♡ H A P P Y R E A D I N G ♡
Hari khusus, yah KHUSUS bagi seluruh siswa, dimana pada hari ini sebagian besar siswa merasakan gugup dan deg degan. Sama aja sih..
Namun, sebagian ada yang bomat alias bodo amat.
"Bundaa, kira kira adek dapat juara ga ya??" Pikir gadis itu menatap langit langit lorong kelasnya.
"Doain aja dek, siapa tau dapat juara, begitu dengan kamu Rakha." Ucap Leni mengelus kepala gadis itu.
"Amiinn" balas Devi dan Rakha bersama.
"Nih ya Dev, kalau lo itu juara 3 ataupun lebih, lo gue beliin ice cream trus gue ajak lo ngemall. Kalau dapat yah" janji Rakha.
Devi menatap laki laki itu "betulan lo??" Tanya Devi sekali lagi.
Rakha berdehem tanda iya. "Oke, gue buktiin kalau gue itu bisa juara. Lo liat aja ntar pasti gue juara" bangga Devi penuh semangat.
Leni terkekeh menatap kedua anaknya itu. "Kalian ini yah, ada ada aja"
Memang sebenarnya Devi itu pintar. Lihat saja dia dulu semasa SMA di NAGATA HIGH SCHOOL, gadis itu meraih peringkat 3 dari banyaknya siswa disana.
Sepertinya Rakha salah mengajak lawan, sudah pasti gadis itu juara kelas. Tapi siapa tau takdir tuhan??
🦋🦋🦋
seperti janjinya Rakha, laki laki itu membelikan dan membawanya untuk ngemall dan membeli ice cream kesukaannya.
"Gue bilang sama Afan aja kali, nanti dia nyariin lagi." Ucap Devi. Dia membuka handphonenya.
Dan mengetikkan sesuatu disana.
apaan🤍
sayaangg, aku pergi ngemall sama bang Rakha yaahh
dadaaa🤍
okee sayangg🤍
hati hati yahh
iyaa
okeee
Devi mematikan handphonenya itu. Dia kembali menatap jalanan.
"Lama lagi yah?" Keluh Devi menatap jalanan yang ramai dengan kendaraan
"Ribet lu dek, ntar lagi juga sampai" ucap Rakha yang asik menatapi jalanan didepannya.
Tak lama, mereka pun sampai disalah satu mall didekat sana. Rakha menuju parkiran, dia memarkirkan mobik itu diantara mobil yang lain.
Devi keluar duluan dari dalam mobil itu. Dia menatap luasnya area parkiran mall itu.
Rakha menggandeng tangan gadis itu dan membawanya kedalam. "Ngapain lu gandeng gandeng gue?" Tanya Devi menatap Rakha.
Laki laki itu menjentik hidung Devi. "Kebiasaan main lu - lu, jangan gitu lagi atau gue smack down lo?"
Devi menyengir lucu "abang aja ngomongnya pake lo gue, masa gue ga boleh?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Mereka DeFan (End)
Teen Fiction(FOLLOW SEBELUM MEMBACA) Afan, cowok playboy cap sendal jepit. Dimana mana pasti ia mempunyai cewek. Seperti yang ia bilang dia ingin mengoleksi cewe agar tidak bosan. Dari semua cewe yang dia pacari ada satu yang menarik perhatiannya yaitu lisa dan...
