Jiyong terbangun di pagi hari dan tidak mendapati Dara di sisinya. Dengan mata yang setengah terbuka, pria itu mencoba menyapu pandangannya ke seluruh sudut kamar. Dan saat mengerjap, Jiyong menemukan pakaian kerjanya sudah tergeletak rapi di atas kasur. Dirinya tersenyum, oh Dara sudah tau saja tugas sebagai seorang istri.
Pria itu pun bangun sambil mengusap matanya, menuju kamar mandi. Namun, pikirannya kembali teringat pada pesan mantan kekasihnya, Kiko Mizuhara.
Aku hamil.
Pesan itu sukses mengganggu acara bulan madu Jiyong dan Dara. Pikiran dan hati pria itu tak tenang selama berada di pulau. Dia ingin segera kembali ke Seoul untuk meluruskan masalah ini.
Dibawah guyuran air Jiyong menempelkan dahinya ke dinding, merasakan butiran air yang menghantam tubuhnya.
Aku hamil.
Sialan!
Jiyong pun tertawa lucu. Mencoba menipunya? Dia tak pernah absen memakai kondom saat berhubungan seks dengan wanita itu. Karena apa? Wanita itu sendiri yang tak ingin hamil karena kariernya sebagai model sedang berada di puncak saat itu.
Jadi, Jiyong pun langsung menghapus pesan itu dan mengabaikannya.
Di dapur, Dara tampak sibuk menyiapkan sarapan. Dia terlihat sangat ceria pagi itu.
Yah, pagi pertama melayani suaminya. Astaga, jika dia ingat tentang semua ini, pipinya langsung memerah bak tomat masak.
Kwon Jiyong adalah suaminya.
Suaminya!
Dara terkikik sendiri sambil membalikkan omelet dari penggorengan.
"Ehm."
Dara berbalik untuk melihat siapa gerangan yang sudah mengejutkannya. Dia pikir suaminya ternyata malah Seungri. Pria itu selalu saja tampil rapi dengan setelan kerjanya. Kapan dia bisa santai?
"Morning Seungri." Sapa Dara ramah sambil kembali menyibukkan dirinya di penggorengan.
"Tak perlu sok ramah, Nona. Tampilan malaikat tak cocok untuk seekor ular berbisa."
"Begitukah? Hanya tersenyum begini kau menyebutku malaikat? Memang aku terlihat seperti malaikat ya?"
Seungri pun berdeham, mencoba membersihkan kerongkongannya. Dara hanya bisa menahan tawanya sebelum dirinya kembali menghadap kompor.
"Masak apa itu? Baunya aneh sekali."
"Ini bukan untukmu, Seungri."
"Aku tau. Aku tidak akan makan apapun yang dimasak dari tanganmu, Nona. Aku tak ingin bos ku mual dan muntah di hari pertamanya bekerja setelah menikah. Itu hanya akan menambah pekerjaanku."
Dara memutar mata sambil mengangkat omelet dari penggorengan, meletakkannya di sebuah piring dan menghidangkannya di atas meja. Kemudian dia membuat susu hangat.
"Tuan Jiyong tak suka susu."
"Lalu?"
"Jangan berusaha terlalu keras. Kau bahkan tak mengenal suamimu sama sekali. Dia tak suka susu." Kata-kata terakhir Seungri ditekankan dengan nada sinis.
"Aku sedang berusaha mengenalnya dan menjadi istri yang baik. Memang itu salah?"
Seungri masih pada ekspresi wajah tenang nan dingin, sarat akan kebencian. Lalu dia tertawa dan mengejek.
"Istri yang baik huh?"
"Ya, memang aku ingin menjadi istri yang baik."
"Aku meragukan itu. Kau terlihat seperti wanita yang tidak setia. Aku takut Tuan Jiyong akan mengalami nasib yang sama seperti Kim Soo Hyun."
KAMU SEDANG MEMBACA
OBSESSION (DARAGON)
RomansaWARNING 21+ DIBAWAH UMUR HARAP MENJAUH YA!! BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM VOTE & MEMBACA DEMI KENYAMANAN KITA BERSAMA! Kwon Jiyong, pewaris tunggal salah satu perusahaan maskapai penerbangan terbesar di Asia itu ditugaskan oleh ayahnya untuk memimpin ca...
