Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Gadis itu sudah semalaman tidak tidur, karena?? Yaaa rasa sakit yang membelit perutnya. Dan hal ini memicunya todak datang kesekolah.
Sebenarnya, dia sudah mandi dan mengenakan pakaian sekolah, tetapi sakit yang ia rasa begitu kuat.
"Ekhe ekheeee" isaknya
Leni masuk kedalam kamar dan membawakannya segelas air hangat. "Nih, dek minum duluu"ucap Leni dan air itu, langsung diteguk olehnya.
"Bunda, adek mau sekolah ajaa, ga mau dirumah" rengeknya.
"Gabisa gini sayang, dari pada kamu disekolah ngereok bagus disini aja."
"Iya lah bun, aku mau kekamar mandi bentar ya, ganti ini baju"
"Iyya lah, bunda juga mau masak. Nanti kamu makan ya"
"Ya bun"
Devi mengambil baju kaos oblong miliknya dan dipadukan dengan celana pendeknya.
Dia menyandakan dirinya dipembatas kasur dan mengabari Afan, tapi sebelum itu, Afan sudah masuk kedalam kamarnya.
Jangan pada heran, kan memang biasanya Afan yang jemput Devi.
"Sayaangg" sapanya
Afan heran melihat pakaian yang dikenakan gadis itu "kamu ga sekolah??"
Devi menggeleng sambil terus terusan memegangi perutnya.
"Utuuu sakit yaa??" Afan duduk ditepi kasur gadis itu. Dan dengan segera gadis itu memeluk Afan.
"Ekheee.. saakiitt bangeett"
Afan mengelus punggung Devi pelan "Kuatt yahh, atau perlu aku temanin disini??" Tanya Afan.
Gadis itu menggeleng didalam sana. "Gausah, kamu sekolah aja. Nanti izinin aku yah"
"Iyaaa, pasti ituu" ucap Afan, dia beralih mencium puncak kepala gadis itu.
"Dah, kamu sekolah aja, udah lumayan hilangg" ujarnya dengan tersenyum.
"Lah, kok bisa gitu??"
"Mungkin karena dekat sama kamuu" ucapnya malu.
Afan terkekeh mendengar penuturan dari Devi "nanti pulang sekolah aku kesini lagi yaa, tunggu aku datang"
"Oteeee siaapp"
"Kissbye??" Tanya gadis itu
"Yaampuuunn" Afan langsung menyambar pipi kanan, kiri, hidung, kening dan bibirnya penuh dengan kecupan darinya.
Gadis itu tersenyum puas "makasiii"
Afan tersenyum "yaa, aku pergi ya ciill, jan lupa chatingg Apan ya"
"Siapp, dada sayang hati hatii, jangan ganjen sama cewek laiinn!!" Tegasnya
"Iya iyaaa ga lah" Afan mengacak rambut gadis itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mereka DeFan (End)
Novela JuvenilAfan, cowok playboy cap sendal jepit. Dimana mana pasti ia mempunyai cewek. Seperti yang ia bilang dia ingin mengoleksi cewe agar tidak bosan. Dari semua cewe yang dia pacari ada satu yang menarik perhatiannya yaitu lisa dan pada akhirnya dia pun pu...
