Hilang.

366 26 7
                                        

Sorry for typo.
Happy Reading.

____________________🐬____________________

Damai, merupakan kata yang tepat bagi para member dream, kecuali Haechan dan Mark. Sebelum pada akhirnya, kedamaian tersebut berubah menjadi keputus asa-an.

Tadinya, mereka ingin bermain sebuah permainan bagi para orang dewasa. Entahlah apa nama permainan yang mereka buat. Namun, seusai mendengar suara tangisan dari kamar Chenle akibat seruan Renjun yang menang dalam permainan, permainan tersebut di batalkan dan para member bergegas untuk Perih menghampiri si kecil.

Ternyata si kecil bukannya terganggu oleh suara yang dihasilkan oleh Renjun, melainkan karena dirinya tengah mengompol.

Sangat jarang Chenle mengompol, jadi maklum saja bila anak itu menangis. Para member Dream pun hanya bisa menghela nafas pasrah terhadap tingkah laku Chenle tersebut.

Seperti saat ini, Jisung tengah sibuk memangku serta menenangkan Chenle yang tidak berhenti menangis akibat tragedi tadi pagi.

Renjun juga tidak kalah, ia membersihkan kamar milik Chenle dengan telaten tanpa adanya debu sedikitpun. Sementara itu Jaemin dan Jeno berusaha untuk memasukkan kasur bayi milik Chenle ke dalam mesin cuci, walau pada ujungnya mereka terkena semprotan ilahi dari bibir mutiara milik Renjun.

Secara otomatis Jaemin dan Jeno hanya dapat menutup telinga mereka suapaya tidak mendengar ocehan panjang tersebut.

_
_
_
_

''Cup, cup... Udah ya, Le? Jangan nangis lagi, itu kamar kamu udah di bersihin kok..'' ujar Jisung yang mencoba Untuk memberi ketenangan.

''Huwaa! Hiks, ndak auu.. Bacah Lele ndak cuka!'' Sedari tadi anak itu tiada hentinya merengek pada Jisung jika ada yang basah, Namun bukan Jisung namanya jika ia tidak peka.

''Hyung! Apa yang harus ku lakukan dengan Lele?!'' tanya Jisung sedikit berteriak karena jaraknya dengan member lain terkesan cukup jauh.

''Mandikan saja! kami semua masih sibuk!'' balas Renjun berteriak.

''Yak! Jeno, dan Jaemin! Kenapa kalian memaksakan kasur itu pada mesin cuci?!'' seru Renjun tak habis pikir dengan perilaku dua member tersebut.

Sementara itu, mesin cuci korban pendesakan kasur karya Jeno dan Jaemin terus mengeluarkan busa dari dalamnya.

Terus keluar, bahkan hampir menutupi setengah lutut mereka. Renjun yang di sana masih terdiampun, langsung tersadar dan mematikan mesin cuci itu.

Setelah busanya mulai menurun, tiga member kelahiran 00line itu bernafas lega.

Kini manik mata milik Renjun menatap dua member di depannya dengan tatapan menusuk.

Tak lama, ia berkata, ''Ada apa dengan pikiran kalian hari ini?!'' sarkasnya dengan sedikit membentak.

''Injun, itu...''

''Itu-itu, itu terus! Kalian gak ada alasan yang lebih efishiyen lagi gitu?!''

''Lebih benernya efisien, Njun.'' koleksi Jeno dengan cicitan.

''Diam! Aku tau itu! Kalian ini, kemarin kalian tidak seperti ini. Lalu sekarang? Mengapa otak kalian sudah seperti patrick dari sepongebob itu?!''

Renjun membenarkan Rambutnya secara kasar. ''Hah... Sudah sana! Biar aku selesaikan!'' usir Renjun yang membuat dua member itu langsung murung dan keluar dari ruang laundry.

⋆ ˚。⋆୨୧˚ *BABY ZHONG* ˚୨୧⋆。˚ ⋆

''Hahaha... Lele jangan terus menggelitiki hyung!'' Jisung memekik kegelian kala Chenle terus saja menjahilinya dengan cara menggelitiki tangan besar Jidung.

Zhong Baby x All NCTCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang