"Jadi maksudmu, kau punya alasan yang sulit diungkapkan."
Saat Yunshu mendengar Adipati Tang bertanya demikian, ia ikut merasa waswas demi Selir Luo. Nada ejekan dan kejengkelan dalam suara itu begitu nyata, bahkan orang bodoh pun bisa merasakannya.
"Gadis Kedua adalah anakku, dia adalah... keponakan Kakak. Tuan Adipati, tegakah Anda melihat keponakan Kakak jatuh terpuruk seperti ini? Kakak pergi terlalu cepat, sekarang keturunannya hanya tersisa Gadis Kedua seorang." Selir Luo memasang wajah pilu. Melihat Adipati Tang hanya menatapnya dengan diam, matanya memerah dan ia terisak, "Seandainya kita masih di masa lalu, Gadis Kedua adalah nona muda dari keluarga pejabat. Jika Kakak masih hidup, dia pasti akan menjadikannya permata hati, memanjakan dan melindunginya, tidak akan membiarkan Gadis Kedua merasa kurang sedikit pun. Sekarang Kakak sudah tiada... Tuan Adipati, aku hanya tidak tega melihat Gadis Kedua jatuh terhina di masa depan, apa yang salah dengan itu?"
Ia mulai menangis tersedu-sedu.
Yunshu awalnya agak bingung, lalu ia teringat Cuiliu pernah bercerita bahwa di masa mudanya, Adipati Tang berteman baik dengan kakak laki-laki Selir Luo. Karena alasan itulah, saat keluarga temannya itu disita dan temannya meninggal, sang Adipati menjemput adik temannya tersebut ke kediaman Adipati untuk dirawat dan diberikan tempat tinggal. Terlihat jelas bahwa Adipati Tang memang sangat menghargai teman lamanya itu.
Kini Selir Luo mengungkit-ungkit mendiang kakaknya. Meski bagi sebagian orang ini terdengar bisa dimaklumi, Yunshu merasa sangat tidak nyaman di hatinya. Sungguh... sekarang setelah berbuat salah, ia malah menggunakan orang mati untuk menagih balas budi. Benar-benar rendah.
Adipati Tang terdiam cukup lama, sebelum akhirnya berkata dengan dingin, "Keluarga Luo disita karena kesalahan mereka sendiri. Kau sudah lama jatuh terpuruk ke tanah, jadi jangan bicara seolah Gadis Kedua itu malang." Melihat Selir Luo berhenti menangis dan mendongak dengan tatapan tidak percaya, suara Adipati Tang yang tadinya serak menjadi lebih lancar dan tenang, "Kau pun bukan lagi nona muda keluarga pejabat, melainkan hanyalah seorang selir yang kubeli untuk melayaniku. Atas dasar apa kau membiarkan Gadis Kedua merasa dirinya adalah orang yang sangat mulia dan berharga? Lagipula dia hanyalah seorang putri dari selir, tidak ada bedanya dengan Gadis Sulung. Jika dia merasa dirinya adalah burung feniks di atas dahan, dia harus bercermin dan melihat siapa dirinya sebenarnya."
"Tuan Adipati!"
"Selama bertahun-tahun ini, aku membiarkanmu karena mengingat kakakmu, tapi tak disangka hal itu malah membuat ambisimu makin besar, bahkan berani berakting di hadapanku." Adipati Tang berjalan perlahan menuju Selir Luo yang mulai gemetar dan tampak makin rapuh serta malang. Ia mengulurkan jarinya, mencengkeram dagu putih Selir Luo yang halus, dan mengangkat wajahnya dengan mudah. Ia menatap rendah wanita yang gemetar ketakutan itu, lalu berbisik pelan, "Sesuatu yang tidak kusetujui, beraninya kau menyetujuinya atas namaku. Kau hanyalah seorang selir. Nyonya Besar adalah nyonya rumah di kediaman ini. Jangankan dia tidak pernah memperlakukanmu dengan buruk, bahkan jika sekarang dia memukulmu hingga mati, itu hanyalah hukuman bagi seorang pelayan."
Yunshu yang tiarap di atas gunung buatan merasa kata-kata itu sangat dingin hingga menusuk tulang. Ketidakpedulian dan kekejaman itu membuat siapa pun bergidik ngeri. Sebagai pelayan kecil yang tidak terlibat saja ia merasakannya, apalagi Selir Luo.
Tubuh Selir Luo menjadi kaku, bekas air mata masih tertinggal di wajahnya, namun ia tidak berdaya di bawah tatapan dingin Adipati Tang. Ia bertanya dengan suara gemetar, "Tuan Adipati, apa yang Anda katakan? Anda sedang bercanda untuk menggodaku, kan?" Ia mengira dirinya berbeda di hadapan Adipati Tang dibandingkan dengan selir-selir lainnya, namun sang Adipati justru mengucapkan kata-kata sedingin itu. Mengatakannya sebagai seorang pelayan di hadapan nyonya rumah? Bagaikan tersambar petir, tangannya mencengkeram erat ujung jubah pria itu sambil terisak, "Anda... Anda jelas-jelas menyukaiku..."
KAMU SEDANG MEMBACA
Pelayan Kecil Kaya [Vol. 01]
RomanceKetika dia bangun, dia melakukan perjalanan melintasi waktu dan menjadi pelayan kecil di rumah Tang Guogong. Di Duke's Mansion yang kaya dan nyaman, Yun Shu memulai hidup santai dengan tumbuh di bawah perlindungan kekayaan dan kemakmuran. Hasilkan l...
![Pelayan Kecil Kaya [Vol. 01]](https://img.wattpad.com/cover/349389350-64-k123206.jpg)