(FOLLOW SEBELUM MEMBACA)
Afan, cowok playboy cap sendal jepit. Dimana mana pasti ia mempunyai cewek. Seperti yang ia bilang dia ingin mengoleksi cewe agar tidak bosan. Dari semua cewe yang dia pacari ada satu yang menarik perhatiannya yaitu lisa dan...
Afan tak percaya dia tersenyum "masa mi?? Demi apa?? Kalau itu sih Afan mau mau aja" ucapnya
"Iyya, tapi ini masih rahasia kami dulu sama papi kamu"
'Bejiirrr, dijodohin ga tuhh, senang banget gue' batin Afan tersenyum sumeringah.
Tak lama Devi masuk kedalam kamar dengan Aca digendongannya. Mereka semua langsung menatap gadis itu.
"Mii Acanya nangis tadi, makanya Devi lama" gadis itu menggendong Aca dan duduk ditepi kasur Afan.
"Oalahh, kok mami ga dengar yaa. Makasih lah Dev, sini biar sama mami" Cyntia mengambil Aca dari tangan Devi perlahan.
🤍⭐️🤍⭐️🤍
"Hai hai guyss, mai datangg. Nih gue bawain pizza buat kalian" Jasmine sedang menongkrong dengan kedua sahabatnya yaitu kim dan alifa.
Gadis dengan kepangan dua dikepalanya membuka satu kotak pizza yang dibawakan oleh jasmine. "Tumben tumben lo mai, bawain kita ini" Alifa mengambil satu potong dan memakannya.
"Gue mau lo pada bantuin gue ngerjain Devi, gue gedek ngeliat dia tambah dekat dengan Afan" ucap Jasmine.
"Gilak lo?? Devi itu ketua geng DED lo tau ga??" Ujar kim yang sudah tak mau mendengar kata kata jasmine untuk mengerjai Devi.
"Demi apa lo?? Gue kok ga tau?" Mereka berdua yang mendengarpun terkejut.
"Iya, lo ga tau ya?? Gue denger sendiri pas Devi ngomong gitu ke Afan. Makanya gue ga mau berurusan sama dia. Dia itu kalau udah marah, kelewatan loh. Kalian mau dibuat mati sama dia? Gaa kan" jelas Kim yang kemudian menyeruput minuman jeruk didepannya.