Hmmm Adrian merasa ada sesuatu yang terjadi hmm mencurigakan.
'ini beneran Cleo nggak ada yang bakal terjadi?' tanya Adrian memastikan.
"bener tuan."bohong ini Cleo bohong padahal Adrian bakal ketemu para haremnya.
'tapi kok gue merinding ya.' ucap Adrian.
'beneran kan?' tanya Adrian memastikan
"Iya tuan." Astaga ini sudah berapa kali Adrian menanyakan hal yang sama.
Akhirnya Adrian mengumpulkan keberaniannya dan turun dari mobil soalnya lagi ujan cuy mangkanya dia pake mobil,begonya Adrian dia lupa bawa payung, untung ada Cleo yang ngasih dia payung.
Setelah sampai di lorong Adrian menutup payung nya dan meletakkan payung tersebut ditempat payung, kalian tau kan?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kek gitu.
Setelah itu Adrian pergi ke kelasnya, ini tumben amat sepi ya? Bentar bentar cok ini tanggal berapa??
Adri mengambil handphone nya dan dia langsung menganga. "ARKKK TANGGAL MERAHH!!" Teriak Adrian merutuki ke goblokannya.
"Cleo!!" Panggil Adrian tapi tidak ada balasan.
'halah kucing anjing,eh tapi dia kucing ya? Ah bodo lah.' Adrian langsung keluar dari kelasnya dan pergi ketempat dia ngambil payung tadi masih ujan cuy.
"Hah ini payung ku kemana?" Tanya Adrian bingung perasaan tadi dia naronya disini deh,apa ada yang ngambil ya?
Aaaa terus gimana Adrian pulang? Jarak ke tempat parkir ngga jauh jauh amat tapi ujannya deres banget, Adrian bentar aja kena ujan udah langsung sakit.
"Huwaa." Adrian menangis
"Huwa ayah Ian mau pulang!" Teriak Adrian frustasi sambil menghentakkan kakinya.
"Loh Ian?" Adrian menoleh dan melihat disitu ada bintang Adrian mengelap air matanya dan berlari memeluk bintang.
"Loh kamu kenapa?" Tanya bintang,ututu baru ketemu udah ngeliat bayi nangis aja dia.
"Hiks payung Ian hilang." Jawab Adrian.
"Ya udah nunggu ujan reda ikut aja aja yuk ke ruang OSIS ada yang lain juga disitu." Mendengar jawaban dari bintang Adrian mengangguk.
"Tang gendong." Adrian mengulurkan tangannya meminta untuk digendong, Bintang? Mana tahan dia.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kenapa masuk sekolah?" Tanya Bintang.
"Hiks Ndak tau kalau sekarang tanggal merah." Sendu Adrian, Bintang terkekeh.
"Bintang kok sekolah?" Tanya Adrian cius kepo dia.
"Oh tadi anak anak yang habis lomba disuruh kumpul, beberapa ada yang pulang beberapa ada yang tinggal." Jawab Bintang sambil mencium aroma Adrian, aroma yang dia rindukan.
Kemudian mereka sampai di ruang OSIS, Bintang membuka pintu dan Semua mata tertuju pada mereka ~ Di Sana ada Bima, Nathan, Vano, Devon dan Lego.
"Halo semua!" Sapa Adrian
"Oh halo dri." Jawab Vano.
'oh aku merindukan kucing itu'
'oh astaga astaga dia tambah menggemaskan.'
'lihat lah pipi chubby nya itu'
'ingin sekali aku menggigitnya'
Lah anjir kok tiba-tiba Adrian bisa ngedenger isi hati orang sih perasaan dia udah minta Cleo buat non aktifkan deh kok sekarang? Dan apa apaan itu semua!!!
Bintang meletakkan Adrian diatas kursi "Kenapa menangis?" Tanya Lego,dan mereka semua mendekati Adrian.
"Itu payung Ian ilang." Jawab Adrian panas dingin dia coy, mana perasaannya nggak enak lagi, ditambah mereka semua kok ngedeket gini.
'HELEP MAKK!!'
"Ahahahaha,liat noh muka anak gue!!" Senang Julia.
"Yoi misi berhasil." Ucap Cleo tak kalah senang,ini trik Cleo ama Julia, mereka berdua bersekongkol buat mempertemukan Adrian dengan para babunya.
Dengan kekuatan dari Cleo dan rencana dari Julia mereka berhasil membuat mimpi mereka menjadi nyata,nyam nyam 😋😋
"Enak nih ujan ujan nonton beginian."
"Maapin mama ya nak,tapi percayalah para reader menantikan momen ini." Ucap Julia agak lebay emang.
"Pe join." - author
"Gas!" - Julia, Cleo.
Bye guys gue mau nonton live dulu
Mau tau rahasia nggak? Sebenarnya bab ini harusnya 18+ tapi gara' babnya pas gue cek lagi ilang jadinya gue buat kek gini aja, maklum lagi males gue dan kalian tau sendiri gue pikun wkwk
Tekan Next buat 😋😋😋 kalau gue mau,end ngga Hiatus wahahaha