Keesokan harinya Rava dan Gracio sudah berangkat ke kantor Shani sedang keluar di rumah hanya ada Chika Ashel dan Rasya
"Shel gimana ya Aran ngajak gue ketemuan dia pengen ketemu Rasya gue lupa bilang sama Rav sedangkan besok dia katanya sudah terbang ke Bali".Ucap Chika
"Temuin aja kak kasian juga bagaimanapun juga dia ayah dari anak kamu dan berhak ketemu".Saran Ashel
"Tapi gimana Rava?".Tanya Chika
"Dia juga lagi kerja kak gpp kali asal lo nya jangan ngapa ngapain".Ucap Ashel
"Yaudah deh kasian juga dia ngechat gue dari tadi".Ucap Chika
Chika segera ke kamar anaknya dan mengajak anaknya itu keluar di rasa sudah siap Chika segera menuju tempat janjian bersama Rasya dia nyetir sendiri tanpa supir
"Maaf lama".Ucap Chika menghampiri Aran
"Gpp kok".Jawab Aran
"Aca salim dulu sama om ya".Tegur Chika
"Iya mami hai om".Ucap Rasya
"Gpp deh yg penting ketemu Chika".Batin
Di lain tempat Rava sedang bekerja tiba tiba saja Indira datang lagi ke ruangannya
"Hai Rav aku gabut banget di kantor jadi pengen kesini gpp kan".Ucap Indira
"Gpp kok dir lagian gue juga udah mau makan siang".Ucap Rava
"Makan siang bareng yu nanti aku ajak JMT supaya kita gak berdua".Ucap Indira
"Boleh juga deh sekalian ngumpul".Ucap Rava
Indira segera menghubungi JMT sedangkan Rava dan Indira dia berangkat menuju tempat tujuan dengan mobil yg berbeda sebenarnya Indira pengen nebeng ke Rava tapi di tolak oleh Rava
"Zean udah di sini aja cepet amat lo"Ucap Rava
"Kan kantor gue sekitaran sini".Ucap Zean
"Iya juga ya yu masuk".Ajak Rava
Rava memandang caffe ini yang baru buka ternyata sudah banyak pengunjungnya pandangan dia terhenti saat melihat di pojok kiri seperti orang yang dia kenal
Deg
"Gue pamit duluan ya ada urusan".Ucap Rava tiba tiba
"Mampus lo Chika".Batin Indira tersenyum
"Yahhh tinggal kita berdua".Ucap Indira
"Gue juga gak jadi deh".Ucap Indira lalu meninggalkan Zean
"Lah gue sendiri anjirr kenapa dah si Rava tiba tiba banget gpp deh lagian mereka juga udah otw sini kok
Rava sekarang sedang emosi dan menyetir mobil dengan kecepatan tinggi banyak klakson dari mobil lain menegur dirinya seperti orang kesetanan entah kemana tujuan dia Indira pulang dengan keadaan senyum bahagia ini adalah bagian rencana dari dia dan Aran
Mobil terhenti di sebuah pantai yang tidak terlalu banyak pengunjungnya
"Kenapa gak izin Yessica aku kecewa sama kamu".Ucap Rava menatap laut
"Apa kamu sering begitu".Tambahnya
Rava melamun dan memandang langit hingga larut malam pria itu enggan untuk pulang rasanya dia begitu kecewa dengan Chika dia selalu bertanya siapa lelaki
Sedangkan di rumah harlan mereka bingung kemana Rava pergi Chika sedari tadi menghubungi Rava namum tidak di jawab oleh Rava
"Mom kemana ya Rava".Tanya Chika
"Mungkin masih di kantor sibuk kali".Ucap Shani
"Padahal tadi Rava izin makan sama temannya dan gak balik lagi ke kantor".Ucap Gracio
"Mungkin dia masih ngumpul kali kak sama JMT".Tambah Ashel
"Coba kamu telpon Zean Shel".Ucap Gracio
Ashel segera menelpon sang pacar namun Zean bilang Rava sudah pulang duluan dan dia gak jadi makan tadi di caffe
"Yaudah kak Chika tidur aja ya kasian baby nya pasti kak Rava pulang kok".Ucap Ashel
"Iya sayang bobo aja ya semuanya ke kamar istirahat".Ucap Shani
"Iya mom".Jawab semuanya
Ashel dan Chika segera ke kamar masing masing mana bisa seorang Chika tidur tanpa suaminya dia tetap kepikiran Rava
Tepat jam 00.00 bunyi mobil terdengar Chika segera bergegas melihat balkon dan ternyata suaminya pulang
ceklek
"Kemana aja gak ngabarin?".Ucap Chika dengan datar
"Lupa".Jawab Rava sangat singkat lalu dia ke kamar mandi setelah selesai dia segera tidur
"Sayang aku belum selesai loh bicaranya".Ucap Chika
"Aku cape".Jawab Rava dan memejamkan matanya
"Rava kamu bisa hargai aku sebagai istri kamu gak sih aku dari tadi gak bisa tidur mengkhawatirkan kamu yang tanpa kabar". Ucap Chika dan sedikit meninggikan nadanya dan air matanya sudah mengalir
"Tidur Yessica!!!".Bentak Rava
Chika yang takut hanya menurut Rava tidur memunggungi Chika yang sedang menangis
Pagi hari banget Chika terbangun dan ternyata Rava sudah tidak ada di sampingnya apa mungkin mandi pikir Chika tapi tidak ada terdengar siara percikan air dia mencek kamar mandi dan ternyata kosong dia segera turun dan nihil memang tidak ada Rava apa dia sedang bermimpi tadi malam dia segera keluar rumah tapi sama saja dia tidak menemukan suaminya
"Pak liat Rava gak keluar?".Tanya Chika kepada satpam rumahnya
"Owh iya tuan Rava tadi keluar sangat pagi sekitaran jam 5 tadi Nyonya".Ucap pak satpam
Chika segera masuk kamar lagi dan menangis kenapa Rava mendiaminya apakah Rava sudah ada yang baru
Tok Tok Tok
"Chika makan dulu yu".Ajak Shani di depan pintu kamar
"Duluan aja mom Chika masih kenyang".Ucap Chika
Mana bisa dia makan pikirannya masih memikirkan Rava Shani segera kembali ke meja makan
"Chika nya gak mau makan".Ucap Shani
"Apa Rava pulang tadi malam".Tanya Gracio
"Kayanya pulang deh dad soalnya tadi malam mereka sempat ribut kayanya".Ucap Ashel
Mereka segera melanjutkan makan mereka Shani paham Chika tidak mau makan jadi dia tidak akan memaksanya
Di kamar Chika hanya merenung dan memikirkan caranya supaya dia tau kenapa Rava bersikap seperti itu
Rava berada di sebuah caffe untuk sekedar minum dan memainkan handphone
"Eh Rava".Ucap seseorang
"Ha hai lu apa kabar".Gugup Rava
"Baik". Jawab perempuan itu
Hayolo siapaaa
TBC

KAMU SEDANG MEMBACA
Ayah Untuk Rasya(Delchik)
Teen FictionAyah merupakan sosok terpenting dalam keluarga ayah juga bisa kita sebut sebagai supir dalam kehidupan tetapi berbeda dengan kehidupan seorang Yessica Tamara dia membesarkan anaknya yg bernama Rasya Angkasa Wiratama dengan seorang diri menurutnya se...