#Enjoy The Story#
Suasana di sekolah SMU JAYA BIRANA terlihat ramai sebab pengumuman dadakan yang baru saja di umumkan oleh ketua OSIS di pengeras suara, Kira-kira beginilah isi pengumuman tersebut.
"Assalamu'alaikum teman-teman, saya selaku ketua OSIS ingin menyampaikan sesuatu kepada teman-teman sekalian,,
Pada hari senin tanggal 12 desember 2023 sekolah kita akan mengadakan open recruitment bakal calon ketua OSIS masa bakti 2023/2024 , setiap kelas wajib mengajukan 1 kandidat ya teman-teman,, Are you ready!?! Formulir pendaftaran bisa kalian ambil di aula yaaaa,sekian terimakasih "
"Tar kata gue lo harus daftar sih, secara kan lo itu anak kesayangan guru nih, udah gitu lo juga anggota OSIS pula, pasti lo bakalan di paksa jadi kandidat meskipun lo nggak ingin"
David menepuk pundak Tara yang nampak melamun tanpa sekalipun mengedipkan mata.
"Woy! Gue dari tadi ngomong nggak lo dengerin, mikirin apa sih lo? "
Tata berdecak kesal lalu tanpa menghiraukan David dia berjalan malas meninggalkan kelas.
"woy! Mau kemana lo! "
Saat David hendak mengikuti Tara matanya memicing tajam menatap David, nampak tidak setuju dengan tindakan temannya itu yang pastinya akan mengintilinya bak anak kucing tersesat.
"Ih anjir ! Temen biadap lo Tar! "
Tara tidak menghiraukan David, kalau diladenin kayaknya drama David bisa dibikin jadi satu series deh.
Kayaknya dunia nggak ngasih kesempatan buat Tara hidup tenang, sudah dia duga kalo seorang Arjun Sagara si donatur SMU JAYA BIRANA tidak akan pernah ketinggalan update terkini sekolah bergengsi tersebut, iya Tara mendapatkan pesan dari ayahnya agar dia ikut mendaftarkan diri menjadi kandidat calon ketua OSIS lalu apa yang bisa Tara lakukan selain menjawab iya, padahal dia ingin sekali menjalani kehidupan sekolahan sesuai keinginannya.
Tara berdiri di depan mading sekolahnya pandangannya menatap kosong lurus ke arah poster pemberitahuan even pemilihan ketua OSIS tersebut, dirinya sedikit mengernyit saat tiba-tiba saja ada seseorang yang merangkul pundaknya, ahh ternyata ini kembarannya yang pandangannya sama sama menatap mading sekolah sambil tersenyum manis.
"Oy tar sampai ketemu di aula sekolah, kita bersaing secara sehat ya"
Tara seketika mengernyit tidak mengerti, apa maksud dari perkataan Bian?
"Gue juga mau daftar jadi kandidat ketua OSIS"
Tara hanya terperangah tak percaya mendengar ucapan Bian, manusia di depannya ini sepertinya benar-benar sudah gila.
"Ngapain? "
"Ngapain? Ya mau aja, kan keren seorang Biantara Marva bisa jadi ketua OSIS kek bakal keren banget nggak sihhhh"
Tara hanya memandang malas Bian, ini yang bikin Tara kesal sama Bian, kenapa Bian selalu bertindak tanpa berfikir terlebih dahulu?
"Gue bilang jangan berulah Bian. "
"Gue ga berlulah sih, cuma mau daftar jadi ketua OSIS aja, masa itu namanya berulah"
Tara menghela nafas lelah, kenapa sih hidupnya di penuhi dengan kelelahan? Atau dia aja yang suka mengeluh ya?.
"Gue capek males debat jadi sebelum gue usir pake cara gue mending lo pergi."
Bian tidak menghiraukan ucapan kembarannya, dia malah menatap Tara malas, padahal tujuan Bian baik lo, tapi sudah di curigai saja ih.
"KEMBAR!!??"
suara pekikan seseorang dari belakang si kembar mencuri perhatian keduanya yang semula sangat canggung.
"Cupu? "
Kata Bian lirih yang membuat Tara ikut mengernyit tak paham, gadis yang memekik tadi seketika berbalik lalu melarikan diri secepat mungkin.
"MOREA MAU KEMANA!? "
Tanya gadis lainnya yang tadi berjalan bersama Si gadis cupu yang tidak lain dan tidak bukan adalah Morea.
"Bro gue duluan ya! Ada urusan! "
Tara semakin dibuat bingung saat tiba-tiba saja kembarannya berlari mengikut si gadis, lalu dia mulai mengedikkan bahu santai dan kembali menatap kosong mading sekolah.
KAMU SEDANG MEMBACA
BIANTARA
Teen FictionSebuah insiden besar membuat keluarga yang untuh itu menjadi terpecah belah, kehilangan seorang perempuan cantik yang sering mereka panggil bunda membuat badai besar menyelimuti kehangatan rumah besar tersebut, menutupnya hingga dilanda kedinginan y...
