OBSESSION (18)

556 25 5
                                        

Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba.
Yaitu pernikahan.

Pernikahan yang sangat amat mewah itupun, di gelar di Jeju, di sebuah hotel berbintang lima, tempat dimana prosesi dilakukan pun tampak dibanjiri oleh awak media. Banyak pengawal yang berjaga di sekitar dan tamu undangan yang sangat amat ramai dari kalangan pengusaha papan atas dan pejabat negara rasanya hadir disana.

Jiyong tak menyangka dirinya akan berdiri di altar dengan balutan jas berwarna gading, dia terlihat luar biasa tampan, sedang menanti pengantinnya yang tengah berjalan digiring oleh ayah mertuanya.

Dara terlihat sedikit gugup, namun kegugupan itu tidak bisa menyembunyikan kecantikannya. Dalam balutan gaun slim fit berwarna gading dengan model kerah sabrina, membuatnya terlihat sangat elegan. Terutama dari kaum lelaki yang terus berdecak kagum. Beberapa orang dari mereka bahkan tak segan menunjukkan ekspresi sedih, layaknya orang patah hati.

Berkali-kali Dara menarik nafasnya, merasakan keringat dingin mulai membasahi telapak tangannya yang memegang bucket. Namun, dia harus tersenyum. Karena saat ini semua camera mengarah padanya.

Dan saat itulah, jantung Jiyong berdetak seribu kali lebih cepat. Ketika dirinya menatap Dara semakin dekat, bak bidadari surga.

Jiyong gemetaran, tak kuasa memindahkan matanya dari Dara. Gadis itu, masih saja gugup. Lebih parah dari sebelumnya!

Dan kini mereka saling berhadapan, memandangi satu sama lain, dan mengagumi satu sama lain.

Astaga.
Ini mimpi bukan?
Dia menikah dengan Kwon Jiyong?

Demi Tuhan!
Dia tidak pernah menyangka itu.
Tak pernah menyangka akan secepat ini.
Ini begitu cepat!

Rasanya baru kemarin mereka bertemu dan dalam beberapa menit kedepan, mereka sudah sah menjadi suami istri.

Oh God!

"Kau sangat cantik, Sayang."

"Jiyong, apakah ini nyata?"

Jiyong hanya membalas pertanyaan itu dengan sebuah senyuman karena baginya ini pun terasa seperti mimpi. Selangkah lagi dia akan melepas status lajangnya.

Hm, berapa banyak perempuan yang patah hati sekarang?

"Saya, Kwon Jiyong menerima engkau Sandara Park sebagai istri satu-satunya dan sah di mata Tuhan. Saya berjanji akan selalu mengasihimu, baik dalam keadaam suka maupun duka, kaya maupun miskin, sehat maupun sakit, sampai maut memisahkan kita. Saya berjanji bahwa segala milikku adalah milikmu juga."

"Saya, Sandara Park menerima engkau Kwon Jiyong sebagai suami satu-satunya dan sah di mata Tuhan. Saya berjanji akan selalu mengasihimu, baik dalam keadaam suka maupun duka, kaya maupun miskin, sehat maupun sakit, sampai maut memisahkan kita. Saya berjanji bahwa segala milikku adalah milikmu juga."

OBSESSION (DARAGON) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang