya dengan Adipati Tang menjadi renggang. Ini adalah penyesalan bagi Nyonya Tua. Melihat menantunya mendengarkan dengan saksama, beliau melanjutkan dengan suara lembut, "Meski kemudian hubungan mereka agak renggang, namun ikatan masa lalu itu masih ada. Jika Nona Besar menikah ke keluarga Marquis Xian, demi nama baik suamimu, Marquis Xian pasti akan memberikan sedikit perhatian padamu."

​"Ternyata ada sejarah seperti itu," ucap Nyonya Besar Tang yang memang tidak terlalu tahu soal itu.

​Saat ia menikah ke kediaman ini, hubungan Adipati Tang dengan Jenderal Shen sudah tidak akrab lagi, apalagi dengan Marquis Xian. Namun baginya, ini adalah kejutan yang menyenangkan.

​"Kalau begitu, aku bisa tenang melepaskan Nona Besar menikah ke sana. Pantas saja suamiku langsung setuju dengan perjodohan ini."

​"Benar. Aku ingat putri ketiga keluarga Shen memiliki sifat yang sangat lembut. Jika ia menjadi saudara ipar Nona Besar, Nona Besar tidak perlu khawatir soal perselisihan antar menantu." Wajah Nyonya Tua dihiasi senyuman. Melihat Nona Besar Tang tersipu malu dengan mata yang berbinar jernih, beliau menghiburnya dengan lembut. "Dalam waktu dekat, aku akan mengundang nona-nona dari keluarga Shen untuk berkunjung. Saat itu, habiskanlah waktu lebih banyak dengan Nona Ketiga Shen agar kalian akrab. Jadi, setelah menikah nanti, kau sudah punya teman bicara yang terpercaya. Pernikahan Jenderal Shen juga diatur dengan baik. Putri sulung mereka, Sujin, adalah gadis yang cekatan, sangat cocok menjadi istri dari putra mahkota kita (Shizi) dan mengelola rumah tangga kelak. Sedangkan putri ketiga mereka sifatnya lebih lembut, tidak keras kepala. Karena Marquis Xian dan keluarga Shen sudah dekat bertahun-tahun, hidup Nona Ketiga setelah menikah nanti pasti tidak akan sulit."

Pelayan Kecil Kaya [Vol. 01]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang