🌹Family Discussion🌹
Di ruang kerja Duke, suasana hening mencekam, tidak ada pembicaraan. Meski dipanggil, mereka menunggu Duke sendiri yang memulai, dan bukannya bertanya dengan penasaran.
Melihat semua putranya hanya terdiam, Duke menghela nafas, merasakan beban berat di pundaknya. "Ekhmm..!" dehemnya memecah keheningan, membawa harapan untuk memulai percakapan.
Semua menoleh. "Ada apa, Ayah?" tanya Theo dengan pengertian. Akhirnya, ada seseorang yang menghentikan keheningan tidak jelas itu.
Duke nampak ragu, seakan tengah mempertimbangkan sesuatu yang sulit baginya untuk mengutarakan. "Ayah... berencana meminta maaf pada Irish!"
Semua terdiam, meski terkejut mereka tidak langsung menjawab, masih ingin mendengar lanjutan dari kalimat Duke.
"Ayah sadar, ini bukanlah sepenuhnya salah Irish. Ini takdir. Ibu kalian datang dan menyalahkan ayah dalam mimpi."
Mereka masih bungkam, merenungkan setiap kata Duke. "Ayah bermimpi Irish tiada," barulah mereka menatap Duke dengan ekspresi tercengang. Namun, cerita masih terus berlanjut, belum ada yang menyela. "Dia tiada karena kita, dan kita hanya diam melihatnya. Tatapan mata Irish penuh kemarahan, kekecewaan, dan kesedihan."
Mendengar dengan seksama, raut merenung mereka berganti menjadi rumit. "Beberapa hari ini, Ayah tidak tenang karena mimpi itu terus menghantui,"
"...Bagaimana menurut kalian?" Duke mengakhiri ceritanya dengan sebuah pertanyaan. Dan, mereka tersadar seketika.
"Mimpi itu, aku juga mengalaminya," jawab Maxime, suaranya pelan nyaris seperti berbisik. "Irish tampak memohon dengan tangis," lanjutnya, kepalanya menunduk dengan raut wajah rumit, seolah kenangan itu masih terasa sangat nyata.
"Aku juga! Setelah itu, kepala Irish terpenggal. Tapi, kenapa?" imbuh Theo, tampak merasakan mimpi yang sama. Dia juga terlihat begitu kebingungan.
"Aku pun sama, dia marah padaku!" sambung Zachary, turut menambahkan.
Semua terdiam, pikiran mereka sama-sama terganggu oleh mimpi yang tidak terduga.
Apa ini? Apa maksudnya bila semua mengalami mimpi yang sama tentang kejadian yang belum pernah terjadi? Inikah tanda dari masa lalu yang terlupakan, atau masa depan yang belum terbayangkan? Apakah ini memang hanya kebetulan semata, atau ada sesuatu yang lebih besar sedang bermain di balik semua ini?
"Theo, mengenai hal ini... bagaimana menurutmu?" tanya Duke memecah keheningan.
"Entahlah, aku tidak yakin. Bisa jadi ini memang pertanda untuk memperingati kita," jawab Theo, masih ragu. "Dan sebaiknya kita tidak mengabaikan begitu saja! Tanda ini terlalu jelas karena kita semua mengalami mimpi yang sama." imbuhnya, berusaha memberi sedikit keyakinan kali ini.
Mendengarkan dengan seksama, mereka lantas membuat satu keputusan pasti dalam hati.
"Tentang minta maaf... bagaimana? Kalian setuju, kan?" tanya Duke untuk memastikan jawaban dari pertanyaannya.
Maxime mengangguk sekali, "Tidak ada salahnya mencoba. Meski ini akan sangat sulit nantinya!" jawabnya dengan wajah tegas.
"Benar. Sudah terlampau lama, dan pastinya akan mengejutkan bila dilakukan secara tiba-tiba." tambah Zachary.
KAMU SEDANG MEMBACA
Part Of Mine [END]
FantasíaOrrin Nara, gadis berusia 18 tahun, merasa hidupnya tak pernah beruntung. Ditinggalkan oleh Ibu dan kakak laki-laki satu-satunya, dia terpaksa tinggal bersama ayahnya yang seorang penjudi, pemabuk, dan sering melakukan kekerasan. Luka fisik dan ment...
![Part Of Mine [END]](https://img.wattpad.com/cover/364889847-64-k29975.jpg)