Setelah puas bermain di mulut Chika Rava langsung menciumi leher Chika dan sedikit menghisapnya hingga meninggalkan beberapa tanda bukan beberapa sih tapi sangat banyak
"Ahhh gwehli".Desah Chika kegelian
Tak tinggal diam tangan Rava menyentuh punggung Chika dan terhenti di pengait bra Chika dan melepasnya lalu di lemparnya sembarang arah
Rava kembali melumat bibir Chika tapi kali ini tangannya ikut bekerja meremas gunung kembar Chika yg putingnya sudah menegang kedua tangan Rava bekerja hingga membuat sang pemiliknya menggelinjang
"Ahhh saya ahh ng ahhh pelahhhnn".Ucap Chika
Seperti tuli Rava melepaskan baju Chika sudah terbuka dia langsung melahap payudara Chika dengan rakus
"Ahhhhh ahhh ahhh".
Puas di payudaranya Rava langsung menciumi perut Chika dan tangan entah sejak kapan berada di area sensitif Chika dan memainkannya
"Buka ya".Izin Rava Chika hanya mengangguk
Akhirnya mereka berdua sudah tidak memakai apapun segera Chika memainkan junior Rava yg sudah menegang dan mengulumnya di rasa sudah puas
"Masukinnya pelan pelan ya".Ucap Chika
"Iya sayang kalau sakit bilang".Jawab Rava
Rava segera menciumi badan Chika dan meremas payudara chika dan langsung mengarahkan juniornya ke area sensitif Chika
Jlebb
Baru ujungnya yg masuk Chika sudah kesakitan padahalkan ini bukan pertama kalinya tapi entah kenapa itu terasa sakit baginya
"Tahan ya aku gerakin". Lagi lagi Chika hanya bisa mengangguk
Ahhh ah ahh awshhh ah
Ssttt sa ahhh sakit
Desah Chika membuat Rava semakin semangat menurutnya desahan Chika adalah semangatnya
Plok
Plok
Plok
"Ahhhh sayang cape".Ucap Rava
Bagaimana tidak mereka melakukan itu dari jam 10 sampai jam 2 berbagai cara dikeluarkan oleh Rava
"Makasih ya sayang".Ucap Rava
Cup
Cup
Cup
Cup
Rava mencium pipi kanan pipi kiri alis dan bibir Chika yg penuh keringat habis kejadian tadi
"Jangan ninggalin aku ya sayang".Ucap Chika memeluk Rava
"Iya sayang good night my life".Ucap Rava memeluk Chika
"Too sayang".
Mereka segera tidur dengan keadaan berpelukan dan tidak memakai sehelai benang
06.24
Rava terbangun terlebih dahulu dia segera memungut pakain yg berserakan dimana mana dia tidak membangunkan Chika karena dia tau pasti istrinya sangat lelah akibat dirinya tadi malam dia memasuki kamar mandi
Setelah 30 menit dikamar mandi Rava masih melihat Chika tertidur segera dia memakai baju santainya karena dia masih dalam cuti pernikahan
"Huammmmm jam berapa sih".Gumam Chika dia melihat jam
"Udah jam 7 kok gak bangunin aku sih".Ucap Chika
"Gak tega kamu kayanya cape banget".Ucap Rava
"Bukan kayanya tapi emang cape banget".Ucap Chika langsung duduk dan bersandar

KAMU SEDANG MEMBACA
Ayah Untuk Rasya(Delchik)
Novela JuvenilAyah merupakan sosok terpenting dalam keluarga ayah juga bisa kita sebut sebagai supir dalam kehidupan tetapi berbeda dengan kehidupan seorang Yessica Tamara dia membesarkan anaknya yg bernama Rasya Angkasa Wiratama dengan seorang diri menurutnya se...