31

529 40 14
                                        

Happy reading

.

.

.





Zhan kembali ke kantor nya dengan wajah murung. Yubin yang melihat Zhan kembali merasa senang, berarti Zhan akan menghadiri rapat nya

"B-

"Minggir"

Baru saja Yubin membuka mulut nya, Zhan sudah menyingkirkan tubuh nya yang ada di depan Zhan

"Bos.. rapat akan dimulai 5 menit lagi" ucap Yubin dengan pelan

"Hm, aku mengerti" kemudian Zhan menuju ke ruang rapat, diikuti Yubin dibelakang nya.

Sebenarnya Yubin penasaran, apa yang terjadi pada bos nya hingga wajah nya begitu murung

Yubin mengelengkan kepalanya. Memilih untuk tidak mencampuri urusan kehidupan cinta bos nya

.

.

.

Yibo memasang wajah jenuh nya, bagaimana tidak. Ia tidak tau jika xuan lu mengabari keadaan nya pada Dilraba alias mamah nya

Padahal Yibo sudah baik-baik saja, tapi mamah nya segera datang dan berkata ia harus dibawa ke rumah sakit untuk mengecek keadaan nya.

Dan sekarang Yibo tengah berbaring di brankar rumah sakit, ia sedang di infus dengan vitamin.

Padahal dokter sudah mengatakan dirinya sudah sehat, tapi mamah nya memaksa agar Yibo diberi vitamin agar lebih sehat

Tentu nya Yibo tidak bisa menolak perintah mamah nya, jadi ia sangat bosan sekarang, menunggu cairan infus habis

Sedangkan mamah nya dan xuan lu kata nya pergi keluar membeli makanan.

Handphone Yibo juga tertinggal di kamar nya, memang dari semalam ia tidak memainkan nya karena kepala nya akan pusing jika menatap layar handphone.

Jadi Yibo memilih menutup mata nya, seperti nya memilih untuk tidur bukan ide yang buruk.

Yibo pun menyamankan posisi nya tidur nya dan mulai memasuki alam mimpi nya

Karena keadaan sekitar nya sangat hening dan juga kamar rawat yang cukup sejuk, Yibo perlahan mulai terlelap




'cleck'




Pintu perlahan terbuka, Yibo masih setengah sadar tapi ia menganggap jika yang masuk adalah perawat

Karena jika itu mamah nya dan xuan lu, mereka tidak akan masuk dengan setenang itu..

Jadi ia tetap menutup mata nya

'drap'


'drap'



'drap'


Yibo merasakan pipi nya di usap perlahan oleh telapak tangan yang besar dan hangat

"Malaikat kecilku.."

Terdengar suara berat nan rendah. Yibo segera membuka mata nya dan

 Yibo segera membuka mata nya dan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
[Sacrifice Zhanyi✓ END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang