Putra Mahkota Padjajaran BAB 8.

412 40 10
                                    

Keputusan sudah di buat
Keempat putra Siliwangi
Di perintahkan membantu
Persawahan warga yang
Sedang di serang ribuan
Ular.

BALAIRUNG ISTANA.

Prabu Siliwangi" ayahanda
Memanggil kalian ,karena
Ayahanda akan memberi
Kalian tugas , pergi lah
Ke perkampungan warga dan
Bantu para warga yang ,
Ladang mereka di serang
Ribuan ular kiriman Dewi
Ular dan rompang , ayahanda
Percaya kalian mampu,
Putra putra ku, dan untuk
Kian Santang kau tidak
Ayahanda turunkan kesana
Untuk masalah ini percaya
Kan semuanya pada saudara
Mu" ucap prabu Siliwangi
Tegas.

Kian Santang hanya bisa
Menurut, ayahanda nya
Memang sangat tegas jika itu
Menyangkut keselamatan
Dirinya.

Kian Santang" ananda,
Mengerti ayahanda" ucap
Raden kian Santang.

Abikara menghampiri sang
Rayi dan menenangkan diri
Nya, Abikara tau isi hati
Saudara kembar nya ini.

Abikara" Rayi kau tenang
Saja , Raka dan yang lainnya
Pasti akan baik baik saja,
Ingat ada raka layang
Kusuma yang akan ,
Melindungi kami Rayi" ucap
Raden Abikara.

Yang di angguki oleh Rayi
Nya sungguh kian Santang
Merasa berat harus ,
Membiarkan saudaranya
Berada dalam bahaya.

Kian Santang" iya Raka ,Rayi
Berhati hatilah, " ucap Raden
Kian Santang.

Siang itu juga keempat putra
Prabu Siliwangi pergi
Sedangkan sang Raden
Kembali ke wisma nya saat
Diri nya tiba di Wismanya.

Kian Santang.
"Prajurit, apa yang sedang
Kalian lakukan di wisma ku"
Tanya Raden kian Santang.

Prajurit : mohon Ampun,
Gusti Raden , Gusti prabu
Memerintahkan kami
Untuk menjaga wisma Gusti
Raden.

Kian Santang.
"Menjaga wisma ku,
Hufff , baiklah aku akan
Istirahat di dalam jangan
Biarkan emban atau siapa
Pun masuk kedalam kecuali
Itu ,ibunda,yunda, atau rayiku
Kalian paham paman prajurit
"Ucap Raden kian Santang
Dengan tegas.

Prajurit : sendika Gusti Raden.

Skip.

Sekarang Raden kian
Santang sedang istirahat
Di Wismanya namun
Entah kenapa perasaan nya
Tidak tenang dirinya selalu
Terbayang dengan Raka juga
Rayi nya.

Kian Santang.
"Kenapa perasaanku
Sangat tidak tenang,Raka
Rayi apa kalian baik baik
Saja di sana, ya Allah
Lindungi lah Raka serta
Rayiku " ujar Raden kian
Santang.

Perasaan kian Santang
Semakin tidak tenang hingga
Akhirnya ia memutuskan
Untuk membela raga ,
Dan menyuruh raga kedua
Nya untuk memantau
Kedua saudaranya.

Kian Santang.
"Gagak lumayung,
Pergilah kau ke perkam,
Pungan warga dan awasi
Ketiga Raka ,Rayi ku ingat
Jangan bertindak sebelum
Mereka dalam bahaya" ucap
Raden kian Santang.

Setelah gagak lumayung
Pergi , kian Santang
Memutuskan untuk
Bersemedi .

Skip - perkampungan warga.

Raden Gagak ngampar.
"Raka,Rayi , banyak sekali
Ular ular kiriman di ladang
Warga ini, kedua wanita
Iblis itu benar benar,
Keterlaluan" ucap Raden
Gagak ngampar.

Tiba tiba saja cahaya merah
Menyerang gagak ngampar
Namun dengan sigab gagak
Ngampar menghindari
Serangan tersebut.

Gagak ngampar.
"Jagad dewaBatara,bedebah
Hei tunjukkan dirimu jangan
Bisa nya hanya bersembunyi
"Ucap Raden gagak ngampar.

Layang Kusuma.
"Sabarlah Rayi, kita lihat
Siapa yang dengan
Pengecutnya menyerang dari
Belakang"ucap raden layang
Kusuma.

Abikara"Raka, Tampaknya
Orang yang menyerang
Kita,memang mencari mati
Dengan kita" ucap Raden
Abikara.

Putra Mahkota Padjajaran.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang