Arthor POV
Saat pulang sekolah Asuka berjalan menuju atap sekolah. Saat sampai di sana Asuka tak dapat menemukan siapapun. Akhirnya Asuka berdiri di tempat seperti kemarin, menikmati angin dan pemandangan yang ada di bawah.
Tiba-tiba pintu terbuka. Asuka langsung melihat ke belakang karena Refleks. Ternyata Kiritsu senpai alias Alex.
"Gomen, apa kau sudah menunggu lama?" tanya Kiritsu senpai.
"Iie... Eto... Aku harus memanggimu siapa..." tanya Asuka sambil berpikir.
"Itu terserahmu."
"Akira senpai." panggil Asuka.
"Hahaha aku rasa tidak berbeda." kata Akira senpai sambil tertawa.
"Beda loh... Kalau aku memanggilmu begitu saat di depan kelas tadi semuanya akan memusuhiku." kata Asuka.
"Hai hai wakarimasuta." kata Akira sanpai sambil menangguk-angguk.
Asuka hanya tertawa.
"Oh iya, Asuka aku ada kabar untukmu." kata Akira senpai.
"Apa? Hasil ujiankukah?" tanya Asuka sok tragis wakakaka.
"Bukan, kau bahkan belum ujian bukan?" tanya Asuka.
"Minggu lalu aku sempat ada ujian fisika." kata Asuka.
"Oh.. Lagian bagaimana aku tau hasil ujianmu? Yang memeriksakan guru bukan murid." kata Akira senpai.
"Ya bisa saja kau pergi ke ruang guru dan melihat hasil ujianku di atas meja guru dan namaku paling atas!" kata Asuka seperti histeris.
"Iie iie... Aku bahkan belum pernah mengalami itu." kata Akira senpai seperti mengusir sesuatu.
"Hahaha baiklah lalu apa?" tanya Asuka sambil berpeganggan di pagar atap.
"Len juga ada di sini. Di sekolah ini." kata Akira sanpai.
Asuka terlihat kaget lalu menunduk.
"Oh... Begitu..." kata Asuka dengan nada yang lesu.
"Apa kau tidak senang?" tanya Akira senpai.
"Aku... Bagaimana ya? Aku senang... Tetapi..."
"Tetapi apa?"
"Aku tidak berani bertemu dengannya. Apa yang harus aku ucapkan?" tanya Asuka yang melihat ke depan tetapi tatapannya kosong.
"(Asuka...) maaf." kata Akira senpai.
"Kenapa Akira senpai meminta maaf? Akira Senpai tidak salah kok." kata Asuka sambil tersenyum hampa ke arah depan.
"Akira senpai." panggil Asuka.
"Ya?"
"Besok aku mengikuti klub, jadi aku tidak bisa ngobrol seperti ini besok." kata Asuka.
"Baiklah, tidak apa-apa kok." kata Akira senpai sambil tersenyum.
(Arthornya bingung mau ketik apa jadi di skip aja.)
Keesokan harinya saat jam istirahat Akira senpai berjalan menuju kantin. Setelah memesan makanan, Akira senpai berjalan menuju salah satu meja kosong. Baru saja Akira senpai duduk tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya. Saat berbalik ternyata orang yang kemarin.
"Eto... Kiritsu... Senpai desuka?" tanya Alan.
"Hai." kata Akira senpai menahan tawanya.
"Bolehkan aku bergabung?" tanya Alan.
"Tentu saja." kata Akira senpai sambil mengangguk.
Dari kejauhan dapat terdengar "kya... 2 cowok ganteng sedang berkumpul... Itu hal yang jarang..." dari seorang gadis yang tak bisa mengntrol suaranya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My butler
Randomsebuah cerita dengan latar saat abad 18-an di Inggris. seorang pengusaha rokok yang kaya, bijak sana, rendah hati dan perhatian mempunyai anak bernama Clara yang sikapnya tak jauh berbeda dengan ayahnya dan sangat ceria. Clara mempunyai 2 butler Len...
