28 - DED, Berkunjung

2.5K 250 0
                                        

Jangan lupa vote and comment😉

♡ H A P P Y R E A D I N G ♡

Pagi ini, sesuai kata Afan. Laki laki itu datang kerumah Devi dengan membawa sepedanya.

Kring kring

Lonceng sepeda itu dia bunyikan. Afan membawa sepedanya masuk. Laki laki itu mengetuk pintu.

Pintu itu terbuka dan menampakkan sosok Devi yang telah siap dengan kaos prees body dan celana jogingnya.

"Udah, ayo pergii" ucap gadis itu melangkah keluar pintu. Namun, Afan menahannya  agar kembaki berhenti.

"Ganti baju kamu" titah Afan

"Yah kenapa?? Ini kan bagus buat sepedahan" ujar gadis itu menundukkan pandangannya menatap pakaian yang ia kenakan.

"Ganti, atau ga jadi?" Tekan Afan.

Devi mengerucutkan bibirnya gemas "iyadeh, posesif amat" cibirnya, devi masuk lagi kedalam dan mengganti pakaiannya.

Kali ini dia keluar dengan baju kaos lengan panjang dan celana yang tadi.

"Nah gini kan enak dipandang. Nanti banyak mata jelalatan ngeliatin kamu" Afan merangkul pinggang gadis itu dan membawanya kesepeda yang terparkir disana.

"Iya dehh" pasrah Devi. Dia menaiki sepeda itu, mereka pun pergi dari sana.

Sesampainya mereka di komplek perumahan Eby. Devi melihat bahwa Eby dan Vio sedang bermain sepeda bareng tapu mereka berbeda sepeda.

" Apann, lihat deh. Ada eby sama vio disana"  ujar Devi menunjuk kearah Eby dan vio yang tengah bersepeda.

"Hoii. Join dungg" Ucap Afan mengeraskan suaranya supaya Eby dan Vio dapat mendengarnya.

Eby dan Vio pun menoleh "yang tunangan ga diajak" cicit Vio

"Yee, jahat lo ya vi. Oh ya guys nanti malam kita ketemuan yah di danau komplek rumah gue. Katanya ada acara camping disana nanti malam" Devi merapikan rambutnya yang terbang terkena angin.

Eby dan Vio mengangguk cepat "boleh tuh, yakan by, sekalian kita triple date" ajak Vio

"Iyaa" balas Eby

Mereka menghabiskan waktu hingga jam setengah sepuluh. Setelah itu mereka kembali pulang.

🦋🦋🦋

Devi dan Afan sampai kerumahnya. Tapi, tunggu.. tapi tunggu dulu,

jangan terburu buru..
sebelum bertemu..
kita beli jamu duluu, asiikk

Rumah gadis itu terlihat ramai, entah apa yang terjadi disana.

"Dev, rumah kamu ramai. Tapi banyakan motor sport hitam" ujar Afan yang melihat hal itu dari luar gerbang tinggi rumah devi.

"Iya fan, ada apa ya? Tunggu dulu" tapi tunggu dulu, ah udahlah... Devi menyipitkan matanya melihat stiker yang ada dimotor itu.

"DED?" Gumamnya tak percaya.

"DED?? Geng motor kamu dulu??" tanya Afan. Laki laki itu turun dari sepeda begitupun Devi.

"Iyaa!! AAA DEMI APA??!! AKU KANGENN MEREKAAA! Fan ayo masuk yokk" girang Devi dia membantu Afan menuntun sepeda yang mereka kendarai.

Mereka DeFan (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang