Bab.14 baku hantam

163 8 0
                                        

Di kelas.....

"Cell pinjam buku catatan kimia mu."
Ucap Alora

"Ga modal."
Canda Celine

"Matamu."

"Woiii kau ngapain duduk di atas meja kek gitu!!."
Protes Celine dengan tertawa terbahak-bahak melihat Daisha dengan polosnya duduk bersimpuh di atas meja.

"Dia ngapain anjir mana mukanya melas lagi."
Sambung Queenza

"Apa sih kalian ini."
Ucap Deisha

"Ntar malem pada mau ikutan nongkrong ga?."
Tanya Celine

"Mau mau."
Jawab Queenza

"Aku mau jalan sama ayang ku."
Ucap Atlana

"Aku ikut Atlana , kalo si Daisha jalan sama ayang teler terlope lope nya."
Celetuk Nazeea

Bugh...

Dengan sekuat tenaga Daisha memukul Nazeea

"Aku nanti kalau kepala ku ga sakit ya ikut."
Ucap Sherly

"Aku sama Alora seperti biasa selalu hadir."
Ucap Zoey

"Aku ga bisa ikut , ntar malam ada urusan."
Sela Putri

'urusan apa nih , tumben ada urusan malam-malam.'
Batin Zoey

'perasaan dia ga ada urusan lah.'
Batin Sherly bingung.

Malam harinya.......

Saat Celine , Queenza , Alora dan Zoey berada di sebuah cafe. Mereka melihat Putri bersama dengan seorang Pria. Sherly tidak ikut di karenakan sakit kepala.

" itu putri bukan sih?."
Tanya Alora

"Eh iya itu kak putri woii."
Jawab Zoey

"Sama siapa dia? Apa saudaranya?."
Tanya Queenza bingung

"Ngga ada suadara kami kek gitu woii."
Jawab Zoey

"Ngga iya ini , ikutin aja yok."
Sela Celine

Akhirnya mereka memutuskan untuk mengikuti Putri

"Kita mau kemana om?."
Tanya Putri takut

"Udah tenang aja , om akan bawa kamu ke suatu tempat yang sangat indah."
Jawab pria tersebut meyakinkan

"Sepertinya ada yang mengikuti kita om."
Ucap Putri

"Firasat ku buruk woii , ngapain coba di bawa ke arah hutan-hutan gini."
Ucap Celine

"Aku mau lanjut ngikutin , kalian ikut atau pulang?."
Tanya Celine

"Aku ikut."
Jawab Queenza

"Kita ikut juga."
Jawab Zoey dan Alora

Mereka melanjutkan perjalanan mengikuti Mobil yang di tumpangi putri

"Om kenapa jalannya gelap sekali. Dan kenapa tidak ada rumah?."
Tanya Putri yang masih cemas

"Kita lewat jalan pintas biar cepat sampai. Udah kamu tenang aja."
Jawab pria tersebut yang terus berusaha meyakinkan Putri

Mobil yang di tumpangi putri berhenti di tengah perkebunan karet. Tepat di depan sebuah gedung yang sudah lama terbengkalai.

Kreekk!!

Tanpa sengaja Zoey memijak sebuah ranting pohon.

"Siapa itu?!!."
Tanya pria itu tegas

Queenza cepat-cepat menarik Zoey untuk bersembunyi agar tidak tertangkap oleh pria itu.

"hati-hati woii Jangan ceroboh."
Bisik Celine. Ketiga temannya pun mengangguk.

Circle Bar-Bar [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang