Hal paling nikmat apa yang dilakukan saat cuaca dingin, terlebih sedang berada di alam liar? Pastinya mencari sebuah kehangatan bukan? Cuaca dingin membangkitkan hasrat akan kehangatan yang menyelimuti jiwa, membuat siapa saja ingin bergelung di bawah hangatnya selimut. Berada di tempat yang nyaman sambil dapat menikmati secangkir coklat panas.
Inilah yang kulakukan sedari pagi hingga siang, meringkuk di bawah selimut yang hangat nan tebal. Di luar, udara berhembus sangat dingin, membuatku tidak mampu untuk sekedar menggerakkan tubuh. Sedikit gerakan, aku akan merinding menggigil kedinginan.
Tentunya, di dalam tenda yang kutempati ini sangat hangat dan nyaman. Dapat dipastikan, semua berkat karya luar biasa Duke dan para putranya. Hehe! Sebenarnya, aku juga bisa bergerak. Tapi, udara terlampau dingin dan kemalasan mendominasi, hingga seperti inilah jadinya.
Heran, kenapa mereka mengadakan perburuan pada musim dingin. Hewan bahkan lebih pintar, mereka berhibernasi melindungi diri untuk menyambung hidup. Yang dilakukan manusia? Mempermainkan hidup secara cuma-cuma. Bukankah lebih baik tinggal nyaman di dalam rumah?
"Nona, apa anda tidak ingin keluar?" dan suara inilah yang sedari pagi mengiringi nikmatnya bersantai.
"Tidak, Dena. Aku sedang hibernasi. Jangan ganggu!"
"Hm? Baiklah, nona."
Dena tersenyum geli menatap rambut yang menyembul dari gulungan selimut.
Hanya memakluminya, Dena tidak lagi memaksa. Begitu pula dengan Theo. Setiap beberapa saat, Theo akan datang memeriksa keadaan Irish. Untuk lelah atau tidaknya dia melakukan itu, jangan ditanya. Sudah ditegur beberapa kali tetap tidak bisa merubah pendiriannya yang teguh itu, keputusannya mutlak.
Ketika ditemukan, hanya Irish yang sedang bermalas-malasan dengan alasan hibernasi karena cuaca dingin. Seperti Dena, Theo hanya tersenyum menanggapi. Beda sekali sifat adiknya ini.
Saat ini, para Lady akan berkumpul untuk minum teh dan mengobrol. Tapi, yang dilakukan adiknya? Hanya diam dan bergelung dalam selimut. Atau jangan-jangan... Itu karena adiknya tidak memiliki teman. Ck ck ck, kasihan.
Tapi itu lebih baik, adiknya tidak pantas menerima seseorang yang hanya akan memanfaatkan atau berkelit dengan mulut tajam khas perempuan mereka. Mengerikan, kata-kata mereka sangat tajam, setajam pedang. Ketika laki-laki bertarung menggunakan seni pedang, perempuan akan saling menyerang dengan kata-kata mematikan mereka.
* * *
Hingga hari ketiga perburuan, yang kulakukan masih sama. Sekarang udara semakin dingin, dan angin akan sesekali berhembus. Aku sudah mandi di pagi hari karena kemarin hanya mandi sekali. Eitss! Jangan salahkan aku, udara sangat dingin dan tentu airnya turut menjadi dingin. Aku tetap menggigil sekalipun berada di tempat hangat.
Saat ini, aku mengenakan kemeja putih dibalut blazer navy dengan rok senada sebatas lutut. Kaos kaki putih selutut dan sepatu heels biru muda mencapai mata kaki. Sarung tangan hitam dan mantel jubah panjang sebatas mata kaki berwarna navy dengan tepian putih. Terakhir, surai dikepang satu polos tanpa hiasan apapun, hanya satu pita yang mengikat kepang. Untuk aksesoris yang dikenakan, hanya gelang dan kalung pemberian Theo yang tentunya tidak terlihat.
Aku bersiap karena kehadiran Lady Hulbert. Saat sedang dengan hikmat melangsungkan acara berhibernasi, datang Dena yang meminta untuk bersiap karena kedatangan Lady Hulbert. Melesat secepat kilat, aku segera bersiap. Tak lupa meminta Dena untuk menyampaikan agar Lady Hulbert dapat duduk dan menyiapkannya teh juga camilan selagi menunggu.
Di dalam tenda Irish, tepatnya ruang tamu.
"Maaf, Lady, membuat anda menunggu lama."
Mendengar suara orang yang dia nantikan, Lady Hulbert sontak berdiri memberi salam. "Ah! Salam, Lady Ackerley. Saya yang seharusnya minta maaf karena datang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu."
KAMU SEDANG MEMBACA
Part Of Mine [END]
FantasyOrrin Nara, gadis berusia 18 tahun, merasa hidupnya tak pernah beruntung. Ditinggalkan oleh Ibu dan kakak laki-laki satu-satunya, dia terpaksa tinggal bersama ayahnya yang seorang penjudi, pemabuk, dan sering melakukan kekerasan. Luka fisik dan ment...
![Part Of Mine [END]](https://img.wattpad.com/cover/364889847-64-k29975.jpg)