Part 1

6.2K 480 3
                                    

Seorang pemuda yg sudah siap dengan seragam bengkelnya dia mulai menjalankan motor kesayangannya yg di kasih dari almarhum ayahnya mungkin itu satu satunya peninggalan ayahnya dulu keluarga sangat kaya raya tetapi akibat seseorang kepercayaan ayahnya curang mengakibatkan mereka jatuh miskin dan lebih parahnya lagi kedua orangtuanya kecelakaan dan dinyatakan meninggal di tempat.

Seorang pemuda yg sudah siap dengan seragam bengkelnya dia mulai menjalankan motor kesayangannya yg di kasih dari almarhum ayahnya mungkin itu satu satunya peninggalan ayahnya dulu keluarga sangat kaya raya tetapi akibat seseorang kepercayaan ayah...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Motor Rava

Tak membutuhkan waktu lama Rava sudah berada di bengkel milik ollan bengkel itu sangat banyak pengunjungnya

"Pagi bos".Sapa Rava

"Pagi Rav gak usah manggil bos bambanggg".Jawab Ollan yg tak suka dengan sebutan bos

"Pagi guysss".Sapa Daniel menghampiri Rava dan Ollan

Daniel juga bekerja di bengkel ollan dan dia satu kost dengan Rava

"Pagi Niel".Jawab Rava dan Olland

Di lain tempat ada seorang wanita anak satu yg berusaha membangunkan anak laki laki nya

"Sayang bangun yu udah pagi mami mau ke kantor mau ikut gak".Ucap Chika dengan lemah lembut

"Eughhhh mami Aca macih antuk bental agi mami".Ucap Rassya

Anak itu menyebut dirinya Aca karena dia belum terlalu bisa ngomong dengan jelas

"Yaudah mami tinggal ya Aca sama nenek aja di rumah".Sahut Chika membuat anak itu langsung duduk

"No mami no Aca itut ke kantol". Jawab Rasya

"Yaudah ayo mandi sama mama ya sayang".Ucap Chika mengangkat putranya menuju kamar mandi

Sekitar kurang lebih 30 menit Chika dan Rasya sudah siap dan langsung menuju meja makan ternyata sudah ada Aya ibunda dari Chika

"Pagi cucu oma yg paling ganten ayo makan dulu baru ikut mami".Ucap Aya

"Iya dong Aca halus itut mami ke kantol buat jagain mami dali penjahat".Ucap Rasya

"Yaudah ayo makan biar gak telat".Ucap Chika

Mereka makan dengan celetohan Rasya yg tidak ada capeknya anak itu berbicara sesekali Chika tertawa akibat anaknya yg selalu lucu itu dan anak itu sangat aktif

Setelah selesai makan Chika mengambil tas nya dan tas buat keperluan Rasya dan dia menuju kantornya dengan mobilnya dia hanya nyetir sendiri karena dia mandiri

mobol Chika

"Jangan nakal ya kalau di kantor mami".Ucap Aya

"Ciap oma".Ucap Rasya dengan tangan yg hormat membuat Chika dan Aya terkekeh

"Mah Chika berangkat dulu ya".Ucap Chika menyalami tangan Aya

"Iya sayang hati hati semangat kerjanya jangan lupa pulang bawa mantu ya".Ucap Aya

"Apaan sih mah".Ucap Chika

Setelah berpamitan Chika segera menuju kantornya dengan menyetir sendiri dan Rasya di sampingnya anak itu tidak bisa diam mulutnya terus saja bicara entah turun dari siapa

*****

Di bengkel Ollan

Bengkel itu sangat rame kadang sampai mereka tidak bisa istirahat karena memang kualitas disana tidak neko neko Ollan selalu memberikan yg terbaik buat castamer nya

"Guys makan dulu gue bawain makanan nih buat kalian".Ucap Ollan menenteng plastik berisi makanan

"Wedeh ini nih yg gue suka dari tuan muda Ollan Sinambela ini".Ucap Daniel

"Heleh giliran makanan aja lo baru tuhh baik".Jawab Ollan

"Rav makan dulu itu nanti aja udah sore ini".Ucap Daniel

"Makan aja duluan gue bentar lagi selesai kok".Ucap Rava

"Hai guyss".Sapa Miran yg baru datang bersama Zean Lulu dan Floran

Mereka bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan jadi kalau sore begitu mereka selalu datang ke bengkel

Mereka menghabiskan makanan dan tak di rasa kerjaan sudah selesai mereka segera pulang ke rumah masing masing

Di jalan Rava sedang menikmati jalanan ternyata ada sebuah mobil dan pengemudinya perempuan Rava berpikir mobil itu mogok segera dia menghampirinya

"Permisi maaf mobilnya kenapa ya".Tanya Rava

"Siapa kamu jangan macem macem yaa".Ucap wanita itu

"Saya bukan penjahat saya hanya ingin membantu anda".Ucap Rava

"Owh ini gak bisa nyala".Ucap wanita itu

"Bolehkah saya cek mobilnya". Ucap Rava dan mendapatkan anggukan dari sang pemilik mobil

Saat masuk ke mobilnya Rava kaget melihat anak laki laki yg tertidur dan dia berpikir kenapa wanita itu gak nelpon suaminya buat bantuin tapi mungkin suaminya sedang sibuk pikirnya

1 jam

2jam

Hari menunjukkan pukul 21.35 dan akhirnya mobil itu selesai dan bisa menyala ternyata sang pemilik mobil telah tertidur di tempat penumpang dengan memeluk anak laki laki nya

"Bangun atau gak ya waduh gimana ya".Ucap Rava menatap wanita itu

"Eughhhh sudah selesai gak sih benerin nya".Ucap Wanita itu

"Sudah bu silahkan di coba".Jawab Rava

Setelah di coba mobil itu ternyata sudah bisa menyala dan ternyata anaknya terbangun dan menangis sedangkan chika lagi ke toko terdekat untuk membeli minuman karena dirinya haus

"Huaaaa mamiiiii". Tangisnya

"Eh boy sini sama om jangan nangis ya nama kamu siapa". Ucap Rava

"nama aku Aca om anteng".Ucap Rassya

"Kenalin nama om Rava ".Ucap Rava berjabat tangan dengan Rasya

"Ekhem".

"Mamiiiiii".Ucap Rasya

"Kenapa sayang mami beli minuman buat Rasya sama buat om ini juga".Ucap Chika

"Kenalin saya Chika ini anak saya Rasya".Ucap Chika sambil menyodorkan minuman

"Saya Rava makasih Bu".Ucap Rava

"Om Lava anteng mami".Ucap Rasya

"Kamu juga ganteng dan keren lagi".Jawab Rava dengan bertos tangan pada Rasya

"Itu motoy om".Tunjuk Rasya ke arah motor Rava

"Iya itu motor om".Jawab Rava

"Mami Aca pengen naik motoy om ituuuuu".Rengek Rassya

"Jangan sayang ini udah malam ya nanti aja ya di rumah juga ada kan milik om dony kaya gitu". Ucap Chika

"Ndak au ama om dony au nya ama om Lava". Ucap Rasya

"Yaudah besok aja ya kalau malam ini gak boleh".Ucap Rava

"Hoyeee maacih om antengggg".Ucao Rasya memeluk Rava

"Rasya jangan ngerepotin om yaa kita juga baru kenal sama om ini".Ucap Chika

"Gpp bu Chika saya gak merasa di repotkan kok".Ucap Rava

"Yaudah besok kamu datang aja ke alamat xxx ".Ucap Chika Rava hanya mengangguk

"Ayo pulang sayang".Ucap Chika

"Dadahhhh ommmm kelennnmn".Teriak Rasya

Rava segera melajukan motornya tadi sebenarnya Chika ingin membayar Rava tetapi Rava menolak karena dia ikhlas menolongnya






TBC

Ayah Untuk Rasya(Delchik)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang