Tiba tiba Ollan datang dengan nafas ngos-ngosan menghampiri dua sejoli yg baru saja berpacaran itu
"Rav gawat Rav".Ucap Ollan
"Ada apa Lan?".Tanya Rava
"Ashel jatuh di jurang".Ucap Ollan
"Bagaimana bisa".Tanya Rava
"Jadi gini..."
Flashback
Mereka meninggalkan Rava dan Chika karena perintah Rava Zean sudah mengetahui rencana Rava jadi Zean mengajak yg lainnya untuk meninggalkan Rava dan Chika
"Berhenti dulu yu cape".Ucap Jessi
"Lemah Lo".Sambar Ollan
"Yaudah duduk aja dulu yu kasian cewek cewek tapi kita bentar lagi nyampe kok di atas".Ucap Daniel
"Iya sayang kamu mau minum".Tawar Zean
"Gak usah nanti aja".Ucap Ashel
"Boleh gak aku kesana kayanya view di sana bagus deh pengen foto".Ucap Ashel
"Sama aku ya".Ucap Zean
"Sama Marsha aja ya soalnya kamu kalau fotoin ga bagus".Ucap Ashel
Akhirnya Marsha dan Ashel pergi ke tempat yg tak jauh dari peristirahatan dia berdiri dan melihat tempat yg bagus dan ternyata di belakangnya jurang Marsha sudah melarangnya tapi anak itu sangat nekat al hasil Ashel terjauh karena dia gak seimbang
"ASHELLLLLLLL".Teriak Marsha
Flashback off
Rava dan yg lainnya sudah berada di depan jurang dimana Ashel jatuh Zean sedari tadi hanya menunduk dan menangis
"Gimana caranya kita ngasih tau tante Shani".Tanya Rava
"Gue udah telpon anak buah gue buat datang Rav buat bantuin nyari".Ucap Zean
"Cewek pulang ke jakarta aja ya anak buah lo bawa mobil kan?".Tanya Rava
"Iya"
"Yaudah cewek cewek pulang sama gue aja sekalian gue bakal kasih tau keluarga Ashel dan kembali ke sini".Ucap Daniel
"Rav kamu hati hati ya inget pikiran keselamatan dan kesehatan kamu".Ucap Chika
"Iya kamu hati hati ya nanti setelah Ashel ketemu aku akan ke rumah kamu main sama Rasya".Ucap Rava
Cuppp
"Hati hati".Ucap Rava mencium kening Chika
"Cieee ciee"
"Pj sih kata gue mah"
Daniel dan para wanita menuju vila untuk pulang sedangkan Zean Rava Lukas dan Ollan mencari Ashel
"Gue harus terjun ke jurang ini".Ucap Rava
"Jangan Rav bahaya liat jurangnya sangat curam".Larang Ollan
"Zean lo cari jalan buat ke bawah sana Ollan lo cari warga yg tau tentang ini dan lo lukas lo jaga disini kali aja keluarga Ashel datang".Ucap Rava
Rava langsung ke dalam jurang itu walaupun dia agak takut tapi dia sangat mengkhawatirkan keselamatan Ashel bagaimanapun juga dia sudah janji kepada tante Shani untuk menjaga Ashel
jakarta
Daniel segera menuju rumah Ashel dengan perasaan takut dan setelah sampai dia melihat lelaki yg sedang ngopi di depan rumah
"Permisi".Ucap Daniel dengan sopan
"Iya cari siapa ya".Tanya pria itu
"Apa benar ini rumah Ashel".Tanya Daniel
"Iya saya Gracio ayah dari Ashel".Jawab Gracio
"Siapa mas kok gak di suruh masuk".Ucap Shani yg baru keluar
"Saya Daniel temennya Ashel yg kemaren ke puncak bareng Ashel".Ucap Daniel
"Iya ada apa ya iya sayang inget kamu kok".Ucap Shani
"Begini om tante sebelum daniel minta maaf daniel mengabarkan pesan yg gak baik".Ucap Daniel
"Apa janga bertele tele kamu".Emosi Gracio
"A a Ashel j jatuh da dari jurang om belum di temukan sampai sekarang".Ucap Daniel
Deg
"Mas Ashel mas hiks hiks"Tangis Shani
"Yaudah ayo kita kesana sekarang".Ucap Gracio
"Mas aku ikut mas".Ucap Shani
"Jangan sayang bahaya aku aja aku janji bakal bawa Ashel pulang". Ucap Gracio
Gracio langsung mengambil motor KLX nya agar memudahkan masuk hutan Daniel diminta Gracio untuk ikut dengannya
Singkat cerita Daniel dan Gracio sudah berada di tempat sebenarnya Gracio ingin melapor polisi tapi kejadian tersebut belum 24 jam jadi dia mengarahkan anak buahnya untuk mencari anaknya
"Lukas mana yg lain?".Tanya Daniel
"Rava nekat terjun ke jurang itu".Ucap Lukas
"Serius kamu kenapa dia terjun astga bahaya".Ucap Gracio kaget mendengar pernyataan tersebut
"Zean mencari di sekitaran atas sedangkan Ollan mencari orang yg tahu tentang hutan ini".Tambah Lukas
"Kenapa anak itu sangat nekat gak mikir apa keselamatannya".Batim Gracio
Gak lama datanglah Ollan dengan membawa bapak bapak warga sini mungkin orang itu mengetahui tentang hutan ini
"Om kenalin ini namanya pak Wawan penduduk sini".Ucap Ollan
"Saya Gracio". Ucap Gracio menjabat tangan Pak Wawan
"Begini pak jurang ini memang banyak memakan korban dan kemungkinan besar tidak akan selamat kalau jatuh ke sana ular dan banyak binatang buas lainnya pak tapi kita harus berusaha ya". Ucap Pak Wawan
"ASHELLLLL SAYANGGGG KAMU DIMANAAAAAAA".Teriak Zean
"Om cio maafin Zean om".Ucap Zean
"Gpp ini musibah kamu sabar ya".Ucap Gracio
Mereka terus mencari Ashel berkeliling hutan tersebut sedangkan Rava dia hanya menggunakan senter handphonenya terjun ke dalam jurang
"Shel kamu dimana Shel ayo keluar".Ucap Rava
"ASHELLLLLLLLL".Teriak Rava
"Kemana lagi ya Allah mana hari mulai gelap".Ucap Rava
Dia terus berjalan tanpa memikirkan apapun hatinya mengkhawatirkan Ashel entahlah dia juga bingung perasaannya seperti seorang kakak kehilangan adeknya
Jakarta
Chika sedang bermain dengan anaknya walaupun hatinya juga ikut mengkhawatirkan sahabatnya dan pacarnya
"Mami Aca mau cama ayah".Ucap Rasya
"Sabar ya sayang ayah masih sibuk ayah udah janji sama kamu buat main sama kamu kalau urusan ayah selesai".Ucap Chika
"Ayah bohongin Aca ayah jahat".Ucap Rasya
"Sayang gak boleh gitu sama ayah". Ucap Chika
Chika terus membujuk anaknya untuk tidak ngambek anak itu kalau sudah janji ya harus di tepati dia bakal ngambek kalau gak di tepati
XIE XIEEEE ATAS SAWERANYA GUYS
TBC

KAMU SEDANG MEMBACA
Ayah Untuk Rasya(Delchik)
Genç KurguAyah merupakan sosok terpenting dalam keluarga ayah juga bisa kita sebut sebagai supir dalam kehidupan tetapi berbeda dengan kehidupan seorang Yessica Tamara dia membesarkan anaknya yg bernama Rasya Angkasa Wiratama dengan seorang diri menurutnya se...