Sorry for typo and slow up.
But, hapoy reading 🐬
-------------------
Gelap, hitam, dan hampa, gambaran bagi para member yang tengah melaksanakan pemakaman bagi seorang humoris mereka itu. Tak ada lagi logat inggris yang keluar, bahkan sedikit lawakan receh darinya sekalipun. Rasanya mereka di tusuk banyak sekali panah akibat kepergian Johnny.
''Hyung ... kenapa kau pergi dulu, nanti tidak ada yang menemaniku, walau aku takut denganmu tapi aku selalu ingin di dekatmu. Maaf karena aku belum sempat mengenalkanmu pada gadis pohonku.'' sedih Jisung menghapus ingusnya.
Begitupula member lainnya yang hanya dapat keluarkan isak tangis.
Jika berkata, apa yang akan dikatakan oleh mereka? Jawabannya, tidak ada. Hendak berkata apa jika saat ini saja lidah mereka sudah merasa kelu. Jadi mereka hanya bisa menangis saja.
Kemudian Haechan, entah pergi kemana anak itu. Semenjak kabar kematian Johnny di umumkan anak itu kembali hilang tanpa kabar.
Drrrrtt.. ''Duh siapa sih, bunyi mulu dari tadi?!'' Salah seorang dari balik pohon yang sedari tadi mengamati pemakaman nampak kesal. Lantas pemuda itupun pergi mengangkat telefon.
??? POV
''Yeobuseo?''
''Hey, apa kau tengah bersedih atas kepergiannya?'' tanya orang di sebrang sambungan telefon.
''Kenapa kau menggangguku di saat seperti ini?!'' gerutu ku sambil mencebik pada orang yang menelfon.
''Eoh? Kau marah padaku?'' dari sebrang orang itu membalas dengan sarkas. Lantas, aku mendecih tidak suka.
"Cepat katakan tujuanmu!'' suruh-ku pada orang di sebrang sambungan.
'''Anak' itu telah kabur, kami tidak tahu kemana arah anak itu pergi. Tapi yang terpasti akan ada efek samping yang memengaruhi tubuh anak tersebut dikarenakan pill yang di buat berdosis tinggi baginya.'' lapor orang di sebrang membuat diriku menatap datar.
" Lalu? Apa yang perlu aku lakukan?'' tanyaku dengan raut sok polos. Astaga, ingin sekali orang di sebrang sambungan menoyor kepala pemuda ini, bikin gemas saja.
''Kau cari lah, bodoh!'' mendengar suara berat itu sontak aku terkekeh.
"Baik-baik, sudah dulu ya? Aku takut jika member lain menyadari bahwa aku sedang tidak bersama mereka.
Tidak terdengar balasan dari sebrang seteelah aku mengucapkan kata-kata penutup tadi. Alhasil aku menengok pada benda pipih yang baru saja ku gunakan untuk mengangkat telfon dari orang penting tadi.
??? POV END
.
'
.
'
''Hyung tunggu aku!''
''Eoh? Haechan?''
Mendegar panggilan itu, semua member menoleh pada oknum pemilik nama fullsun itu dengan heran.
Kenapa dia baru datang?
Apa dia mengelak dari pemakaman tadi?
Pasti dia sangat sedih.
Masih banyak batin para member akan Haechan. Sementara oknum itu sendiri masih menekuk tubuhnya guna mencari nafas segar yang bisa ia hirup. Tangannya melayang-layang di samping seperti memberikan kode.
Satu-satunya orang yang mengerti kode itu adalah Doyoung. Segera ia memberikan sebua barang pegangannya pada Jungwoo yang kebetulan ada di sebelahnya. Jungwoo yang berada dalam posisi tidak siap, akhirnya sedikit lunglai. Bahkan Jungwoo juga mulai menggerutu pada Doyoung dengan kesal.
KAMU SEDANG MEMBACA
Zhong Baby x All NCT
Fanfic''hiks..hiks..tubuh yeye kenyapa jadi kecill..hiks'' tangis seorang anak yang di timang oleh lelaki gagah. Penasaran Ayo masuk : Happy Reading..🥰
