POV ashel
Hari ini,tepat dua tahun setelah kejadian dimalam adel memutuskan hubungan denganku setelah hampir tiga tahun berpacaran.Jujur saja sampai saat ini aku masih sangat sering merindukan hadir nya,hadir dari seorang adel yang selalu ada untukku.
Menyesal,Itulah yang aku rasakan selama dua tahun belakangan ini.Bagaimana bisa aku melepas seseorang yang tulus denganku hanya untuk masalalu ku.Ya,saat kejadian malam itu aku terbuai oleh perkataan manis seorang Azizi,yang membuat hubunganku dan Adel kandas.
Aku mendengar jika setelah kejadian itu adel pindah ke Bandung untuk melanjutkan kuliahnya disana.
Saat ini aku sedang berada di taman kota,dinginnya malam tak membuatku ingin pulang.Aku selalu kemari jika merindukan sosok Adel,yang berarti aku kemari hampir tiap malam,karena aku selalu merindukan Adel.
Melamun sambil membayangkan kenangan ku dulu bersama Adel.Indah,ingin rasanya aku mengulang kembali masa itu,masa dimana Adel akan selalu mengajakku jalan jalan malam,masa dimana Adel selalu memberiku kenyamanan,intinya aku rindu Adel.
"Ashel" panggil seseorang yang suaranya tak asing.Aku reflek menoleh kebelakang dan...........
"ADELLL" ITU ADELL! aku dengan reflek langsung memeluknya dengan sangat erat, melepaskan semua rindu yang selama ini ku tahan,aku menangis saking senangnya aku bertemu kembali dengan Adel.
"Hei,kenapa nangis shel" ucap Adel
"Ak-aku kangen banget sama kamu" ucapku sambil sesenggukan karna menangis
"Iya aku juga kangen" balasnya
"Maaf soal kejadian malam itu,maaf udah bikin kamu kecewa,maaf aku belum bisa bikin kamu bahagia,ma-" belum sempat aku menyelesaikan ucapanku Adel langsung memotong
"Stttt.. gausah minta maaf,aku udah lupain semuanya,aku memang kecewa sama kamu,tapi aku gapernah sedikitpun benci kamu shel,dan untuk bahagia,sama kamu adalah fase paling membahagiakan shel"
"Del....aku mohon kasih aku kesempatan satu kali lagi Del" ucap ashel
"Maaf shel,aku udah maafin kamu,tapi untuk kembali lagi,maaf aku gabisa,aku gamau baca buku yang sama untuk kedua kalinya, belajar lepas aku ya? aku yakin kamu bakal dapet yang lebih baik dari aku" ucap Adel
Aku hanya bisa menangis mendengar itu,aku tidak akan memaksa,karena memang selesainya hubunganku dan Adel adalah kesalahan ku sendiri.
"Maaf dan makasih Del..,makasih udah pernah jadi bagian dari hidupku" ucap ku
"Sama sama dan terimakasih kembali Ashel.Sampai jumpa di titik terbaik menurut takdir ya."
End
Vote donk kk,maaf jikalau banyak typo
