"DEVIII" panggil Afan lelaki itu lari menghampiri Devi yang tengah jalan sendirian.
Devi tak menghiraukan laki laki yang berlati mengejarnya. Palingan cuma omong kosong yang ingin diucapkannya.
"Devii, oii" Afan dengan tiba tiba menggandeng tangan Devi
"Apa fan?" Kali ini dia benar benar muak dengan afan
"Gue cinta lo" sesuai dugaan devi afan hanya berbicara omong kosong.
Baru kali ini Afan mendapati seorang perempuan yang menghiraukannya, bisanya yang lain terkejut atau bahkan teriak teriak gajelas.
"Truss?"
"Ya gue pengen lo jadi pacar gue" ucapnya terus menggandeng tangan gadis yang keras dengan pendiriannya.
"Gue ga mau"
"Ayolahhh, gue ngasih lo es krim mau"
"Enggak"
"Kenapa sihh, lo ga mau sama gue?"
Devi merotasikan matanya malas "gue baakal mau sama lo kalau lo berubah dan ga suka mainin perasaan cewek"
Afan terdiam "oke gue bakal berubah" ucapnya mantap.
"Dan satu lagi, kalau lo bisa bikin gue jatuh cinta sama lo" bisiknya
{🦋🦋🦋🦋}
"Mala, Afan pernah sejatuh cinta itu sama cewe?" Gadis itu dan Mala sedang berada di roftop mereka sedang menunggu Alifa dan Violetta.
"Pernah..." jeda mala
"Sama Lisa, dia satu satunya yang bikin Afan suka duluan sama Lisa. Afan itu typikel cowo kalau dia ga suka duluan dia ga bakal serius sama satu cewe itu. Afan memang nerima mereka, tapi dia ga serius" jelas mala
Mala dan Afan sepupuan, oleh karenanya mereka dekat.
"Kenapa lo nanya begituan dev??"
"Gue kasih tau lo ya, afan itu ngejar ngejar gue, contohnya tadi pas baru masuk dia ngejar gue walaupun ga gue respon, dia bahkan bilang dia suka sama gue"
"Itu tandanya dia udah suka sama lo dev" Mala meletakkan sejumput rambutnya dibalik telinganya, akibat angin yang meniup rambut mereka.
"Padahal tadi ada satu cewe emm namanya... oh ya Jasmin dia suka afan dan bahkan dia ngejar ngejar Afan"
"Jasmin??"
Devi mengangguk dan mala pun menjawabnya "lo harus hati hati sama dia, dia itu bakal ngebuat siapa saja yang afan cintai terluka" jelas mala dengan tatapan khawatir pada Devi.
"Oke gue bakal jaga diri gue dengan baik. Makasih informasinya mal" Devi memegang pundak mala dan tersenyum.
"MALDEVV!!!" Suara pekikan Devi terdengar di telinga mereka berdua, sontak Mala dan Devi menutup telinganya.
"Anjing lo Vio, baru datang juga udah mekik" umpat Mala melihat kedatangan Vio yang disertai dengan cengirannya.
"Heheh gaoaoa lahmekik itu bisa membuat kita bahagia 2 kali lipat" ucapnya mengarang
"Alipeh mana??"
"Ohh itu anak lagi baku hantam sama Adryan, mereka memang gitu suka adu bacot kalau ketemu"
"Emangnya Adryan buat salah apa" Devi mendudukkan bokongnya di kursi yang berada disana.
"Dia numpahin minuman lipeh"
"Anjirr" ucap mereka berdua
~🤍~
Byurrr
Seseorang dari luar kamar mandi telah menumpahkan air ke tubuh Devi yang baru saja selesai mencuci mukaanya yang terasa mengantuk.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mereka DeFan (End)
أدب المراهقينAfan, cowok playboy cap sendal jepit. Dimana mana pasti ia mempunyai cewek. Seperti yang ia bilang dia ingin mengoleksi cewe agar tidak bosan. Dari semua cewe yang dia pacari ada satu yang menarik perhatiannya yaitu lisa dan pada akhirnya dia pun pu...
